Duka di Balik Belantara Landak: Teka-Teki Penemuan Jasad Ibu dan Anak

Duka di Balik Belantara Landak: Teka-Teki Penemuan Jasad Ibu dan Anak
Evakuasi korban pembunuhan dan perampokan setelah ditemukan di TKP . Jenazah di bawa ke RS Landak untuk di visum. Foto: Humas Polsek Kuala Behe Landak.

Landak - Spektroom : Kesunyian di tengah hamparan kebun sawit dan belantara Kecamatan Kuala Behe, Kabupaten Landak, mendadak berubah menjadi duka mendalam. Penemuan jasad seorang ibu dan anaknya dalam kondisi mengenaskan memicu perhatian luas dari masyarakat Kalimantan Barat.

Korban diketahui bernama Asniwati (39) dan putrinya Dina Oktavia (4). Keduanya dilaporkan hilang sejak Jumat siang sebelum akhirnya ditemukan tak bernyawa setelah pencarian melibatkan keluarga, warga, aparat desa, Babinsa, dan kepolisian.

Berdasarkan laporan awal keluarga, uang tunai sebesar Rp135 juta dan emas seberat 30 gram dilaporkan hilang.

Hingga saat ini, penyebab pasti kematian kedua korban masih diselimuti misteri. Aparat kepolisian dari Polres Landak terus bergerak cepat di lapangan untuk mengumpulkan serpihan petunjuk.

Langkah Penyelidikan Polisi:

Olah TKP: Petugas masih menelusuri jejak-jejak fisik di lokasi kejadian.

Saksi Mata: Pengumpulan keterangan dari para saksi terus dilakukan.

Medis: Penyidik menunggu hasil visum resmi dari RSUD Landak

Belum Ada Tersangka

Pihak kepolisian menegaskan bahwa hingga detik ini belum ada individu yang ditetapkan sebagai tersangka. Proses hukum bergerak hati-hati demi mengungkap fakta yang sebenarnya berdasarkan bukti-bukti ilmiah (scientific crime investigation).

Publik kini terus mengawal perkembangan kasus ini, berharap kabut misteri di belantara Kuala Behe segera terkuak secara terang benderang.

Berita terkait

JASMERAH dari Negeri Bekas Penjajah: Ketika Eropa Merawat Ingatan, Kita Justru Melupakannya

JASMERAH dari Negeri Bekas Penjajah: Ketika Eropa Merawat Ingatan, Kita Justru Melupakannya

Oleh: Syafarudin Daeng Usman. Harlem Belanda-Spektroom : Di tengah derasnya arus digital yang mengubah hampir seluruh cara manusia berkomunikasi, sebuah pemandangan sederhana justru memantik renungan panjang. Di sudut-sudut kota tua di Italia, mulai dari Milan hingga Roma, masih berdiri kokoh bilik-bilik telepon koin. Benda yang bagi sebagian masyarakat Indonesia mungkin hanya

Apolonius Welly, Rafles
Hadiri Syukuran Gereja Toraja di Batam, Nyanyang Haris Puji Toleransi Kepri

Hadiri Syukuran Gereja Toraja di Batam, Nyanyang Haris Puji Toleransi Kepri

Batam - Spektroom : Wakil Gubernur Kepulauan Riau (Kepri), Nyanyang Haris Pratamura, menghadiri perayaan Syukuran Tahunan Gereja Toraja Jemaat Batam Center di Gedung Sosialisasi Tongkonan Batam, Sabtu (8/8/2026). Dalam sambutannya, Nyanyang menyampaikan bahwa perayaan syukur tahunan ini merupakan momentum penting untuk memperkuat kehidupan rohani sekaligus mempererat tali persaudaraan antarumat

Desmawati, Heriyoko