Festival Kentongan Banyumas Bikin Stasiun Purwokerto Lebih Ramai, 6.870 Penumpang Tiba

Festival Kentongan Banyumas Bikin Stasiun Purwokerto Lebih Ramai, 6.870 Penumpang Tiba
Festival kentongan Banyumas, mimicu kenaikan jumlah penumpang Kereta Api pada Saptu (22/8/2026). ( Foto : Bian Pamungkas).

Purwokerto-Spektroom : Suasana Stasiun Purwokerto terasa lebih ramai dari biasanya pada Sabtu (22/8/2026). Ribuan penumpang berdatangan ke Banyumas, sebagian di antaranya datang untuk menikmati Festival Kentongan Banyumas 2026 yang digelar pada malam harinya.

PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 5 Purwokerto mencatat sebanyak 6.870 penumpang tiba di Stasiun Purwokerto pada hari tersebut. Angka itu meningkat sekitar 32 persen dibandingkan rata-rata kedatangan harian selama Agustus 2026 yang berada di angka 5.190 penumpang.

Bagi sebagian penumpang, perjalanan menuju Purwokerto bukan sekadar pulang kampung atau urusan pekerjaan. Festival Kentongan menjadi salah satu alasan untuk datang dan menikmati suasana Banyumas dari dekat.

Festival yang menampilkan seni tradisi khas Banyumas itu menjadi ruang bertemunya budaya lokal dengan masyarakat dari berbagai daerah.

Denting kentongan, irama musik, dan kreativitas para peserta menjadi daya tarik tersendiri bagi warga maupun wisatawan.

Data KAI Daop 5 menunjukkan, penumpang yang tiba di Stasiun Purwokerto pada Sabtu tersebut mayoritas berasal dari sejumlah kota besar di Pulau Jawa, antara lain Jakarta dan Yogyakarta.

Manager Humas KAI Daop 5 Purwokerto M. As’ad Habibuddin mengatakan, peningkatan jumlah penumpang menunjukkan kereta api menjadi salah satu pilihan masyarakat ketika hendak menghadiri kegiatan maupun menikmati destinasi wisata di Purwokerto dan sekitarnya.

“Kami senang dapat mendukung kemudahan akses masyarakat untuk datang ke Purwokerto dengan perjalanan yang aman dan nyaman,” ujar As’ad.

Menurutnya, geliat perjalanan masyarakat juga berpotensi berlanjut seiring momentum libur nasional Maulid Nabi Muhammad SAW pada Selasa (25/8/2026).

Senin (24/8/2026) juga berpeluang dimanfaatkan masyarakat untuk mengambil cuti sehingga menciptakan periode libur panjang.
KAI Daop 5 memastikan pelayanan di stasiun maupun selama perjalanan terus dijaga.

Fasilitas seperti area bermain anak gratis di sejumlah stasiun besar, kebersihan, kenyamanan, serta kesiapan petugas menjadi bagian dari upaya memberikan pengalaman perjalanan yang lebih baik.

“Kepercayaan masyarakat menjadi motivasi bagi KAI untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan di seluruh aspek operasional,” kata As’ad.

Bagi Banyumas, ramainya kedatangan penumpang ini menjadi gambaran bahwa sebuah tradisi lokal bisa mengundang orang untuk datang dari jauh. Festival Kentongan bukan hanya menjaga bunyi tradisi agar tetap hidup, tetapi juga membuka pintu bagi masyarakat luar untuk mengenal Banyumas lebih dekat.

KAI pun memastikan keselamatan tetap menjadi prioritas, sembari terus meningkatkan layanan agar perjalanan menuju berbagai kegiatan dan destinasi di Banyumas menjadi pengalaman yang aman, nyaman, dan berkesan.

Berita terkait

Ditengah Keterbatasan Lahan, Pelajar SMAN 69 Pulau Pramuka Panen Hidroponik

Ditengah Keterbatasan Lahan, Pelajar SMAN 69 Pulau Pramuka Panen Hidroponik

Jakarta – Spektroom: Bertani ternyata tidak selalu membutuhkan hamparan tanah yang luas. Di tengah keterbatasan lahan Pulau Pramuka, Kepulauan Seribu, para pelajar SMAN 69 justru menemukan cara lain untuk belajar menghasilkan pangan. Melalui budi daya hidroponik, para siswa belajar menanam, merawat hingga memanen sayuran langsung di lingkungan sekolah. Suasana sekolah pun

Irvan Idris Saleh, Nurana Diah Dhayanti
Ketika Kepedulian Berawal dari Rumah, Kader PKK Gerakkan Bulan Dana PMI Jaksel

Ketika Kepedulian Berawal dari Rumah, Kader PKK Gerakkan Bulan Dana PMI Jaksel

Jakarta – Spektroom: Kepedulian terhadap sesama tidak selalu lahir dari langkah besar. Kadang, ia tumbuh dari rumah-rumah sederhana, dari percakapan antarwarga, hingga dari tangan para kader yang setiap hari bersentuhan langsung dengan kehidupan masyarakat. Semangat itulah yang ingin dibangun Pemerintah Kota Administrasi Jakarta Selatan bersama Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga

Irvan Idris Saleh, Nurana Diah Dhayanti