Trending

KONI Sumbar Tindaklanjuti Hasil Monev Pelatprov

KONI Sumbar Tindaklanjuti Hasil Monev Pelatprov
KONI Sumbar tindaklanjuti Hasil Monev Pelatprov. (Foto: jiga)

Padang-Spektroom : Komite Olahraga Nasional Indonesia Sumatera Barat (KONI Sumbar) melakukan monitoring dan evaluasi (monev) terhadap pelaksanaan Pemusatan Latihan Provinsi (Pelatprov) sebagai bagian dari persiapan atlet menghadapi berbagai agenda olahraga ke depan. Monitoring dilakukan dengan turun langsung ke sejumlah lokasi latihan untuk melihat pelaksanaan program pembinaan yang tetap berjalan selama bulan Ramadan. Saat ini program Pelatprov KONI Sumbar melibatkan 153 atlet dan 50 pelatih yang terbagi dalam empat kategori pembinaan, yaitu andalan, prioritas, potensial, dan binaan khusus. Untuk memaksimalkan evaluasi, tim monitoring dibagi menjadi tiga kelompok sesuai karakter cabang olahraga, yakni tim cabang olahraga bela diri, olahraga terukur/akurasi, serta olahraga permainan. Wakil Ketua Umum II KONI Sumbar, Dr. Septri, mengatakan kegiatan monitoring ini bertujuan memastikan program latihan tetap berjalan optimal meski atlet menjalani latihan di tengah bulan puasa. “Tim monev sudah turun langsung ke lapangan untuk melihat kondisi latihan para atlet selama Ramadan. Dari pemantauan tersebut, ada beberapa hal yang perlu dilakukan penyesuaian agar program latihan tetap berjalan maksimal,” ujar Septri, Senin (16/3/2026). Menurutnya, hasil monitoring tersebut akan segera ditindaklanjuti melalui penyusunan regulasi dan langkah teknis agar proses latihan lebih efektif. “Kita akan menyiapkan regulasi dan langkah-langkah penyesuaian dari hasil evaluasi di lapangan. Harapannya, pada bulan depan seluruh penyesuaian ini sudah bisa diterapkan dengan baik,” jelasnya. Sementara itu, Ketua Pelatprov KONI Sumbar, Dr. Risky Syahputra, menegaskan bahwa kegiatan monitoring dan evaluasi merupakan bagian penting dari sistem pembinaan atlet. Menurutnya, evaluasi ini menjadi dasar bagi KONI Sumbar untuk menyesuaikan program latihan, baik dari sisi metode, jadwal latihan, hingga kondisi fisik atlet selama Ramadan. “Monitoring ini menjadi bahan evaluasi untuk memastikan program latihan tetap berjalan efektif. Kita ingin seluruh atlet Pelatda tetap berada dalam kondisi siap menghadapi berbagai agenda kompetisi,” kata Risky. Risky menambahkan, hasil monitoring tersebut akan menjadi acuan bagi KONI Sumbar dalam memperkuat sistem pembinaan agar target prestasi olahraga Sumatera Barat dapat tercapai. (RRE/jiga)

Berita terkait

Santriwati Bengkalis Raih Juara 2 Santrivision Nasional 2026 Lewat Inovasi Pesantren Zero-Abuse

Santriwati Bengkalis Raih Juara 2 Santrivision Nasional 2026 Lewat Inovasi Pesantren Zero-Abuse

Bengkalis-Spektroom: Generasi muda asal Kabupaten Bengkalis, Riau, kembali menorehkan prestasi membanggakan di kancah nasional. Tiga santriwati Pondok Pesantren Agribisnis Muhammadiyah Nawawi Djamil Duri, Kabupaten Bengkalis, sukses meraih Juara 2 Lomba Santrivision 2026 Tingkat Nasional. Ajang bergengsi yang diselenggarakan oleh Kementerian Agama Republik Indonesia ini digelar di Masjid Istiqlal, Jakarta,

Salman Nurmin, Heriyoko
Miss Universe Singapore 2026 Ajak Anak-anak Rumah Yatim Kaliurang Berani Bermimpi dan Percaya Diri

Miss Universe Singapore 2026 Ajak Anak-anak Rumah Yatim Kaliurang Berani Bermimpi dan Percaya Diri

Sleman-Spektroom : Gelar Miss Universe tidak hanya menjadi kebanggaan di panggung kecantikan, tetapi juga menjadi kesempatan untuk berbagi inspirasi dan kepedulian. Hal itu ditunjukkan Miss Universe Singapore 2026, Vion Tan, saat mengunjungi Rumah Yatim Kaliurang, Kabupaten Sleman, Sabtu (31/10/2026). Dalam kunjungan sosial tersebut, Vion mengajak anak-anak penghuni

Fatmawaty, Bian Pamungkas