Dua Napiter di Lapas Kelas IIB Batang Ikrar Setia Kembali ke NKRI

Dua Napiter di Lapas Kelas IIB Batang Ikrar Setia Kembali ke NKRI
Sumardi, salah seorang Napiter menghormat dan mencium bendera Merah Putih ikrar kembali ke NKRI, Kamis, 23 Juli 2026.(Foto: Sigit)

Batang-Spektroom: Lembaga Pemsyarakatan (Lapas) Kelas IIB Batang menggelar Ikrar Setia NKRI, untuk Naryanto dan Sumardi, dua narapidana teroris (napiter),  kembali ke pangkuan Ibu Pertiwi, Kamis, 23 Juli 2026.

Ikrar tersebut untuk mempertegas rasa nasionalisme kedua napiter tersebut, serta prinsip ideologi Pancasila dan Undang-undang Dasar 1945, tak bertentangan dengan syariat islam.

Prosesi ikrar diawali dengan kedua napiter membacakan pernyataan kembali ke NKRI hingga memberikan penghormatan dan diakhiri mencium Sang Saka Merah Putih.

Kepala Lapas Kelas IIB Batang Nurhamdan memastikan, ikrar tersebut tidak sekadar seremonial belaka, namun sekaligus syarat administratif, bagi keduanya.

"Tujuannya agar mempermudah dalam mendapatkan hak-haknya selama menjalani masa pidana. Selama ini dalam melakukan penilaian, bekerja sama dengan Densus 88 dan BNPT, dan sepengamatan kami, mereka mengikuti semua program deradikalisasi dengan baik," katanya.

Selama berada di dalam Lapas Batang, keduanya mengikuti berbagai program, di antaranya, pembinaan wawasan kebangsaan dari BNPT, hingga menghadirkan petugas Kemenag untuk memantapkan keyakinan, bahwa ideologi Pancasila tidak bertentangan dengan syariat Islam.

Keduanya akan menyelesaikan sisa masa pidana di Lapas Batang setelah mengucapkan ikrar. "Mereka dipidana selama empat tahun dan akan menyelesaikannya di sini," ujarnya.

Sementara, salah satu napiter, Sumardi merasa bersyukur dapat kembali ke pangkuan Ibu Pertiwi, setelah sempat beberapa tahun terjerumus ke jaringan terorisme.

Diakuinya, selama ini memiliki pemahaman yang salah tentang bernegara, namun setelah mendapat pembinaan dari berbagai pihak, akhirnya bertekad untuk kembali memeluk NKRI.

"Waktu mencium Sang Merah Putih, rasanya tenteram sekali. Rencana selanjutnya, saya ikut aturan saja sampai selesai di sini, semoga bisa cepat bebas dan kembali menghidupi keluarga," ungkapnya.

Pria yang telah 20 tahun kehilangan jati diri nasionalismenya itu kini yakin untuk kembali menjadi bagian dari NKRI. "Dulu sejak 2005 gabung di JI, tapi sekarang sadar untuk kembali ke NKRI," ucapnya.

Berita terkait

IPB University Kirim Tim Ekspedisi Patriot 2026 ke Sijunjung, Dampingi Hilirisasi Sawit di Kawasan

IPB University Kirim Tim Ekspedisi Patriot 2026 ke Sijunjung, Dampingi Hilirisasi Sawit di Kawasan

Sijunjung–Spektroom : Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sijunjung, Sumatera Barat, menyambut sekaligus melepas keberangkatan Tim Ekspedisi Patriot (TEP) 2026 dari IPB University yang menjalankan program pengabdian masyarakat selama empat bulan di Kawasan Transmigrasi Muara Takung, Kecamatan Kamang Baru. Prosesi penyambutan dan pelepasan berlangsung di Ruang Rapat Sekretaris Daerah Kabupaten Sijunjung, Senin (3/

Riswan Idris, Bian Pamungkas
Perkuat Sinergi Keselamatan, KAI Daop 6 Yogyakarta Resmikan Operasional JPL 707 Sentolo–Rewulu

Perkuat Sinergi Keselamatan, KAI Daop 6 Yogyakarta Resmikan Operasional JPL 707 Sentolo–Rewulu

Bantul – Spektroom : PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi (Daop) 6 Yogyakarta bersama Dinas Perhubungan Kabupaten Bantul, Pemerintah Kabupaten Bantul, dan Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimca) Sedayu mengoperasikan Jalur Perlintasan Langsung (JPL) 707 di petak jalan rel Sentolo (STL)–Rewulu (RWL), Senin (3/8/2026). Peresmian tersebut menjadi wujud sinergi

Fatmawaty, Bian Pamungkas
Deepfake dan Hoaks Jadi Tantangan Baru KIP 2026-2030, Meutya Hafid Targetkan Indeks Keterbukaan Tembus 75

Deepfake dan Hoaks Jadi Tantangan Baru KIP 2026-2030, Meutya Hafid Targetkan Indeks Keterbukaan Tembus 75

Jakarta-Spektroom : Menteri Komunikasi dan Digital Meutya Hafid secara resmi mengambil sumpah jabatan dan mengukuhkan tujuh anggota Komisi Informasi Pusat (KIP) Periode 2026–2030 di Kantor Kementerian Komdigi, Jakarta Pusat, Senin (3/8/2026). Dalam sambutannya, Meutya menegaskan penguatan keterbukaan informasi publik menjadi semakin krusial di tengah pesatnya perkembangan teknologi digital.

Rafles
Wawako Sawahlunto Lepas Kontingen Pramuka ke Jambore Nasional 2026, Tekankan Jaga Nama Baik Daerah

Wawako Sawahlunto Lepas Kontingen Pramuka ke Jambore Nasional 2026, Tekankan Jaga Nama Baik Daerah

Sawahlunto–Spektroom : Wakil Wali Kota Sawahlunto, Jeffry Hibatullah, secara resmi melepas Kontingen Pramuka Kwartir Cabang (Kwarcab) Kota Sawahlunto yang akan mengikuti Jambore Nasional (Jamnas) 2026 di Bumi Perkemahan Cibubur, Jakarta. Pelepasan dilakukan usai apel bulanan Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kota Sawahlunto yang digelar di Lapangan Bola Kaki

Riswan Idris, Bian Pamungkas