Gubernur Ahmad Luthi Pastikan Jalan Provinsi Aman dan Nyaman Dilewati Warga

Gubernur Ahmad Luthi Pastikan Jalan Provinsi Aman dan Nyaman Dilewati Warga
Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi bersama Kepala DPU BMCK Jateng, Hanung Triyono, melakukan sidak peninjauan ruas jalan Provinsi, Jumat (26/12/2025).

Spektroom: Sepuluh bulan sejak Ahmad Luthfi dan Taj Yasin Maimoen memimpin Jawa Tengah, infrastruktur jalan menjelma salah satu wajah paling kasat mata dari arah pembangunan yang ditempuh.

Pemerintah Provinsi Jawa Tengah mencatat, hingga akhir 2025, sebanyak 94,01 persen jalan provinsi berada dalam kondisi mantap. Perolehan angka yang tidak lahir dalam semalam.

Untuk memastikannya, Wakil Gubernur Taj Yasin Maimoen menapaki ruas Jalan Sokaraja-Kalimanah, Kabupaten Banyumas, pada Selasa (23/12/2025).

Di jalur yang kerap menjadi pintu masuk wisatawan menuju kawasan pegunungan itu, aspal tampak mulus, marka jalan jelas, dan kendaraan melaju tanpa hentakan berarti.

Pada momen libur Natal dan Tahun Baru, jalan bukan sekadar infrastruktur, melainkan penentu kenyamanan perjalanan, sekaligus wajah kesiapan daerah menyambut arus wisata dan silaturahmi keluarga.

“Dengan kondisi jalan seperti ini, warga bisa menikmati liburan di Jawa Tengah dengan nyaman,” kata Taj Yasin.

Bagi warga setempat, perbaikan jalan bukan hanya soal kenyamanan berkendara. Abdul, warga Banyumas, merasakan langsung dampaknya.

“Sekarang jalannya enak dilewati. Lalu lintas lancar, pasti berpengaruh ke aktivitas warga dan usaha juga,” tuturnya.

Sepanjang 2025, Dinas Pekerjaan Umum, Bina Marga dan Cipta Karya (DPU BMCK) Jawa Tengah menuntaskan 27 paket peningkatan jalan senilai Rp484,65 miliar.

Di saat bersamaan, 52 paket rehabilitasi dan pemeliharaan jalan, serta jembatan senilai Rp315,42 miliar, digelar hampir di seluruh penjuru provinsi.

“Total pembenahan jalan dan jembatan provinsi mencapai panjang 2.440,12 kilometer. Hingga triwulan keempat 2025, kondisi jalan provinsi sudah mencapai 94,01 persen mantap,” ujar Kepala DPU BMCK Jateng, Hanung Triyono, Jumat (26/12/2025).

Sejumlah jalur strategis mendapat prioritas. Ruas Semarang-Godong, misalnya, menjadi jalur penting saat Pantura Kaligawe terendam banjir dan juga Jalan Brigjen Sudiarto di Kota Semarang, masuk daftar pembenahan.

“Paket peningkatan Semarang–Godong di wilayah Mranggen sudah selesai. Jalan Brigjen Sudiarto di dalam kota juga sudah rampung dan aman dilalui,” kata Hanung.

Namun, musim hujan menjadi ujian tersendiri terhadap daya tahan jalan bisa turun 1–2 persen, terutama pada perkerasan lama.

Karena itu, DPU BMCK menyiagakan tim reaksi cepat di sembilan Balai Pengelolaan Jalan untuk rutin memantau kondisi lapangan. Jika ada lubang yang muncul ditargetkan tertangani maksimal 1 x 24 jam.

“Target jalan bebas lubang sesuai arahan gubernur, terus kami jaga. Lubang baru bisa muncul karena hujan, tapi tetap langsung kami tangani,” ujarnya.

Dari Brebes-Bantarsari-Tegal-Slawi-Jatinegara, hingga Pemalang-Randudongkal, lalu bercabang ke selatan menuju Belik-Purbalingga, atau ke timur arah Sukorejo-Plantungan, semuanya dalam kondisi layak.

Berita terkait