Trending

Grebeg Suran Baturaden, Panggung Budaya yang Menggerakkan Ekonomi Rakyat

Grebeg Suran Baturaden, Panggung Budaya yang Menggerakkan Ekonomi Rakyat
Sejak pagi pelaku UMKM menyiapkan dagangannya menyambut wisatawan.(Foto : Bian Pamungkas).

Baturaden-Spektroom : Sebelum matahari benar-benar meninggi, kawasan Lokawisata Baturaden sudah dipenuhi kesibukan. Penjor dan umbul-umbul berjajar di sepanjang jalan, menyambut ribuan wisatawan yang datang untuk mengikuti Grebeg Suran, Minggu (12/7/2026).

Namun, di balik semarak budaya itu, ada harapan yang diam-diam ikut tumbuh di setiap lapak UMKM.
Warti, pedagang makanan ringan, tampak sibuk melayani pembeli yang silih berganti. Sejak pagi, tangannya nyaris tak berhenti membungkus pesanan.

Baginya, Grebeg Suran bukan sekadar pesta budaya, melainkan momen yang dinanti untuk memperbaiki penghasilan keluarga.

"Hari biasa saya paling membawa pulang sekitar Rp200 ribu. Melihat pengunjung sebanyak ini, mudah-mudahan dagangan saya laku lebih banyak," ujarnya penuh harap.

Harapan serupa dirasakan Warsiyem, pedagang kupat pecel yang lapaknya dipadati pembeli. Menjelang pukul 14.00 WIB, sebagian besar dagangannya sudah habis.

"Ini hampir jam dua siang, dagangan saya sudah hampir habis," katanya sambil tersenyum lebar.

Pecel dan Mendoan banyak diminati wisatawan. (Foto : Bian Pamungkas).

Pemandangan seperti itu terlihat di hampir setiap sudut kawasan wisata. Aroma sate, mendoan, pecel, hingga jajanan tradisional bercampur dengan riuh tawa pengunjung yang menikmati suasana Grebeg Suran.

Koordinator Lokawisata Baturaden, Agus Riyanto, mengatakan penyelenggaraan Grebeg Suran tidak hanya menghadirkan hiburan budaya, tetapi juga menjadi penggerak ekonomi masyarakat.

Sebanyak 365 pelaku UMKM yang berada di dalam kawasan wisata dan sekitar 500 pedagang di luar kawasan ikut meramaikan kegiatan tersebut. Totalnya diperkirakan mencapai 800 hingga 1.000 pedagang, termasuk pedagang musiman.

Ia memperkirakan jumlah pengunjung pada Grebeg Suran tahun ini mencapai sekitar 5.000 orang meningkat hampir dua kali lipat dibanding hari biasa yang berkisar 2.000 pengunjung.

Kondisi itu diharapkan mampu meningkatkan pendapatan para pedagang hingga sekitar Rp200 ribu per hari, lebih tinggi dibanding hari biasa yang berkisar Rp100 ribu hingga Rp150 ribu.

Asisten Perekonomian dan Pembangunan Sekretariat Daerah Kabupaten Banyumas, Junaedi, menilai meningkatnya kunjungan wisata akan memberikan dampak langsung bagi pelaku UMKM sekaligus memperkuat sektor pariwisata daerah.

Menurutnya, keberhasilan pariwisata tidak hanya bergantung pada keindahan destinasi, tetapi juga pelayanan seluruh ekosistemnya, mulai dari pedagang, pelaku wisata, hingga masyarakat sekitar.

Dengan pelayanan yang ramah, wisatawan akan merasa betah dan terdorong untuk kembali berkunjung.

Senada dengan itu, Anggota Komisi VII DPR RI, Siti Mukaromah menyebut Baturaden telah menunjukkan bagaimana pariwisata dapat berkembang sebagai sebuah ekosistem.

Destinasi wisata tidak hanya menjaga budaya, tetapi juga menghidupkan ekonomi kreatif, UMKM, transportasi, hingga membuka peluang kesejahteraan masyarakat.

Di Baturaden, Grebeg Suran akhirnya bukan hanya menjadi perayaan datangnya Tahun Baru Islam. Di balik gemerlap budaya dan ramainya wisatawan, ada senyum para pedagang kecil yang berharap rezekinya ikut bertambah.

Sebab, setiap pengunjung yang datang bukan sekadar menyaksikan tradisi, melainkan juga menjadi bagian dari roda ekonomi yang terus berputar bagi masyarakat lereng Gunung Slamet.

Berita terkait

Bedah Ranperda Keolahragaan Sumbar, 118 Pasal Disiapkan untuk Lindungi Insan Olahraga

Bedah Ranperda Keolahragaan Sumbar, 118 Pasal Disiapkan untuk Lindungi Insan Olahraga

Padang-Spektroom : Sebanyak 118 pasal dalam Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) tentang Penyelenggaraan Keolahragaan Sumatera Barat mulai dikaji secara terperinci oleh Komisi V DPRD Sumbar bersama mitra kerja. Pembahasan diarahkan untuk menghasilkan regulasi yang memberikan kepastian hukum sekaligus memperkuat pembinaan olahraga di daerah. Pembahasan berlangsung alot melalui rapat kerja di Ruang

Rafles
Warga Galang Sampaikan Aspirasi Pelayanan kepada Pemko Batam

Warga Galang Sampaikan Aspirasi Pelayanan kepada Pemko Batam

Batam–Spektroom : Sejumlah Aspirasi masyarakat Kecamatan Gatang disamaikan kepada Walikota Batam terkait pemerataan layanan air bersih, perbaikan infranstruktur jalan, hingga peningkatan kesejahteraan masyarakat. Aspirasi yang disampaikan melalui Ketua Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM) Kecamatan Galang, Nazaruddin, dalam kegiatan silaturahmi bersama RT, RW, LPM, dan tokoh masyarakat di halaman Kantor Camat Galang,

Desmawati, Rafles