Edy Wuryanto Ingatkan Masyarakat Untuk Cerdas Memilih Obat yang Aman

Edy Wuryanto Ingatkan Masyarakat Untuk Cerdas Memilih Obat yang Aman
Anggota Komisi IX DPR RI, Edy Wuryanto, menghadiri sosialisasi Cerdas Memilih Obat yang Aman di Gedung KUD Mina, Desa Karangharjo, Kecamatan Kragan, Sabtu (25/7/2026)(Foto: Mift/Sigit)

Rembang - Spektroom: Anggota Komisi IX DPR RI, Edy Wuryanto, menghadiri sosialisasi Cerdas Memilih Obat yang Aman di Gedung KUD Mina, Desa Karangharjo, Kecamatan Kragan, Sabtu (25/7/2026).

Dia mengingatkan masyarakat agar lebih cerdas dalam memilih obat demi mencegah berbagai penyakit, seperti gangguan ginjal dan pankreas.

Menurutnya, meningkatnya kasus penyakit tersebut salah satunya dipicu rendahnya kesadaran masyarakat terhadap keamanan obat yang dikonsumsi.

Kegiatan yang dihadiri ratusan warga tersebut menghadirkan narasumber dari Balai Besar Pengawasan Obat dan Makanan (BBPOM) Semarang.

Edy menuturkan masih banyak masyarakat yang mengonsumsi jamu maupun obat tanpa mengetahui kandungan dan efek sampingnya. Kondisi itu, kata dia, dapat berujung pada gangguan kesehatan yang serius.

"Masih banyak warga yang nyeri lutut minum jamu sembarangan, mereka tidak tahu bahwa efek sampingnya bisa sakit ginjal. Ibu-ibu membeli obat skin care ternyata mengandung zat berbahaya, bapak-bapak juga untuk meningkatkan vitalitas minum obat yang tidak standar dan ilegal, akhirnya merusak ginjal," ujarnya.

Politisi yang memiliki latar belakang sebagai tenaga keperawatan itu mengajak masyarakat untuk memeriksakan diri ke dokter apabila sakit. Dengan demikian, pasien dapat memperoleh diagnosis dan resep obat yang sesuai.

Ia juga mengingatkan masyarakat untuk selalu menerapkan prinsip CEK KLIK sebelum membeli atau mengonsumsi obat. Langkah tersebut meliputi memeriksa kemasan, membaca label, memastikan izin edar dari BBPOM, serta mengecek tanggal kedaluwarsa.

Menurut Edy, penerapan CEK KLIK menjadi benteng perlindungan bagi konsumen agar terhindar dari obat yang berisiko terhadap kesehatan. Kesadaran masyarakat dalam memilih obat dinilai sangat penting untuk mencegah dampak buruk di kemudian hari.

Sementara itu, warga Desa Trahan, Kecamatan Sluke, Siti Asyah, mengaku selama ini kerap membeli obat berdasarkan saran tetangga. Setelah mengikuti sosialisasi tersebut, ia memahami pentingnya memeriksa keamanan obat sebelum membeli.

"Biasanya tanya ke tetangga obat yang manjur untuk panas itu apa misalnya. Setelah ikut kegiatan ini saya jadi tahu, kalau beli obat itu harus mengecek kemasan, label, izin edarnya, sama melihat tanggal kedaluwarsa," pungkasnya.

Selama dua jam ratusan warga yang mengikuti sosialisasi ini mendapatkan penjelasan dari Kepala BBPOM Semarang, Rustyawati. Selama sesi dialog banyak peserta yang aktif bertanya seputar materi sosialisasi.

Berita terkait

Pemko Batam Alihkan Fokus Pembangunan ke Pemberdayaan Masyarakat dan SDM

Pemko Batam Alihkan Fokus Pembangunan ke Pemberdayaan Masyarakat dan SDM

Batam - Spektroom : Pemerintah Kota (Pemko) Batam menegaskan komitmennya untuk mengarahkan fokus pembangunan pada peningkatan kapasitas dan pemberdayaan masyarakat, tidak lagi semata-mata bertumpu pada infrastruktur. Langkah ini diambil guna memperkuat kualitas sumber daya manusia (SDM) sekaligus mendorong kesejahteraan warga secara berkelanjutan. Hal tersebut disampaikan oleh Wali Kota Batam, Amsakar Achmad,

Desmawati, Heriyoko
Disertasi Nurhasanah: Inovasi Bahan Ajar Tarikh ISMUBA Raih Gelar Doktor di UIJ

Disertasi Nurhasanah: Inovasi Bahan Ajar Tarikh ISMUBA Raih Gelar Doktor di UIJ

Jakarta - Spektroom : Program Studi Doktor Pendidikan Agama Islam Universitas Islam Jakarta (UIJ) kembali melahirkan lulusan terbaiknya. Promovenda Nurhasanah, dengan NPM 5321011, berhasil mempertahankan disertasinya yang berjudul "Pengembangan Bahan Ajar Mata Pelajaran Tarikh Dalam ISMUBA (Al-Islam, Kemuhammadiyahan, Bahasa Arab) Di SMA Muhammadiyah 2 Jakarta" dalam sidang promosi doktor

Asmari, Heriyoko