Dubes Belanda Hadiri Nonton Bareng di Ambon, Belanda Menang lawan Swedia 5-1

Dubes Belanda Hadiri Nonton Bareng di Ambon, Belanda Menang lawan Swedia 5-1
Duta Besar Kerajaan Belanda untuk Indonesia, Marc Gerritsen, bersama Wali Kota Ambon Bodewin Wattimena.Wakil Walikota Ely Toisutta Nonton Bareng di Lapangan Merdeka Ambon bersama Masyarakat Kota Ambon Minggu 21/6/2026. (Foto: Eva. M)

Ambon-Spektroom : Warga Kota Ambon memadati Lapangan Merdeka pada Minggu dinihari, 21 Juni 2027, untuk menyaksikan laga Piala Dunia 2026 antara Belanda melawan Swedia. Acara nonton bareng ini turut dihadiri Duta Besar Kerajaan Belanda untuk Indonesia, Marc Gerritsen, bersama Wali Kota Ambon Bodewin Wattimena, Wakil Walikota Ely Toisutta, Ketua DPRD Kota Ambon Ben-Hur Watubun dan wakil Morets Tamaela serta Pimpinan SKPD.

Nonton Bareng Warga Kota Ambon memadati Lapangan Merdeka dinihari Minggu 21/6/2026. (Foto Eva. M)

Sejak pukul 23.00 WIT, lebih ribuan warga telah berada Di Lapangan Merdeka Ambon. Pendukung Belanda tampil mencolok dengan kaos orange, bendera raksasa, dan atribut khas Orange. Sebelum masuk ke lapangan, mereka berkonvoi di jalan-jalan utama, menciptakan suasana meriah dan penuh semangat.

Histeria pecah pada menit ke-5 ketika Brian Brobbey menjebol gawang Swedia yang dijaga Kristoffer Nordfeldt. Gol ini disusul tambahan gol pada menit ke-17, membuat pendukung Belanda semakin bergemuruh. Swedia sempat mencetak gol, namun dianulir wasit karena offside.

Belanda semakin tak terbendung lewat dua gol Cody Gakpo pada menit ke-47 dan 54. Crysencio Summerville menutup pesta gol Orange dengan torehan pada menit ke-89. Swedia hanya mampu memperkecil kedudukan melalui Anthony Elanga pada menit ke-59. Skor akhir 5-1 mengukuhkan dominasi Belanda.

Usai pertandingan, ribuan fans Oranje merayakan kemenangan dengan berkonvoi gembira di sepanjang ruas jalan utama Kota Ambon. Euforia kemenangan ini menjadi bukti kuatnya dukungan masyarakat Ambon terhadap timnas Belanda.

Dubes Marc Gerritsen menyampaikan apresiasi atas antusiasme warga Ambon. (Foto Eva. M)

Sebelum laga dimulai, Dubes Marc Gerritsen menyampaikan apresiasi atas antusiasme warga Ambon. Ia menekankan pentingnya menjaga kebersihan lokasi dan mengucapkan terima kasih kepada Wali Kota Ambon, TVRI, RRI, serta sponsor.

Sementara itu, Wali Kota Ambon Bodewin Wattimena mengingatkan warga agar tetap menjaga situasi kondusif meski merayakan kemenangan. Ia berharap kehadiran Dubes Belanda memberi semangat bagi pendukung orange, sekaligus membuka peluang kerjasama lebih luas antara Belanda, Maluku, dan Kota Ambon di masa depan.

Usai nonton bareng, para pendukung Belanda memadati jalan dengan melakukan pawai di sepanjang jalan di kota Ambon dengan dimeriahkan alat musik khas Maluku toto buang dikawal dengan pengamanan ketat oleh pihak Kepolisian dan disaksikan oleh ribuan masyarakat Kota Ambon yang keluar Rumah Menyaksikan kebahagiaan Ribuan Fans blanda yang sedang Pawai Kemenangan hingga berakhir dengan tertib. (EM)

Berita terkait

Sensus Ekonomi 2026 Jadi Dasar Kebijakan Tepat Sasaran, Pemko Payakumbuh Ajak Masyarakat Berpartisipasi

Sensus Ekonomi 2026 Jadi Dasar Kebijakan Tepat Sasaran, Pemko Payakumbuh Ajak Masyarakat Berpartisipasi

Payakumbuh-Spektroom : Pemerintah Kota Payakumbuh menegaskan bahwa data yang dihimpun melalui Sensus Ekonomi (SE) 2026 akan menjadi fondasi penting dalam penyusunan kebijakan pembangunan daerah yang lebih tepat sasaran, khususnya untuk mendorong pertumbuhan usaha, membuka lapangan kerja, dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Hal tersebut disampaikan Wali Kota Payakumbuh Zulmaeta melalui Wakil Wali Kota

Rafles
Gubernur Mahyeldi Apresiasi Gerakan Bersama LKAAM, Polda, Pemprov, dan Pemko Padang Jaga Ketahanan Sosial Sumbar

Gubernur Mahyeldi Apresiasi Gerakan Bersama LKAAM, Polda, Pemprov, dan Pemko Padang Jaga Ketahanan Sosial Sumbar

Padang-Spektroom : Gubernur Sumatera Barat (Sumbar), Mahyeldi Ansharullah mengapresiasi terselenggaranya Gerakan Subuh Berjamaah dan Sumbar Bebas dari Narkoba dan LGBT yang diinisiasi secara kolaboratif oleh Lembaga Kerapatan Adat Alam Minangkabau (LKAAM) Sumbar, Polda Sumbar, Pemerintah Provinsi Sumbar, dan Pemerintah Kota Padang di Masjid Raya Syekh Khatib Al-Minangkabawi. Menurut Mahyeldi, kolaborasi tersebut

Rafles