Dua Warga Binaan Lapas Banyuwangi Dinyatakan Bebas Atas Remisi HUT RI

Dua Warga Binaan Lapas Banyuwangi Dinyatakan Bebas Atas Remisi HUT RI
Sebanyak 452 warga binaan Lapas Banyuwangi mendapat remisi, dua diantaranya dinyatakan bebas. (Foto: Diskominfo Banyuwangi)

Banyuwangi-Spektroom : Warga binaan Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Banyuwangi yang menerima remisi HUT RI ke-81 pada 17 Agustus 2026 sebanyak 452 orang. Dari jumlah itu, dua orang diantaranya dinyatakan bebas, sedangkan 443 orang mendapatkan Remisi Umum I (RU I) dan 9 orang Remisi Umum II (RU II).

Pemberian remisi tersebut diserahkan secara simbolis oleh Wakil Bupati Banyuwangi Mujiono bersama Kalapas Banyuwangi Solichin dan jajaran Forkopimda di Lapas Banyuwangi, Senin (17/8/2026).

"Semoga warga binaan yang telah bebas selanjutnya bisa menjalani kehidupan yang lebih baik di tengah masyarakat," kata Wabup.

Wabup menambahkan, selama di dalam Lapas, para warga binaan telah dibekali berbagai keterampilan. Di antaranya di sektor pertanian, peternakan, perikanan, hortikultura, membatik, barbershop dan ketrampilan lainnya.

"Dengan begitu, semoga bekal keterampilan ini menjadikan warga binaan mandiri setelah kembali ke masyarakat," sambung dia.

Kalapas Banyuwangi Solichin menerangkan, setiap warga binaan menerima besaran remisi yang berbeda. Rianciannya, penerima remisi 1 bulan sebanyak 95 orang, 2 bulan 92 orang, 3 bulan 142 orang, serta 4 bulan 62 orang. Selain itu, penerima remisi 5 bulan berjumlah 41 orang dan 6 bulan sebanyak 11 orang, dengan dominasi kasus narkotika yang mencapai hampir 60 persen.

"Dari 9 orang RU 2, ada 2 orang bebas langsung, 2 orang menjalani subsidair, dan 5 orang sudah bebas bersyarat," jelas Solichin.

Ia menambahkan, remisi diberikan karena para narapidana tersebut berkelakuan baik selama menjadi warga binaan pemasyarakatan di Lapas Banyuwangi.

"Jadi itu semua diberikan kepada mereka yang sudah memenuhi syarat. Terutama narapidana yang berkelakuan baik minimal 6 bulan," sambung Solichin.

Usai menghirup udara segar, narapidana yang dinyatakan bebas langsung melakukan sujud syukur di depan gerbang Lapas sebelum akhirnya melangkah pulang ke rumah. (Sumber: Diskominfo Banyuwangi)

Berita terkait

Peringati HUT ke-451 Kota Ambon, Gubernur Maluku Ajak Warga Wujudkan Ambon Bersih, Maluku Sehat, Indonesia Maju

Peringati HUT ke-451 Kota Ambon, Gubernur Maluku Ajak Warga Wujudkan Ambon Bersih, Maluku Sehat, Indonesia Maju

Ambon-Spektroom: Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-451 Kota Ambon menjadi momentum untuk memperkuat komitmen bersama dalam menjaga kebersihan, kesehatan, kedamaian, dan keberlanjutan kota. Pesan tersebut disampaikan Gubernur Maluku Hendrik Lewerissa saat upacara peringatan HUT ke-451 Kota Ambon di Lapangan Merdeka Ambon, Senin (7/9/2026). Mengusung tema “Ambon Bersih, Maluku

Eva Moenandar, Pelinus Latuheru
Menteri PANRB Dorong Transformasi Pelayanan Publik, Dari MPP hingga Zona Integritas

Menteri PANRB Dorong Transformasi Pelayanan Publik, Dari MPP hingga Zona Integritas

Jakarta–Spektroom : Transformasi pelayanan publik terus didorong pemerintah untuk menghadirkan layanan yang semakin mudah, cepat, berkualitas, dan berintegritas bagi masyarakat. Upaya tersebut dilakukan melalui berbagai instrumen, mulai dari penguatan pelayanan terintegrasi melalui Mal Pelayanan Publik (MPP), pengembangan inovasi, digitalisasi dan pelayanan omnikanal, hingga pembangunan Zona Integritas (ZI). Menteri Pendayagunaan Aparatur

Eva Moenandar, Rafles
Hampir 8 Ribu Iklan Loker Luar Negeri Bodong Diblokir Kemkomdigi dan BP2MI dalam 8 Bulan

Hampir 8 Ribu Iklan Loker Luar Negeri Bodong Diblokir Kemkomdigi dan BP2MI dalam 8 Bulan

Jakarta-Spektroom : Kementerian Komunikasi dan Digital bersama Kementerian Pelindungan Pekerja Migran Indonesia/Badan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (BP2MI) memblokir 7.908 iklan lowongan kerja luar negeri fiktif selama periode Januari hingga Agustus 2026. Ribuan konten penipuan tersebut diturunkan melalui patroli siber gabungan. Langkah ini dilakukan untuk melindungi masyarakat, khususnya pencari kerja

Rafles