Evaluasi Bencana Sumbar Digelar, Pemko Padang Panjang Paparkan Kondisi Terkini

Evaluasi Bencana Sumbar Digelar, Pemko Padang Panjang Paparkan Kondisi Terkini
Wakil walikota Padang Panjang bersama Forkopimda ikuti rapat evaluasi Sumbar yang dipimpin oleh Gubernur. (Foto: Kominfo Padang Panjang)

Spektroom - Pemerintah Kota Padang Panjang memaparkan kondisi terkini penanganan banjir bandang dan longsor dalam rapat evaluasi yang digelar Pemerintah Provinsi Sumatera Barat bersama seluruh kabupaten/kota, Rabu malam (3/12/2025).

Rapat yang dipimpin Gubernur Sumbar, Mahyeldi tersebut dilakukan secara daring dan diikuti jajaran Pemko Padang Panjang dari Posko Utama Tanggap Darurat Bencana di Markas Koramil 01/PP.

Dari Padang Panjang, hadir Wakil Wali Kota, Allex Saputra, Ketua DPRD Imbral, Kapolres, AKBP Kartyana, Sekdako, Sonny Budaya Putra, perwakilan Kejaksaan Negeri, dan OPD terkait.

Dalam arahannya, Gubernur Mahyeldi menekankan pentingnya respons cepat, koordinasi terpadu, dan sinergi penuh lintas instansi untuk mempercepat penanganan darurat.

Ia menegaskan bahwa seluruh daerah terdampak harus memastikan evakuasi, pencarian korban, distribusi logistik, dan pembukaan akses jalan berjalan efektif.

“Kebutuhan dasar masyarakat terdampak harus benar-benar terjamin. Semua pihak harus bergerak cepat, terukur, dan saling mendukung agar penanganan di lapangan tidak terhambat,” tegas Gubernur.

Mahyeldi juga meminta satgas di masing-masing daerah mempercepat pencarian warga yang masih hilang dan segera menyampaikan laporan apabila terdapat kendala lapangan.

Ia menambahkan, memasuki hari keenam pascabencana, daerah harus mulai menyiapkan langkah pemulihan dan pendataan menyeluruh terhadap kerusakan.

Menanggapi arahan tersebut, Wawako Allex Saputra melaporkan kondisi Padang Panjang terkini. Ia menyebutkan, sebanyak 120 warga masih berada di posko pengungsian yang tersebar pada tiga lokasi. Sementara data kerusakan rumah berjumlah 253 unit, terdiri dari 18 rusak berat, 16 rusak sedang, 196 rusak ringan, dan 23 rumah hanyut terbawa arus banjir bandang.

Allex juga menyampaikan, tim gabungan masih melanjutkan pencarian korban yang belum ditemukan serta terus melakukan pembersihan material longsor dan banjir di kawasan Jembatan Kembar, Silaing Bawah.

“Dapur umum tetap beroperasi melayani kebutuhan warga. Anak-anak sekolah mulai kembali beraktivitas, dan bantuan berupa pakaian, makanan, serta susu balita sudah didistribusikan kepada masyarakat,” ujarnya.

Ia menegaskan, Pemko akan terus memperbarui laporan harian kepada provinsi serta memastikan seluruh penanganan berjalan efektif sesuai arahan gubernur. (RRE/cigus)

Berita terkait

Disambut Gubernur Aceh, Relawan Unesa Salurkan Bantuan dan Beri Psikososial Hingga Layanan Kesehatan Bagi Warga Terdampak Banjir.

Disambut Gubernur Aceh, Relawan Unesa Salurkan Bantuan dan Beri Psikososial Hingga Layanan Kesehatan Bagi Warga Terdampak Banjir.

Spektroom - Tim relawan Universitas Negeri Surabaya (Unesa) yang terdiri dari dokter, perawat, psikolog, konselor, dan ahli kebugaran memberikan layanan psikososial dan pemeriksaan kesehatan bagi warga yang terdampak bencana banjir di sejumlah Posko Pengungsian Kabupaten Pidie Jaya, Aceh. Tim Unesa yang dipimpin Direktur Pencegahan dan Penanggulangan Isu Strategi (PPIS), Mutimmatul

Agus Suyono, Buang Supeno
Pemprov Lampung Tetap Komitmen Perjuangkan Kesetaraan Hak  Penyandang Disabilitas

Pemprov Lampung Tetap Komitmen Perjuangkan Kesetaraan Hak Penyandang Disabilitas

Spektroom - Wakil Gubernur Jihan Nurlela selaku Ketua Persatuan Komunitas Disabilitas Lampung (PKDL), menegaskan komitmen Pemerintah Provinsi Lampung untuk terus memperjuangkan kesetaraan hak bagi penyandang disabilitas, khususnya dalam aspek aksesibilitas lapangan pekerjaan. Hal tersebut disampaikan Wagub Jihan Nurlela saat menghadiri peringatan Hari Disabilitas Internasional (HDI) tingkat Provinsi Lampung Tahun 2025

Anggoro AP