FORKI Maluku Utara Latihan Gabungan Sabuk Hitam di Taman Moya Ternate
Spektroom - Para Karateka Sabuk Hitam dari enam Perguruan Karate yaitu INKADO, INKAI, LEMKARI, SHINDOKA, ASKI dan WADOKAI bersama FORKI Maluku Utara melaksanakan latihan gabungan di Taman Moya Kota Ternate, Minggu (8/2/2024).
Latihan gabungan tersebut diikuti 46 Karateka sabuk hitam dan dihadiri para Guru Besar, Senpai dan seluruh karateka dari Perguruan se-Maluku Utara.
Ketua Umum FORKI Maluku Utara Ahmad Assagaf ST, mengatakan, latihan yang dilakukan di Taman Moya ini karena merupakan salah satu tempat paling asri di Kota Ternate juga merupakan tempat yang bersejarah. Menurutnya, para sabuk hitam berkumpul dalam latihan gabungan merupakan satu barisan yang kokoh dan tidak sekedar latihan rutin tetapi juga menjadi momentum silaturahmi fisik dan mental bagi pemegang sabuk hitam di Maluku Utara.
Sabuk hitam yang digunakan para karateka tidak saja menjadi penanda tingkatan teknis, tetapi menjadi simbol tanggung jawab yang besar.
“Saudara adalah wajah dari karate di daerah ini. Latihan gabungan ini bertujuan untukmenyamakan persepsi, memperkuat teknik, dan yang terpenting, menjaga kerendahan hati sesuai prinsip Karate-do,“ kata Assagaf.
Perguruan yang hadir, masing masing INKADO, INKAI, LEMKARI, SINDHOKA, ASKI dan WADOKAI. Selain Karateka Sabuk Hitam, turut hadir dalam Latihan Sabuk Hitam ini, para Guru Besar, Senpai, dan seluruh Karateka Sabuk Hitam dari berbagai perguruan se-Maluku Utara.
Ketum FORKI Malut Ahmad Assagaf ST, mengaku dipilihnya Taman Moya sebagai lokasi latihan, selain salah satu tempat paling asri di Kota Ternate juga merupakan tempat yang bersejarah.
“Kita dapat berkumpul dalam satu barisan yang kokoh. Hari ini bukan sekadar latihan rutin, melainkan momentum silaturahmi fisik dan batin bagi para pemegang sabuk hitam di Maluku Utara“, ujar Ahmad Assagaf.
Kepada Perguruan dan karate yang bernaung dibawah FORKI Maluku Utara diingatkan bawah setiap karateka mungkin berasal dari lambang perguruan yang berbeda-beda, namun kita hanya punya satu identitas: Karateka Maluku Utara.
“Kebersamaan pada hari ini menunjukkan kita tidak sekat-sekat ego sektoral untuk satu tujuan besar, yaitu peningkatan prestasi karate di kancah nasional maupun internasional," ucap Ahmad Assegaf.
Ahmad Assegaf yang juga sebagai Anggota Kehormatan PPPAD DKI – Maluku Utara berpesan kepada insan karate di Maluku Utara agar senantiasa memanfaatkan setiap momen untuk saling berbagi ilmu, memperbaiki detail gerakan, dan mempererat persahabatan serta tali persaudaraan.