Dua Pengendara Motor Terjatuh ke Sungai Pelus, Satu Selamat dan Satu Masih Dicari

Dua Pengendara Motor Terjatuh ke Sungai Pelus, Satu Selamat dan Satu Masih Dicari
Tim SAR gabungan melakukan pencarian dengan menyisir sungai dengan arus yang deras. (Foto : Basarnas Clp).

Banyumas-Spektroom: Kecelakaan lalu lintas terjadi di wilayah Desa Dukuhwaluh, Kecamatan Kembaran, Kabupaten Banyumas, Sabtu (11/4/2026) malam.

Dua pengendara sepeda motor dilaporkan terjatuh ke Sungai Pelus sedalam 10 meter setelah menabrak pembatas jembatan. Satu korban berhasil diselamatkan, sementara satu lainnya masih dalam pencarian oleh tim SAR gabungan.

Kantor Pencarian dan Pertolongan Cilacap menerima laporan kejadian tersebut sebagai kondisi membahayakan manusia. Informasi awal diterima setelah saksi di lokasi melaporkan insiden itu kepada petugas pemadam kebakaran (Damkar) Banyumas, yang kemudian diteruskan ke USS Banyumas dan Kantor SAR Cilacap untuk permintaan bantuan.

Koordinator Tim SAR Gabungan, Amin Riyanto, menjelaskan bahwa peristiwa bermula sekitar pukul 22.00 WIB. Dua remaja perempuan yang berboncengan sepeda motor diduga kehilangan kendali hingga menabrak pembatas jembatan dan terlempar ke sungai.

“Satu korban berhasil diselamatkan, sementara satu lainnya masih dalam pencarian,” ujarnya.

Korban selamat diketahui bernama Rini (18), warga Jepara Wetan, Kecamatan Binangun, Kabupaten Cilacap. Saat ini Rini tengah mendapatkan perawatan di RSUD Margono Soekarjo dalam kondisi selamat.

Sementara itu, satu korban lainnya bernama Aurel Jeni Prabela (18), warga Desa Ayam Alas, Kecamatan Kroya, Kabupaten Cilacap, hingga kini belum ditemukan dan masih dalam proses pencarian.

Tim SAR gabungan telah melakukan koordinasi dengan pihak keluarga serta melakukan asesmen di lokasi kejadian. Namun hingga pukul 01.00 WIB dini hari, belum ditemukan tanda-tanda keberadaan korban yang hilang.

“Pencarian sementara dihentikan dan akan dilanjutkan kembali pada Minggu (12/4),” tambah Amin.

Hingga saat ini, tim SAR bersama unsur terkait masih bersiaga untuk melanjutkan operasi pencarian korban yang diduga terseret arus Sungai Pelus.

Berita terkait

Pemerintah Percepat Pemulihan Lahan Terdampak Bencana dan Antisipasi Kekeringan Melalui Gerakan Tanam Serempak 50 Ribu Hektare

Pemerintah Percepat Pemulihan Lahan Terdampak Bencana dan Antisipasi Kekeringan Melalui Gerakan Tanam Serempak 50 Ribu Hektare

Agam-Spektroom : Pemerintah mempercepat pemulihan lahan pertanian terdampak bencana sekaligus mengantisipasi potensi kekeringan melalui Gerakan Tanam Serempak 50.000 hektare yang dilaksanakan di berbagai daerah secara nasional, termasuk di Sumatera Barat (Sumbar). Gubernur Sumbar, Mahyeldi Ansharullah ikut turun langsung menanam padi dalam kegiatan tanam serempak 50.000 hektare di Sumbar yang

Rafles