‎Dorong Regenerasi Wasit, PB Perkemi Selenggarakan Berbagai Kejuaraan Kempo

‎Dorong Regenerasi Wasit, PB Perkemi Selenggarakan Berbagai Kejuaraan Kempo
Kejurnaswil Shorinji Kempo se-Sumatera di Sawahlunto. (Foto: Diah Utami/Spektroom)

Sawahlunto-Spektroom : Pengurus Besar Persaudaraan Shorinji Kempo Indonesia (PB PERKEMI) secara aktif memperkuat regenerasi wasit melalui penyelenggaraan berbagai kejuaraan kempo secara berkala, baik kejuaraan rutin maupun yang tidak tetap, berskala wilayah maupun nasional.

Pola ini mengintegrasikan antara kompetisi atlet (kenshi) dan praktik langsung bagi para wasit muda untuk meningkatkan jam terbang, profesionalisme, serta keseragaman standar penilaian sesuai aturan internasional.

Majelis Guru PB PERKEMI Sensei Yanuarizal mengatakan, langkah strategis tersebut dilakukan untuk memenuhi kebutuhan korps hakim pertandingan yang profesional, bersertifikat, dan merata di seluruh wilayah Indonesia.

"Jumlah wasit yang kita miliki saat ini memang tidak banyak, sehingga ketika ada kejuaraan, kita membutuhkan bantuan wasit dari kota lain. Peningkatan frekuensi turnamen memang sebaiknya diimbangi dengan penataran berskala nasional untuk melahirkan wasit berkualitas dan tersertifikasi," jelasnya saat menjadi Ketua Tim Juri pada Kejurnaswil Shorinji Kempo se-Sumatera tahun 2026 di Kota Sawahlunto, Jumat (26/6/2026).

Menurut Sensei Yanuarizal, untuk melahirkan pengadil pertandingan yang kompeten, PERKEMI menerapkan beberapa strategi utama, antara lain praktik lapangan langsung pada setiap kejuaraan antar-dojo, antar-kota, maupun pekan olahraga daerah sebagai panggung uji coba bagi wasit baru untuk memimpin pertandingan nyata.

Selain itu, sebelum diterjunkan ke kejuaraan, para pemegang sabuk hitam (yudansha) wajib mengikuti Penataran Wasit Daerah ataupun Nasional untuk menyamakan persepsi regulasi. Wasit senior maupun junior secara rutin diberikan penyegaran (refreshing) terkait pembaruan aturan dan teknologi penilaian digital guna menjaga integritas pertandingan.

"Beberapa waktu lalu PB Perkemi juga telah melaksanakan penataran wasit, untuk menjamin ketersediaan wasit bersertifikasi standar tinggi untuk berbagai event besar, seperti persiapan menyambut Pekan Olahraga Nasional (PON)," jelasnya.

Lebih jauh Sensei Yanuarizal menjelaskan, manfaat penataran wasit lainnya adalah untuk memastikan seluruh keputusan di lapangan bersifat objektif dan profesional, yang secara tidak langsung ikut mendongkrak kualitas teknik para atlet. Disamping itu, membentuk kemandirian dengan mengurangi ketergantungan pada figur wasit senior yang mulai memasuki masa pensiun. ‎

Berita terkait