Dorong Penguatan Ekonomi Kerakyatan, Pemkab Kuansing Redistribusi Tenaga PPPK Pada Koperasi Merah Putih

Dorong Penguatan Ekonomi Kerakyatan, Pemkab Kuansing Redistribusi Tenaga PPPK Pada Koperasi Merah Putih
Wabub Kuansing H.Mukhlisin Pimpin rapat pemerataan formasi kebutuhan di setiap OPD( Foto: Diskominfos Kuansing)

Spektroom — Pemerintah Kabupaten Kuantan Singingi (Kuansing) akan melakukan pemerataan dan redistribusi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) guna menyesuaikan kebutuhan riil di setiap Organisasi Perangkat Daerah (OPD). Hal tersebut disampaikan Wakil Bupati Kuansing, H. Muklisin, saat memimpin rapat pemerataan formasi kebutuhan PPPK di Ruang Multimedia Kantor Bupati, Teluk Kuantan, Jumat (13/2/2026) petang.

Dalam pemaparannya, disampaikan data jumlah ASN Kuansing tahun 2026 yang terdiri dari 4.250 PNS dan 3.814 PPPK, disertai sejumlah permasalahan penempatan yang dinilai masih belum merata. Muklisin menegaskan, langkah redistribusi ini dilakukan agar kebutuhan pegawai di masing-masing OPD dapat terpenuhi secara proporsional.

“Kita ingin penempatan PPPK ini tepat sasaran, sesuai kompetensi dan kebutuhan organisasi. Jangan sampai ada OPD yang kelebihan pegawai, sementara yang lain justru kekurangan,” ujarnya.

Ia menambahkan, kebijakan tersebut mengacu pada regulasi nasional, di antaranya Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2023 tentang Aparatur Sipil Negara, Peraturan Pemerintah Nomor 49 Tahun 2018 tentang Manajemen PPPK, serta ketentuan teknis dari Badan Kepegawaian Negara terkait manajemen dan penempatan ASN.

Selain itu, Pemerintah Pusat melalui Menteri Koperasi juga meminta setiap daerah mengalokasikan tiga orang ASN untuk mendukung program Koperasi Merah Putih. Di Kuansing sendiri tercatat sebanyak 229 koperasi, sehingga masing-masing koperasi direncanakan akan diisi tiga orang PPPK sesuai kebutuhan dan kompetensi yang relevan.

Sementara itu, Sekretaris Daerah Kuansing, Zulkarnain, menyebutkan kebijakan tersebut menjadi peluang untuk memperkuat sektor koperasi daerah.
“Ini bukan hanya soal penempatan pegawai, tetapi bagaimana ASN dapat mendorong penguatan ekonomi kerakyatan melalui koperasi,” jelasnya.

Kepala Badan Kepegawaian, Pendidikan dan Pelatihan (BKPP) Kuansing, Murasi, menambahkan pihaknya tengah melakukan pemetaan serta analisis jabatan sebagai dasar redistribusi.

“Kami memastikan proses ini tetap sesuai regulasi dan berbasis kebutuhan riil. Prinsipnya adalah pemerataan, profesionalitas, dan efektivitas pelayanan publik,” tegasnya.

Melalui langkah tersebut, Pemkab Kuansing berharap tata kelola ASN, khususnya PPPK, semakin optimal dalam mendukung pembangunan daerah serta peningkatan kualitas pelayanan kepada masyarakat.(SN/HH)

Berita terkait

Sinergi TNI-Polri Jaga Khidmat 1 Muharram di Landak, Ratusan Jamaah Padati Masjid Nurul Bustanul Jannah

Sinergi TNI-Polri Jaga Khidmat 1 Muharram di Landak, Ratusan Jamaah Padati Masjid Nurul Bustanul Jannah

Landak- Spektroom – Suasana khidmat menyelimuti Masjid Besar Nurul Bustanul Jannah di Dusun Karya Jaya, Desa Karangan, Kecamatan Mempawah Hulu, Kabupaten Landak, saat ratusan jamaah memperingati Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 Hijriah melalui pengajian, Selasa (16/06/2026). Kegiatan keagamaan tersebut berlangsung aman, tertib, dan penuh kekhusyukan dengan pengamanan dari

Apolonius Welly, Buang Supeno
Dolly Ivonne Datuak Intan Sampono, Nahkoda Baru yang Diharapkan Bawa Sepak Bola Bukittinggi Bangkit

Dolly Ivonne Datuak Intan Sampono, Nahkoda Baru yang Diharapkan Bawa Sepak Bola Bukittinggi Bangkit

Bukittinggi –Spektroom : Harapan baru mengalir di tubuh sepak bola Kota Bukittinggi setelah PSSI Sumatera Barat menunjuk Dolly Ivonne Datuak Intan Sampono sebagai Pelaksana Tugas (Plt) Ketua PSSI Kota Bukittinggi. Sosok ini kini menjadi figur sentral yang diharapkan mampu menggerakkan kembali roda pembinaan dan kompetisi sepak bola di Bukittinggi yang sempat

Wiza Andrita, Buang Supeno