Enam Belas Makam di TPU Muara Benda Tergerus Longsor

Enam Belas Makam di TPU Muara Benda Tergerus Longsor
16 makam di TPU muara benda tergerus longsor karena karena tergusur hujan deras di Kota Depok, foto pengelola TPU, senin (23/3/2026 )

Depok-Spektroom : 16 Makan di taman pemakaman umum (TPU) muara benda di Re 09 kampung mampangan Kemiri muka kecamatan beji Depok tergerus longsor. Hal itu disebabkan hujan deras yang menguyur kota Depok dan sekitarnya selama dua harihari terakhir.

" Makam yang longsor diduga karena tingginya curah hujan sehingga kondisi tanah labil dan tidak bisa menahan air yang cukup deras " Jelas pengelola TPU Muara benda, Muhajar

Dikatakan ada 16 makam terdampak longsor, sebagian di antaranya jatuh ke area lebih rendah. Dari jumlah tersebut, 13 telah ditemukan dan 3 jenazah di duga tertimbun longsor pada senin (23/3/2026).

"Sejumlah jenazah yang telah ditemukan sudah didi makamkan dilokasi yang kembali dilokasi yang lebih aman. Untuk itu pengelolaan TPU Muara benda berencana memindahkan msksm terdampak kemaren yang lebih tinggi untuk menghindari kejadian serupa apabila hujan yang menguyur kota Depok yang cukup deras " Ujar Muhajar.

Ketua RW 09 Kecamatan Beji Andri Yudisprana menjelaskan, pihaknya sudah memberikan informasi atas kejadian tersebut kepada ahli waris makam untuk datang dan melihat langsung. Hal ini dilakukan untuk pencarian dan pemindahan jenazah ke lokasi makam yang lebih tinggi.

"Makam yang terdampak hujan berjumlah 16 buah yang mengalami longsor, dan sudah dalam penanganan " Kata Andri Yudisprana.

Nurwahid, salah satu ahli waris makam mendapatkan kabar dari TPU Muara benda pada minggu sore. Jenazah orang tuanya ditemukan dsb dipindahkan ke lokasi yang lebih aman.

Berita terkait

Perkuat Perlindungan Anak, Pemprov Sumbar Kembangkan Mekanisme Rujukan Terpadu

Perkuat Perlindungan Anak, Pemprov Sumbar Kembangkan Mekanisme Rujukan Terpadu

Padang-Spektroom : Pemerintah Provinsi Sumatera Barat (Pemprov Sumbar) memperkuat upaya perlindungan anak melalui pengembangan mekanisme rujukan terpadu bagi Anak yang Membutuhkan Perlindungan Khusus (AMPK), termasuk anak yang terdampak atau terpapar jaringan kekerasan ekstremisme. Penguatan tersebut dibahas Gubernur Sumbar, Mahyeldi Ansharullah bersama Deputi Deradikalisasi BNPT sekaligus Direktur Idensos Densus 88 AT, Irjen

Rafles
ссс