DPRD DKI Dorong Pemerataan Akses dan Kualitas Pendidikan di Jakarta
Jakarta-Spektroom : Anggota Komisi E DPRD DKI Jakarta, Chicha Koeswoyo, mendorong Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta memperkuat pemerataan akses dan kualitas pendidikan melalui bantuan biaya pendidikan, perluasan sekolah swasta gratis, serta peningkatan sarana dan prasarana sekolah, khususnya di wilayah pinggiran.
Chicha mengapresiasi komitmen Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung dan Wakil Gubernur Rano Karno dalam meningkatkan kualitas pendidikan melalui penambahan penerima Kartu Jakarta Pintar (KJP) dan Kartu Jakarta Mahasiswa Unggul (KJMU), perluasan sekolah swasta gratis, serta rencana beasiswa jenjang magister (S2) dan doktoral (S3) melalui LPDP Pemprov DKI Jakarta.
Menurut Chicha, kemajuan pendidikan membutuhkan sinergi pemerintah daerah dan DPRD agar kebijakan yang diambil benar-benar menjawab kebutuhan masyarakat.
“Di Komisi E, kami turut memperjuangkan agar anggaran pendidikan tidak berubah, khususnya bagi penerima bantuan pendidikan KJP dan KJMU serta peningkatan jumlah sekolah swasta gratis. Tahun ini, alhamdulillah, jumlah sekolah yang sebelumnya hanya 40 bertambah 63 menjadi total 103 sekolah, termasuk SLB,” ujar Chicha, Senin (19/10/2026).
Ia menegaskan, pelaksanaan kebijakan pendidikan harus konsisten dengan Peraturan Daerah (Perda) Nomor 5 Tahun 2025 tentang Penyelenggaraan Pendidikan agar akses pendidikan semakin luas, terutama bagi masyarakat yang membutuhkan dukungan biaya.
Terkait penyaluran KJP dan KJMU, Chicha menyoroti perubahan desil kesejahteraan yang berpotensi memengaruhi status penerima bantuan. Ia meminta Pemprov mengoptimalkan layanan pengaduan melalui Pusat Pelayanan Pendanaan Personal dan Operasional Pendidikan (P4OP) serta aplikasi Cek Bansos.
Warga yang merasa memenuhi kriteria, tetapi tidak lagi terdaftar, diharapkan dapat mengajukan sanggahan untuk ditindak lanjuti sesuai ketentuan.
Ia juga mendorong pengurus RT, RW, dan kader Dasa wisma berperan aktif melaporkan persoalan yang berpotensi merugikan warga.
Selain bantuan pendidikan, Chicha meminta Dinas Pendidikan menyusun prioritas pembangunan dan renovasi sekolah berdasarkan kondisi bangunan, kebutuhan, serta tingkat urgensi, termasuk di kawasan pinggiran dan Kepulauan Seribu.
DPRD, lanjutnya, akan mengawal anggaran sekaligus melakukan kunjungan langsung untuk memastikan pembangunan berjalan sesuai perencanaan dan kebutuhan sekolah.
Melalui pengawasan anggaran, penguatan pengaduan, dan pemerataan fasilitas, diharapkan kualitas pendidikan Jakarta semakin meningkat dan manfaatnya dirasakan seluruh lapisan masyarakat.