Trending

Euforia Piala Dunia 2026, Warga Ternate Semarakkan Nobar hingga Tengah Malam

Euforia Piala Dunia 2026, Warga Ternate Semarakkan Nobar hingga Tengah Malam
Inggris Lolos ke 16 Besar, Pendukung di Ternate Rayakan Kemenangan dengan Pawai.(Foto : Samin Hamudu).

Ternate-Spektrum: Demam Piala Dunia 2026 semakin terasa di Kota Ternate, Provinsi Maluku Utara, terutama setelah kompetisi memasuki fase gugur 32 besar. Antusiasme masyarakat terlihat dari berbagai kegiatan nonton bareng (nobar) yang digelar di sejumlah lokasi.

Salah satu yang menjadi pusat perhatian adalah Taman Film Benteng, kawasan peninggalan Belanda yang disulap menjadi Kampung Nobar Piala Dunia 2026. Tak hanya itu, hampir di setiap sudut kota hingga tingkat kelurahan masyarakat juga menggelar nobar bersama, termasuk di Kelurahan Kampung Makasar Timur, Ternate, Kamis (2/7/2026).

Euforia warga bahkan berlanjut hingga larut malam. Sejumlah pendukung tim yang meraih kemenangan menggelar pawai meski pertandingan berlangsung saat sebagian besar warga sedang beristirahat.

Salah seorang pendukung Timnas Inggris, Hairul, mengaku sempat diliputi rasa pesimis ketika Inggris tertinggal lebih dulu 0-1 dari Republik Demokratik Kongo pada menit ketujuh babak pertama.

Perasaannya mulai berubah setelah Inggris berhasil menyamakan kedudukan menjadi 1-1.
"Awalnya saat Inggris tertinggal 0-1 saya cukup pesimis. Bahkan ketika skor menjadi 1-1 saya masih khawatir karena ini sudah fase gugur.

Memasuki babak kedua pertandingan semakin seru dan menegangkan. Kedua tim sama-sama tampil ngotot dan menciptakan banyak peluang, tetapi lini pertahanan dan penjaga gawang masing-masing tampil solid," ujar Hairul.

Menurutnya, optimisme mulai muncul ketika Inggris meningkatkan intensitas serangan menjelang akhir laga. Usaha tersebut akhirnya membuahkan hasil setelah Inggris mencetak gol kemenangan pada menit ke-86 mengubah skor menjadi 2-1.

"Setelah gol kedua itu saya benar-benar optimistis Inggris bisa mempertahankan keunggulan sampai peluit panjang berbunyi," katanya.

Skor 2-1 bertahan hingga pertandingan usai. Hasil tersebut memastikan Inggris melaju ke babak 16 besar, sementara Republik Demokratik Kongo harus mengakhiri langkahnya di Piala Dunia 2026.

Hairul menilai persaingan pada fase 16 besar akan jauh lebih ketat karena seluruh tim yang lolos merupakan tim-tim terbaik yang sama-sama berambisi mempertahankan nama baik negaranya.

"Pertandingan di fase 16 besar nanti pasti menjadi laga hidup mati. Semua tim akan tampil habis-habisan untuk memperebutkan gelar juara," ujarnya sambil tersenyum.

Berita terkait

Bedah Ranperda Keolahragaan Sumbar, 118 Pasal Disiapkan untuk Lindungi Insan Olahraga

Bedah Ranperda Keolahragaan Sumbar, 118 Pasal Disiapkan untuk Lindungi Insan Olahraga

Padang-Spektroom : Sebanyak 118 pasal dalam Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) tentang Penyelenggaraan Keolahragaan Sumatera Barat mulai dikaji secara terperinci oleh Komisi V DPRD Sumbar bersama mitra kerja. Pembahasan diarahkan untuk menghasilkan regulasi yang memberikan kepastian hukum sekaligus memperkuat pembinaan olahraga di daerah. Pembahasan berlangsung alot melalui rapat kerja di Ruang

Rafles
Warga Galang Sampaikan Aspirasi Pelayanan kepada Pemko Batam

Warga Galang Sampaikan Aspirasi Pelayanan kepada Pemko Batam

Batam–Spektroom : Sejumlah Aspirasi masyarakat Kecamatan Gatang disamaikan kepada Walikota Batam terkait pemerataan layanan air bersih, perbaikan infranstruktur jalan, hingga peningkatan kesejahteraan masyarakat. Aspirasi yang disampaikan melalui Ketua Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM) Kecamatan Galang, Nazaruddin, dalam kegiatan silaturahmi bersama RT, RW, LPM, dan tokoh masyarakat di halaman Kantor Camat Galang,

Desmawati, Rafles