Gempa Bumi Tektonik M 5,9 Guncang Halmahera Barat Tidak Berpotensi Tsunami

Gempa Bumi Tektonik M 5,9 Guncang Halmahera Barat Tidak Berpotensi Tsunami
Sumber BMKG

Ternate - Spektroom : Gempa Bumi Tektonik Magnitudo 5,9 pada Rabu (5/8/2026) pukul 23:50:18 WIB atau pukul 1:50:18 WIT kembali mengguncang wilayah Halmahera Barat, Maluku Utara. Hasil analisis BMKG menunjukkan bahwa gempa bumi ini memiliki parameter update dengan magnitudo M 5.7 pada kedalaman 114 km. Episenter gempa bumi terletak pada koordinat 1.87° LU; 127.40° BT, atau tepatnya berlokasi di laut pada jarak 60 km arah baratlaut Halmahera Barat, Maluku Utara.

Hasil pemodelan tsunami menunjukkan gempa bumi ini TIDAK BERPOTENSI TSUNAMI.

Direktur Gempa bumi dan Tsunami BMKG, Wijayanto menyampaikan dengan memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenternya, gempa bumi yang terjadi merupakan jenis gempa bumi menengah akibat aktivitas deformasi batuan dalam Lempeng Laut Maluku.

Berdasarkan laporan dari masyarakat, gempa bumi ini dirasakan dengan skala intensitas II MMI (Getaran dirasakan oleh beberapa orang, benda-benda ringan yang digantung bergoyang) di Manado, Minahasa, Tomohon dan Minahasa Utara,
Hasil pemodelan tsunami menunjukkan bahwa gempa bumi tektonik ini Tidak berpotensi Tsunami.


Hingga tanggal 6 Agustus 2026 pukul 00:30 WIB atau pukul 02:30 WIT, hasil monitoring BMKG menunjukan tidak adanya aktivitas gempa bumi susulan (aftershock). BMKG terus memonitor aktivitas gempa bumi susulan serta menyampaikan pemutakhiran informasi kepada stakeholder dan masyarakat.


Kepada masyarakat diminta untuk tetap tenang dan tidak terpengaruh oleh isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya. Menghindari dari bangunan yang retak atau rusak diakibatkan oleh gempa bumi.
Pastikan informasi resmi hanya bersumber dari BMKG yang disebarkan melalui kanal komunikasi resmi yang telah terverifikasi seperti media sosial @infoBMKG, website www.bmkg.go.id atau https://inatews.bmkg.go.id/web/detail?name=20260805235246&day=578, dan Mobile Apps infobmkg atau wrs-bmkg.
Sampai berita ini di publish tidak ada laporan kerusakan maupun korban jiwa akibat dari gempa bumi tersebut.

Berita terkait

Anggota DPRD Diduga Bawa 3 Kg Emas, Diamankan Ditreskrimsus Polda Kalbar

Anggota DPRD Diduga Bawa 3 Kg Emas, Diamankan Ditreskrimsus Polda Kalbar

Pontianak-Spektroom : Penangkapan seorang pria berinisial MA alias Ari yang diduga membawa sekitar tiga kilogram emas mentah oleh Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Kalimantan Barat memicu sorotan publik. Pasalnya, MA disebut-sebut merupakan oknum anggota DPRD Kabupaten Sintang dari Fraksi Partai Golkar. Ari diamankan aparat Subdit IV Ditreskrimsus Polda Kalbar pada

Apolonius Welly, Rafles
Pantau PLTU Asam Asam Ombudsman Kalsel Harap Perbaikan Selesai Lebih Cepat

Pantau PLTU Asam Asam Ombudsman Kalsel Harap Perbaikan Selesai Lebih Cepat

Tanah Laut, Kalsel-Spektroom : Ombudsman RI Perwakilan Provinsi Kalimantan Selatan menindaklanjuti laporan masyarakat yang diterima terkait pemadaman listrik bergilir di sejumlah wilayah Kalimantan Selatan. Siaran Pers Ombudsman Kalsel yang diterima Rabu (5/8/2026) menyebutkan Hadi Rahman, selaku Kepala Perwakilan Ombudsman RI Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel), beserta Tim Pemeriksaan melakukan peninjauan

Junaidi, Afrizal Aziz