Trending

Dorong Integrasi Layanan Primer, Dinas Kesehatan Lakukan Pelayanan di Wilayah Kepulauan

Dorong Integrasi Layanan Primer, Dinas Kesehatan Lakukan Pelayanan di Wilayah Kepulauan
Pelayanan Kesehatan di wilayah Kepulauan oleh Dinas Kesehatan Kota Ternate. (Foto:Dinkes Ternate)

Spektroom — Dalam mewujudkan pemerataan layanan kesehatan hingga ke wilayah Pulau terluar, Pemerintah Kota Ternate melalui Dinas Kesehatan terus menunjukkan komitmen memberikan pelayanan di pulau terluar.
Salah satu upaya strategis tersebut diwujudkan melalui pendampingan Implementasi Integrasi Layanan Primer (ILP) di Pulau Batang Dua, tepatnya di Puskesmas Perawatan Mayau.
ILP merupakan bagian dari 6 Pilar Transformasi Sistem Kesehatan yang dicanangkan oleh Kementerian Kesehatan Republik Indonesia.
Pendekatan ini bertujuan menyatukan berbagai layanan kesehatan tingkat dasar agar lebih terkoordinasi, berkesinambungan, dan berorientasi pada siklus hidup masyarakat, mulai dari bayi hingga lanjut usia.
Kegiatan Pendampingan ILP dilaksanakan di Aula Puskesmas Perawatan Mayau pada Selasa (13/1/2026) dan dihadiri langsung Kepala Dinas Kesehatan Kota Ternate, dr. Fathiyah Suma, M.Kes, beserta tim Promosi Kesehatan dan Pemberdayaan Masyarakat dan Kepala Puskesmas Perawatan Mayau, Yulianus Belian Ali, S.KM.
Peserta kegiatan terdiri dari petugas kesehatan Puskesmas Perawatan Mayau dan para kader Posyandu sebagai ujung tombak pelayanan kesehatan di tingkat kelurahan.
Kepala Dinas Kesehatan Kota Ternate dr. Fathiyah Suma menegaskan bahwa ILP menjadi instrumen penting untuk memastikan seluruh masyarakat, termasuk yang berada di wilayah kepulauan dan pulau terluar, mendapatkan akses layanan kesehatan yang setara dan bermutu.
“Implementasi ILP adalah wujud nyata komitmen pemerintah daerah untuk menghadirkan layanan kesehatan yang adil dan merata. Posyandu dan Puskesmas harus menjadi pusat pelayanan kesehatan sepanjang siklus hidup masyarakat, tidak terbatas hanya pada bayi dan balita,” ujar dr. Fathiyah.  Ditekankan pula bahwa Posyandu tidak lagi hanya berfokus pada pelayanan bayi dan balita, namun melayani seluruh kelompok usia, mulai dari anak usia sekolah, remaja, dewasa, hingga lansia, sesuai dengan prinsip siklus hidup dalam ILP.
Kepala Puskesmas Perawatan Mayau Yulianus Belian Ali, S.KM menyampaikan komitmennya untuk mengoptimalkan pelaksanaan ILP di wilayah kerjanya, termasuk memperkuat peran kader Posyandu dan meningkatkan koordinasi lintas program serta lintas sektor.
Melalui pendampingan ini, Dinas Kesehatan Kota Ternate berharap implementasi ILP dapat berjalan optimal dan berkelanjutan, sehingga mampu meningkatkan derajat kesehatan masyarakat Pulau Batang Dua.

Berita terkait

2 | 5     LAMPBerdasarkan analisis angin gradien 3000 feet tanggal 01 November 2026 Jam 19.00 WIB, angin dominan dari arah Tenggara-Selatan dengan kecepatan angin di wilayah Jawa

BMKG Juanda Peringatkan Cuaca Ekstrem di 21 Wilayah Jawa Timur hingga 9 November

Sidoarjo-Spektroom : Masyarakat di sejumlah wilayah Jawa Timur diminta meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi cuaca ekstrem yang diprakirakan berlangsung pada 2 hingga 9 November 2026. Hujan dengan intensitas sedang hingga lebat berpotensi memicu bencana hidrometeorologi, mulai dari banjir, banjir bandang, tanah longsor hingga angin kencang. Peringatan tersebut disampaikan Stasiun Meteorologi Kelas

Bian Pamungkas
Arsitektur Tidak Hanya Merancang Bangunan, Namun Membentuk Kawasan Dan Lingkungan  Berkarakter Daerah

Arsitektur Tidak Hanya Merancang Bangunan, Namun Membentuk Kawasan Dan Lingkungan Berkarakter Daerah

Bandarlampung - Spektroom: Rektor Institut Teknologi Sumatera (Itera) Prof. Dr. apt. Elfahmi, S.Si., M.Si., mendukung penguatan peran arsitek dalam membangun Lampung yang maju dengan tetap mempertahankan identitas dan kearifan lokal. Arsitektur dinilai tidak hanya berperan dalam merancang bangunan, tetapi juga membentuk kawasan dan lingkungan yang mencerminkan karakter daerah. Hal

Anggoro AP