Trending

Gelar Budaya Dan Karya Anak Bangsa Di UNS, Ajang Ketemu Alumni.

Gelar Budaya Dan Karya Anak Bangsa Di UNS, Ajang Ketemu Alumni.
Gelar Budaya Dan Karya Anak Bangsa Di UNS Dihadiri Menteri Kebudayaan Fadli Zon ( Kamis, 26/03/2026, Dan )

Solo - Spektroom : Gelar Budaya dan Karya Anak Bangsa yang berlangsung ( Kamis 26/03/ 2026 ) di Auditorum GPH Haryo Mataram Kampus UNS Surakarta berlangsung semarak dihadiri ratusan pengunjung termasuk keluarga alumni

Yang cukup istimewa kegiatan yang diinisiasi Keluarga Alumni Fakultas Ilmu Budaya mewarnai Dies Natalis ke 59 UNS ini juga menghadirkan Menteri Kebudayaan Fadli Zon guna mempertegas posisi strategis Perguruan Tinggi sebagai garda terdepan pelestari nilai nilai luhur budaya nasional.

Dalam sambutannya Rektor UNS, Prof. Hartono, menekankan budaya merupakan napas kehidupan bangsa yang menjadi fondasi utama dalam membangun karakter manusia.

Kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi di UNS harus berjalan beriringan dengan pemeliharaan kearifan lokal sesuai visi universitas yang dibuktikan dengan berdirinya Badan Pengembangan Budaya UNS pada tahun 2025 sebagai unit strategis yang berada langsung di bawah pengawasan Rektor untuk mengawal keberlanjutan tradisi di ekosistem kampus.

"Budaya tidak hanya hidup dalam bentuk artefak dan tradisi, tetapi menjadi fondasi membangun peradaban, sehingga pendidikan dan kebudayaan harus selalu berjalan beriringan," Jelas Prof. Hartono.

Di sisi lain gelar budaya juga sebagai simbol pelestarian, dan menjadi etalase transformasi budaya di tengah dinamika digitalisasi global yang semakin kompleks.

Digitalisasi dipandang sebagai peluang besar untuk pengarsipan dan promosi budaya melalui platform media sosial, meski tantangan homogenisasi akibat globalisasi tetap perlu diwaspadai.

Di harapkan, Perguruan Tinggi akan menjadi pusat inovasi yang adaptif guna menjadikan kekayaan budaya Indonesia sebagai kekuatan soft power dalam diplomasi dunia.

Sementara, Dekan Fakultas Ilmu Budaya UNS, Dwi Susanto, dalam laporannya menyampaikan persiapan dilakukan secara intensif selama satu bulan dengan melibatkan seluruh elemen civitas akademika.

Kegiatan "Merajut Pelangi Budaya Nusantara" ini diharapkan menjadi jejak berkelanjutan bagi universitas untuk terus membuka diri bagi publik melalui kegiatan edukatif.

"Dalam kegiatan ini kampus bertemu dengan alumni, ilmu bertemu dengan karya, serta tradisi bertemu kreativitas yang kembali kepada masyarakat dan memberi dampak luas," kata Dwi Susanto.

Selain itu gelar budaya juga nenjadi Momentum silaturahmi alumni lintas angkatan ini sekaligus memperkuat jejaring nasional dalam mendukung program-program pengembangan fakultas ke depannya.

Gelar Budaya dan Karya Anak Bangsa diantaranya menyuguhkan berbagai kegiatan mulai dari pameran koleksi museum, arsip naskah kuno, hingga pameran karya UMKM milik alumni yang tersebar di area auditorium.
(Dan)

Berita terkait

Perkuat Program M4CR, Pemprov Riau Terima Kunjungan Kementerian Kehutanan RI

Perkuat Program M4CR, Pemprov Riau Terima Kunjungan Kementerian Kehutanan RI

Pekanbaru-Spektroom : Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau menggelar pertemuan dan silaturahmi bersama Kementerian Kehutanan (Kemenhut) Republik Indonesia, Jumat (30/10/2026). Pertemuan yang membahas program Mangroves for Coastal Resilience (M4CR) tersebut dipimpin oleh PPIU Manager M4CR Riau, Muhammad Arif Fahrurrozi dan disambut hangat oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Riau, Syahrial Abdi di

Salman Nurmin, Rafles
Bukan Sekedar Mengobati, Plt Gubernur Riau Minta Tenaga Kesehatan Layani Pasien Dengan Hati

Bukan Sekedar Mengobati, Plt Gubernur Riau Minta Tenaga Kesehatan Layani Pasien Dengan Hati

Pekanbaru-Spektroom : Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Riau SF Hariyanto menekankan pentingnya pelayanan kesehatan yang ramah, tulus, dan penuh kepedulian kepada seluruh pegawai RSUD Arifin Achmad Provinsi Riau, khususnya 92 pegawai Badan Layanan Umum Daerah (BLUD) yang baru menerima Surat Keputusan (SK) pengangkatan. Menurutnya, pelayanan kesehatan yang berkualitas tidak hanya ditentukan

Salman Nurmin, Rafles
Wali Kota Tak Ingin Ambon Cuma Bangga Jadi Kota Musik, Pendidikan Musik Dibidik Masuk Semua Sekolah

Wali Kota Tak Ingin Ambon Cuma Bangga Jadi Kota Musik, Pendidikan Musik Dibidik Masuk Semua Sekolah

Ambon–Spektroom : Predikat Ambon sebagai UNESCO City of Music tidak boleh berhenti sebatas pengakuan dunia dan kemeriahan festival. Wali Kota Ambon, Bodewin Wattimena, ingin memastikan identitas musik kota ini tetap hidup melalui lahirnya generasi musisi baru dari bangku sekolah. Salah satu langkah yang disiapkan adalah memperluas pendidikan musik ke seluruh

Eva Moenandar, Pelinus Latuheru