FORKI Maluku Utara Wajibkan Akreditasi Pelatih Jelang POPDA XII, Penataran Wasit dan Juri Digelar di Morotai

FORKI Maluku Utara Wajibkan Akreditasi Pelatih Jelang POPDA XII, Penataran Wasit dan Juri Digelar di Morotai
Penataran pelatih dan wasit FORKI Malut pada pelaksanaan POPDA XII di Morotai (Foto:Spektroom/Nanang)

Morotai-Spektroom : Menjelang pelaksanaan Pekan Olahraga Pelajar Daerah (POPDA) XII Maluku Utara yang berlangsung pada 7–12 Juli 2026 di Kabupaten Pulau Morotai, Pengurus Provinsi FORKI Maluku Utara menggelar Penataran Wasit Juri Daerah dan Akreditasi Pelatih Daerah.

Kegiatan ini menjadi langkah awal untuk memastikan seluruh perangkat pertandingan dan pelatih memahami regulasi terbaru dalam cabang olahraga karate.


Penataran yang berlangsung di Gedung Serbaguna Oikumene Morotai, Selasa (7/7/2026), diikuti 17 peserta yang berasal dari kabupaten dan kota di Maluku Utara. Materi disampaikan langsung oleh Donal P. L. Kolopita, yang merupakan Dewan Wasit PB FORKI sekaligus Dewan Guru PP INKAI.


Wakil Ketua I FORKI Maluku Utara, Yusran Sanduan, menegaskan bahwa penataran ini bertujuan menyamakan pemahaman para pelatih dan wasit terhadap regulasi terbaru yang diterapkan FORKI dalam setiap kejuaraan resmi.


"Pelatih yang tidak mengikuti akreditasi tidak akan dimasukkan untuk mendampingi atlet. Ini sudah menjadi ketentuan dan regulasi yang digunakan dalam setiap event," ujar Yusran saat membuka kegiatan.


Ia menjelaskan, pelaksanaan penataran tersebut telah dilaporkan kepada PB FORKI dan memperoleh persetujuan dengan menghadirkan pemateri dari tingkat nasional.


Sementara itu, Sekretaris Umum FORKI Maluku Utara, Joyo Soekarno, berharap kegiatan tersebut mampu meningkatkan kualitas sumber daya manusia karate di daerah, baik dari sisi kepelatihan maupun perwasitan.


"Saya atas nama Ketua Umum FORKI Maluku Utara berharap seluruh peserta dapat memahami aturan yang berlaku, baik sebagai wasit maupun pelatih, sehingga mampu mendukung pembinaan karate di Maluku Utara," katanya.


Dalam kesempatan yang sama, Donal P. L. Kolopita menekankan bahwa akreditasi merupakan syarat wajib bagi pelatih dan wasit yang ingin bertugas dalam kejuaraan resmi.


"Setiap pelatih maupun wasit harus mengikuti penataran dan terakreditasi. Jika tidak, maka sesuai aturan pelatih tidak diperbolehkan mendampingi atlet," tegasnya.


Selain penyampaian materi mengenai regulasi dan ketentuan terbaru FORKI, peserta juga mengikuti sesi praktik untuk menguji pemahaman teknis, baik dalam bidang kepelatihan maupun perwasitan.

Melalui kegiatan ini, FORKI Maluku Utara berharap pelaksanaan pertandingan karate pada POPDA XII berlangsung profesional, objektif, dan sesuai standar nasional.

Berita terkait

Rano Karno Resmikan Kampung Qur'an Rusunawa Penjaringan, Siapkan Model Pembinaan Karakter Warga

Rano Karno Resmikan Kampung Qur'an Rusunawa Penjaringan, Siapkan Model Pembinaan Karakter Warga

Jakarta - Spektroom: Wakil Gubernur DKI Jakarta, Rano Karno, meresmikan Kampung Quran di Rusunawa Penjaringan, Jakarta Utara, Jumat (31/7/2026). Program ini diproyeksikan menjadi pusat pembelajaran Al-Qur'an, pembinaan karakter, sekaligus pemberdayaan masyarakat, serta akan dikembangkan sebagai percontohan bagi wilayah lain di Jakarta. "Kami ingin Kampung Qur&

Irvan Idris Saleh, Anggoro AP
Jakarta Siapkan 166 M Untuk Dukung PON 2028, Optimistis Dongkrak Ekonomi

Jakarta Siapkan 166 M Untuk Dukung PON 2028, Optimistis Dongkrak Ekonomi

Jakarta - Spektroom: Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta menyatakan siap menjadi daerah penyangga penyelenggaraan Pekan Olahraga Nasional (PON) XXII Tahun 2028 yang akan berlangsung di Nusa Tenggara Timur (NTT) dan Nusa Tenggara Barat (NTB). Selain menyiapkan puluhan arena pertandingan, Jakarta juga mengalokasikan anggaran sebesar Rp166 miliar untuk meningkatkan kualitas venue

Irvan Idris Saleh, Anggoro AP
Pasar Murah dan UMKM Banyumas Digelar, Bupati Ajak Jaga Inflasi dan Dukung Pelaku Usaha

Pasar Murah dan UMKM Banyumas Digelar, Bupati Ajak Jaga Inflasi dan Dukung Pelaku Usaha

Banyumas – Spektroom Pemerintah Kabupaten Banyumas menggelar kegiatan Pasar Murah dan UMKM di Kelurahan Kranji, Jumat (31/7/2026), sebagai upaya membantu masyarakat memperoleh kebutuhan pokok dengan harga terjangkau sekaligus memperkuat pengendalian inflasi daerah. Kegiatan dibuka Bupati Banyumas Sadewo Tri Lastiono melibatkan berbagai pihak, di antaranya PT Indomarco Prismatama (Indomaret), Kantor

Bian Pamungkas