Gebrakan Awal 2026, Drumband MIN 2 Palangka Raya Sapu Bersih Prestasi Provinsi

Gebrakan Awal 2026, Drumband MIN 2 Palangka Raya Sapu Bersih Prestasi Provinsi
Tim MIN2 saat menerima tropi juara umum tahun 2026. (dok.humas MIN2 PRaya)

Spektroom - Tahun 2026 dibuka dengan prestasi membanggakan dari MIN 2 Kota Palangka Raya. Grup drumband madrasah ini tampil dominan dan sukses mengukuhkan diri sebagai Juara Umum jenjang SD/MI kategori Brass tingkat Provinsi Kalimantan Tengah dalam ajang Drumband Championship.

Kompetisi yang digelar Kelompok Kerja Raudhatul Athfal (KKRA) Provinsi Kalimantan Tengah tersebut merupakan bagian dari rangkaian peringatan Hari Amal Bakti (HAB) ke-80 Kementerian Agama RI, dan berlangsung selama dua hari, 7–8 Januari 2026.

Penampilan solid, disiplin, dan penuh energi mengantarkan tim drumband MIN 2 Kota Palangka Raya meraih empat penghargaan sekaligus:
Juara 1 Best Gitapati jenjang SD/MI kategori Brass
Juara 1 Best Majorette jenjang SD/MI kategori Brass
Juara 1 Konser jenjang SD/MI kategori Brass
Juara 2 Street Parade jenjang SD/MI kategori Brass
Akumulasi prestasi tersebut memastikan MIN 2 Kota Palangka Raya keluar sebagai Juara Umum Provinsi Kalteng 2026 kategori Brass.

Kepala MIN 2 Kota Palangka Raya, Abdullah, menyebut capaian ini sebagai buah dari proses panjang yang dijalani dengan konsisten.

“Alhamdulillah, ini kado indah di awal tahun 2026. Prestasi ini lahir dari kerja keras, kedisiplinan, kekompakan siswa, serta dedikasi para pembina. Semoga menjadi pemicu semangat untuk terus berprestasi dan mengharumkan nama madrasah,” ujarnya Jum at, (9/01/2026)

Salah satu formasi Tim Drumband saat tampil memukau juri dan sambutan penonton (dok humas MIN2 PRaya)

Hal senada disampaikan Pembina drumband, Wendi Alfikah, yang menyoroti semangat juang para siswa selama masa persiapan.

“Latihan dijalani dengan disiplin tinggi, bahkan di masa libur. Kerja keras mereka terbayar lunas. Prestasi ini juga tidak lepas dari dukungan luar biasa para orang tua dan seluruh warga madrasah,” tuturnya.

Dukungan tersebut diakui para orang tua siswa. “Kami bangga. Terima kasih kepada madrasah, pelatih, dan guru pembina yang telah menyediakan ruang positif bagi pengembangan bakat anak-anak,” ungkap salah satu wali murid.
Rasa bahagia juga terpancar dari para siswa. “Kami senang dan bangga bisa membawa juara untuk MIN 2. Terima kasih atas dukungan guru dan orang tua kami,” ucap salah satu anggota drumband dengan antusias.

Foto bersama dengan tropi kebanggaan awal tahun 2026 (dok humas MIN2 PRaya)

Prestasi ini bukan sekadar piala, melainkan bukti bahwa madrasah mampu melahirkan generasi berkarakter, disiplin, dan berdaya saing. Dari lapangan drumband, MIN 2 Kota Palangka Raya menunjukkan bahwa kerja keras yang konsisten akhirnya menemukan jalan menuju podium tertinggi. Dan ini baru permulaan tahun 2026 wujudkan moto madrasah maju berprestasi dan mendunia. (Polin-Ernawati)

Berita terkait

Peringatan Hardiknas Menjadi Momentum Refleksi Untuk Teguhkan Semangat Pendidikan Nasional

Peringatan Hardiknas Menjadi Momentum Refleksi Untuk Teguhkan Semangat Pendidikan Nasional

Bandarlampung - Spektroom: Sekretaris Daerah Provinsi (Sekdaprov) Lampung Marindo Kurniawan, menjadi Inspektur upacara peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) Tahun 2026. Peringatan Hardiknas dengan tema “Menguatkan Partisipasi Semesta Mewujudkan Pendidikan Bermutu untuk Semua”, berlangsung di Lapangan Korpri kompleks Kantor Gubernur Lampung, di Bandarlampung, Senin (4/5/2026). Sekdaprov Lampung membacakan amanat

Anggoro AP
Dewan Pers: Jurnalisme Berkualitas Jadi Pilar Masa Depan Damai dan Adil

Dewan Pers: Jurnalisme Berkualitas Jadi Pilar Masa Depan Damai dan Adil

Jakarta-Spektroom : Peringatan World Press Freedom Day 2026 menjadi momentum strategis bagi dunia pers nasional untuk meneguhkan kembali perannya dalam menjaga demokrasi, memperkuat perdamaian, serta mendorong keadilan sosial di tengah derasnya arus informasi global. Ketua Dewan Pers, Komaruddin Hidayat, menegaskan bahwa jurnalisme berkualitas merupakan fondasi utama dalam membangun masyarakat yang cerdas,

Riswan Idris, Rafles