Dukung Pemerintahan Terbuka Prabowo, Meutya Minta KIP Kawal Keterbukaan Informasi

Dukung Pemerintahan Terbuka Prabowo, Meutya Minta KIP Kawal Keterbukaan Informasi
Menkomdigi Meutya Hafid dalam audiensi dengan Komisioner KIP di Kantor Kementerian Komdigi, Jakarta Pusat. (Foto: Humas Kemkomdigi)

Jakarta-Spektroom : Menteri Komunikasi dan Digital Meutya Hafid berpesan kepada tujuh Komisioner Komisi Informasi Pusat atau KIP periode 2026-2030 untuk menjaga kepercayaan publik. Kuncinya, kata dia, ada pada keterbukaan informasi yang akurat dan bertanggung jawab.

Pesan itu disampaikan Meutya saat menerima audiensi jajaran Komisioner KIP di Kantor Kementerian Komdigi, Jakarta Pusat, Kamis (20/8/2026).

Ia menilai keberadaan KIP saat ini sudah jauh berbeda dibanding awal terbentuk. Lembaga yang dulu kurang dikenal itu kini mulai menjadi rujukan masyarakat dalam mengakses informasi publik.

“Itu indikator yang baik. Artinya masyarakat semakin tahu peran KIP. Masyarakat punya keingintahuan yang besar terhadap program-program publik dan menuntut adanya keterbukaan,” ujar Meutya.

Di tengah meningkatnya tuntutan tersebut, Meutya mengingatkan KIP punya pekerjaan rumah besar. Salah satunya memilah arus permintaan informasi yang masuk.

"Saya yakin banyak sekali kebutuhan informasi yang datang dari masyarakat. KIP perlu menilai mana yang betul-betul dibutuhkan oleh publik," katanya.

Menurutnya, keterbukaan bukan berarti membuka semua data tanpa filter. Yang penting adalah memastikan informasi yang disampaikan tepat sasaran, akurat, dan tidak menimbulkan kebingungan di masyarakat.

Meutya juga berharap KIP dapat mendukung agenda pemerintahan Presiden Prabowo Subianto. Yakni menghadirkan pemerintahan yang terbuka, transparan, dan dipercaya masyarakat.

"Saya minta agar dijaga betul kepercayaan, baik dari masyarakat maupun lembaga-lembaga, terhadap KIP sebagai komisi yang ditugaskan oleh undang-undang untuk terus mengawal serta mengukur keterbukaan informasi publik di Tanah Air," tandasnya.

Dengan kepercayaan itu, KIP diharapkan bisa menjadi jembatan antara negara dan warga. Sehingga setiap kebijakan publik bisa dipahami, diawasi, dan memberi manfaat nyata. (RRE/Diut)

Berita terkait

Peringati HUT ke-451 Kota Ambon, Gubernur Maluku Ajak Warga Wujudkan Ambon Bersih, Maluku Sehat, Indonesia Maju

Peringati HUT ke-451 Kota Ambon, Gubernur Maluku Ajak Warga Wujudkan Ambon Bersih, Maluku Sehat, Indonesia Maju

Ambon-Spektroom: Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-451 Kota Ambon menjadi momentum untuk memperkuat komitmen bersama dalam menjaga kebersihan, kesehatan, kedamaian, dan keberlanjutan kota. Pesan tersebut disampaikan Gubernur Maluku Hendrik Lewerissa saat upacara peringatan HUT ke-451 Kota Ambon di Lapangan Merdeka Ambon, Senin (7/9/2026). Mengusung tema “Ambon Bersih, Maluku

Eva Moenandar, Pelinus Latuheru
Menteri PANRB Dorong Transformasi Pelayanan Publik, Dari MPP hingga Zona Integritas

Menteri PANRB Dorong Transformasi Pelayanan Publik, Dari MPP hingga Zona Integritas

Jakarta–Spektroom : Transformasi pelayanan publik terus didorong pemerintah untuk menghadirkan layanan yang semakin mudah, cepat, berkualitas, dan berintegritas bagi masyarakat. Upaya tersebut dilakukan melalui berbagai instrumen, mulai dari penguatan pelayanan terintegrasi melalui Mal Pelayanan Publik (MPP), pengembangan inovasi, digitalisasi dan pelayanan omnikanal, hingga pembangunan Zona Integritas (ZI). Menteri Pendayagunaan Aparatur

Eva Moenandar, Rafles
Hampir 8 Ribu Iklan Loker Luar Negeri Bodong Diblokir Kemkomdigi dan BP2MI dalam 8 Bulan

Hampir 8 Ribu Iklan Loker Luar Negeri Bodong Diblokir Kemkomdigi dan BP2MI dalam 8 Bulan

Jakarta-Spektroom : Kementerian Komunikasi dan Digital bersama Kementerian Pelindungan Pekerja Migran Indonesia/Badan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (BP2MI) memblokir 7.908 iklan lowongan kerja luar negeri fiktif selama periode Januari hingga Agustus 2026. Ribuan konten penipuan tersebut diturunkan melalui patroli siber gabungan. Langkah ini dilakukan untuk melindungi masyarakat, khususnya pencari kerja

Rafles