Festival Maulid di Kobar, Seni Terbangan Jadi Wadah Generasi Muda Cintai Tradisi Islami

Festival Maulid di Kobar, Seni Terbangan Jadi Wadah Generasi Muda Cintai Tradisi Islami
Panitia Memberikan Apresiasi Para Juara Pawai Takbir Idul adha 1447 H (dok.diskomnifo)

Spektroom – Festival Maulid Lomba Terbangan digelar di halaman Masjid Agung Riyadhlusshalihin, Pangkalan Bun, 10–11 September 2025. Kegiatan ini menjadi ajang syiar sekaligus sarana melestarikan tradisi Islami di Kotawaringin Barat.

Pembukaan festival dilakukan oleh Asisten Administrasi Umum Setda, Syahrudin, mewakili Bupati Kobar. Dalam sambutannya, ia menekankan seni terbangan bukan hanya hiburan, tetapi sarana mendekatkan diri kepada Allah SWT dan mempererat silaturahmi. Ia juga mengingatkan, kemenangan bukan tujuan utama, melainkan semangat bersama menjaga tradisi Islam.

Syahrudin menyampaikan tiga pesan penting: lomba bernuansa religius harus jadi sarana pembinaan generasi muda; seni Islami perlu terus dikembangkan agar identitas Kobar sebagai daerah religius berbudaya semakin kuat; serta festival harus bernilai syiar, mentransfer nilai positif bagi masyarakat.

Para Undangan Menyaksikan Hingga Acara Selesai (dok.diskominfo)

Selain lomba terbangan, panitia juga menyerahkan hadiah pawai takbir Idul Adha sebagai bentuk apresiasi pemerintah atas partisipasi warga. Pemkab berharap festival ini dapat menghidupkan kembali tradisi Islami sejak masa kesultanan sekaligus menumbuhkan kecintaan generasi muda pada seni terbangan.
(Polin)

Berita terkait

Rotasi Pejabat Pemkot Ambon Belum Final, BKPSDM Belum Serahkan Hasil Identifikasi

Rotasi Pejabat Pemkot Ambon Belum Final, BKPSDM Belum Serahkan Hasil Identifikasi

Spektroom – Wali Kota Ambon Bodewin Wattimena menegaskan bahwa proses rotasi dan mutasi pejabat di lingkup Pemerintah Kota Ambon belum dapat diputuskan karena Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) belum menyerahkan hasil identifikasi usulan dari seluruh pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD). Pernyataan itu disampaikan Wattimena kepada wartawan usai rapat

Eva Moenandar, Pelinus Latuheru