Doni Oskaria Hibahkan 19 Hektare Tanah untuk Sekolah Rakyat, Bupati Eka Putra: Keteladanan yang Luar Biasa
Tanah Datar–Spektroom : Kepala BP Badan Usaha Milik Negara (BUMN) dan COO Danantara, Doni Oskaria bersama keluarga besarnya menghibahkan lahan seluas 19 hektare kepada Pemerintah Kabupaten Tanah Datar. Lahan yang berada di Nagari Tanjung Alam, Kecamatan Tanjung Baru itu akan dimanfaatkan sebagai lokasi pembangunan Sekolah Rakyat (SR), program strategis pemerintah untuk memperluas akses pendidikan bagi masyarakat.
Surat hibah tersebut diterima langsung oleh Bupati Tanah Datar Eka Putra di rumah dinas bupati, Jumat (26/6/2026). Penyerahan dilakukan melalui Ketua DPRD Tanah Datar Anton Yondra, serta disaksikan Asisten Perekonomian dan Pembangunan Ten Feri dan Kepala Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan Roza Melfita.
Bupati Eka Putra menyampaikan apresiasi yang tinggi atas ketulusan Doni Oskaria beserta keluarga besar yang secara sukarela menghibahkan tanah demi kepentingan masyarakat dan kemajuan dunia pendidikan di Tanah Datar.
"Ini merupakan sebuah ketulusan dan keteladanan yang luar biasa. Bapak Doni Oskaria beserta seluruh keluarga besar dengan sukarela menghibahkan tanahnya demi kemajuan pembangunan di Kabupaten Tanah Datar. Saya atas nama pribadi, pemerintah daerah, dan seluruh masyarakat Tanah Datar mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya. Semoga Bapak Doni Oskaria beserta keluarga senantiasa diberikan kesehatan, keberkahan, dan rezeki yang melimpah oleh Allah SWT," ujar Eka Putra.
Ketua DPRD Tanah Datar Anton Yondra menjelaskan dirinya dipercaya oleh keluarga besar Doni Oskaria untuk mengurus seluruh proses hibah kepada pemerintah daerah. Menurutnya, pemberian lahan tersebut merupakan wujud nyata kepedulian keluarga Doni Oskaria terhadap kemajuan Kabupaten Tanah Datar, khususnya di sektor pendidikan.
Anton menilai, langkah tersebut menjadi contoh positif di tengah masih adanya penolakan terhadap sejumlah proyek pembangunan di berbagai daerah. Berbeda dengan kondisi tersebut, keluarga Doni Oskaria justru memberikan dukungan konkret dengan menyerahkan aset mereka untuk kepentingan publik.
"Beliau beserta keluarga besar memberikan contoh yang patut diteladani. Dengan penuh keikhlasan mereka menghibahkan tanah demi pembangunan dan kemajuan Tanah Datar. Ini adalah bentuk pengabdian kepada daerah yang patut kita syukuri dan banggakan bersama," kata Anton.
Lahan hibah seluas 19 hektare itu direncanakan menjadi lokasi pembangunan Sekolah Rakyat, salah satu program prioritas pemerintah yang bertujuan memperluas kesempatan memperoleh pendidikan berkualitas, khususnya bagi masyarakat yang membutuhkan.
Hibah tersebut diharapkan dapat mempercepat realisasi pembangunan Sekolah Rakyat di Tanah Datar sekaligus memperkuat kolaborasi antara pemerintah dan masyarakat dalam mendukung peningkatan kualitas sumber daya manusia melalui sektor pendidikan. Langkah keluarga Doni Oskaria dinilai menjadi contoh nyata bahwa partisipasi masyarakat dapat memberikan kontribusi besar terhadap pembangunan daerah dan masa depan generasi bangsa. (Ris1)