Dua Atlet NPCI Banyumas Borong Lima Medali di ASEAN Para Games Thailand 2025

Dua Atlet NPCI Banyumas Borong Lima Medali di ASEAN Para Games Thailand 2025
Saptoyogo Purnomo (Merah), dari cabang para atletik nomor lari kelas T37 (daksa) dengan torehan tiga medali emas masing-masing di nomor 100, 200 , dan 400 meter. (Foto : Humas Pemkab Bms).

Spektroom – Prestasi membanggakan kembali ditorehkan atlet National Paralympic Committee Indonesia (NPCI) Kabupaten Banyumas pada ajang ASEAN Para Games Thailand 2025 yang berlangsung di Provinsi Nakhon Ratchasima, Thailand, Selasa (20/1/2026) hingga Senin (26/1) 2026.

Dua atlet yang dikirim NPCI Banyumas berhasil menyumbangkan total lima medali untuk kontingen Indonesia.
Lima medali tersebut dipersembahkan oleh Saptoyogo Purnomo dari cabang para atletik nomor lari kelas T37 (daksa) dengan torehan tiga medali emas masing-masing di nomor 100 meter, 200 meter, dan 400 meter.

Sementara satu atlet lainnya, Lutfi Afandi dari cabang para renang kelas S11 (netra), menyumbang dua medali perunggu dari nomor 50 dan 100 meter gaya kupu-kupu.

Ketua NPCI Kabupaten Banyumas, Suwondo Geni, menjelaskan bahwa pada ASEAN Para Games kali ini pihaknya hanya mengirimkan dua atlet terbaik dari cabang para atletik dan para renang. Meski jumlah atlet terbatas, hasil yang diraih dinilai sangat membanggakan.

“Saptoyogo kembali membuktikan kapasitasnya sebagai atlet elite dengan mempertahankan tradisi juara di ASEAN Para Games melalui raihan tiga emas.

Sementara Lutfi Afandi yang baru bergabung dalam pemusatan latihan nasional sejak pertengahan 2025, mampu tampil menjanjikan dengan meraih dua perunggu pada debutnya,” ujar Suwondo.

Menurutnya, keberhasilan Saptoyogo meraih emas di nomor 400 meter menjadi kejutan tersendiri, mengingat selama ini atlet tersebut dikenal sebagai spesialis nomor sprint 100 dan 200 meter.

“Medali emas di nomor 400 meter patut disyukuri karena bukan nomor andalan Saptoyogo. Ini menunjukkan perkembangan dan kesiapan atlet yang luar biasa,” tambahnya.

Suwondo berharap capaian tersebut dapat memotivasi atlet NPCI Banyumas lainnya untuk terus berlatih dan berani bermimpi menembus ajang kejuaraan regional, nasional, hingga internasional.

Ia juga mengajak masyarakat Banyumas, khususnya penyandang disabilitas, untuk menjadikan prestasi tersebut sebagai inspirasi.

“Meski memiliki keterbatasan, mereka mampu berprestasi dan mengharumkan daerah serta bangsa. Ini menjadi contoh nyata bahwa penyandang disabilitas memiliki potensi besar.

Kami mengajak warga Banyumas yang memiliki anak, saudara, atau tetangga penyandang disabilitas untuk bergabung dengan NPCI Banyumas,” pungkasnya.

NPCI Kabupaten Banyumas menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat pembinaan atlet disabilitas secara berkelanjutan demi meraih prestasi di tingkat dunia.

Berita terkait

Gema Gerakan Ayah Teladan Indonesia (GATI) Menyapa Pemudik di Pelabuhan Mangga Dua Ternate

Gema Gerakan Ayah Teladan Indonesia (GATI) Menyapa Pemudik di Pelabuhan Mangga Dua Ternate

Ternate–Spektroom: Momentum mudik Lebaran tahun ini dimanfaatkan secara strategis untuk memperkuat ketahanan keluarga. Bertempat di Posko Mudik Pelabuhan Laut Ahmad Yani dan Pelabuhan Bastiong, Kota Ternate, dilakukan sosialisasi program prioritas Gerakan Ayah Teladan Indonesia (GATI). Program ini bertujuan mendorong peran aktif ayah dalam pengasuhan anak serta percepatan penurunan stunting

Nanang Adrany, Pelinus Latuheru
Jaga Marwah Pelayanan, KPK Tegaskan Pejabat Tak Pakai Kendaraan Dinas untuk Mudik

Jaga Marwah Pelayanan, KPK Tegaskan Pejabat Tak Pakai Kendaraan Dinas untuk Mudik

Jakarta - Spektroom : Menjelang Hari Raya Lebaran, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menegaskan kendaraan dinas tidak boleh digunakan untuk kepentingan pribadi, termasuk mudik atau perjalanan keluarga. Melalui Surat Edaran (SE) Nomor 2 Tahun 2026 tentang Pengendalian dan Pencegahan Gratifikasi Hari Raya, KPK mengingatkan memanfaatkan fasilitas negara untuk kepentingan pribadi merupakan bentuk

Heriyoko