Dua Anak Hilang di Sungai Serayu, Tim SAR Lakukan Pencarian

Dua Anak Hilang di Sungai Serayu, Tim SAR Lakukan Pencarian
Upaya pencarian dua remaja terseret arus sungai Serayu masih dilakukan Tim SAR Gabungan. (Foto : Dok.Basarnas).

Banyumas-Spektroom : Dua anak dilaporkan hilang setelah terseret arus saat bermain dan berenang di Sungai Serayu, Kecamatan Kebasen, Kabupaten Banyumas, Jumat (7/8/2026) sore. Hingga malam hari, keduanya masih dalam pencarian tim SAR gabungan.

Informasi kejadian diterima Kantor SAR Cilacap dari BPBD Banyumas sekitar pukul 17.20 WIB. Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 16.00 WIB ketika delapan anak bermain air dan berenang di aliran Sungai Serayu.

Dari delapan anak tersebut, tiga di antaranya diketahui tidak bisa berenang. Satu anak berhasil menyelamatkan diri, sementara dua lainnya diduga terseret arus dan hingga kini belum ditemukan.

Kedua anak yang masih dalam pencarian diketahui bernama Fajar (13), warga Desa Kebasen RT 07 RW 03, dan Naren (12), warga Desa Kebasen RT 06 RW 03.

Sementara seorang anak bernama Rizky (12), warga Desa Kebasen RT 07 RW 03, berhasil menyelamatkan diri.

Setelah menerima laporan, Unit Siaga SAR (USS) Banyumas memberangkatkan satu tim rescue menuju lokasi kejadian.

Satu korban berhasil ditemukan pukul 20.00 sekitar 5 meter dari lokasi tenggelamnya. (Foto : Dok.Sar Uss Banyumas).

Tim membawa sejumlah peralatan pencarian dan pertolongan, di antaranya satu unit rescue car, satu set perahu karet (LCR), peralatan medis serta alat komunikasi.

Pencarian dilakukan bersama unsur SAR gabungan yang melibatkan USS Banyumas, Polsek Kebasen, Koramil Kebasen, BPBD Banyumas, keluarga korban dan warga sekitar.

Tim SAR melakukan pencarian dengan menyisir aliran Sungai Serayu dan area yang diperkirakan menjadi lokasi korban terbawa arus. Kondisi cuaca di lokasi dilaporkan cerah.

Operasi pencarian dan pertolongan terhadap Fajar dan Naren masih berlangsung. Petugas juga mengimbau masyarakat, khususnya anak-anak, agar tidak bermain atau berenang di sungai yang memiliki arus deras dan kondisi yang sulit diprediksi.

Setelah beberapa mengitari sekitar tempat kejadian perkara, Tim SAR gabungan Basarnas, Dari Sar USS Banyumas, TNI,Polri dan masyarakat berhasil menemukan satu korban sekitar 5 meter dari lokasi tenggelamnya korban.

Korban yang berhasil ditemukan atas nama Fajar Rizki Ardiansyah (13 tahun) dalam keadaan meninggal dunia.

Tim SAR masih berusaha mencari 1 korban lagi yang hingga berita ini dibuat pukul 20.50 belum ditemukan.

Berita terkait

Rp2,2 Triliun Sempat Tertahan, Ekspor Alumina Kalbar Akhirnya Kembali Bergerak

Rp2,2 Triliun Sempat Tertahan, Ekspor Alumina Kalbar Akhirnya Kembali Bergerak

Pontianak-Spektroom : Di tengah ambisi besar pemerintah membangun industri hilirisasi mineral, Kalimantan Barat sempat menghadapi ironi. Komoditas alumina yang menjadi simbol keberhasilan pengolahan bauksit dalam negeri justru tertahan akibat persoalan regulasi yang berlarut-larut. Kini, hambatan itu mulai terurai. Pelepasan ekspor Alumina Hydroxide dan Alumina Oxide dari Pelabuhan Dwikora Pontianak, Jumat (07/

Apolonius Welly, Julianto