Gubernur Lampung Akan Pimpin Rapat Bahas Mitigasi TNWK

Gubernur Lampung Akan Pimpin Rapat Bahas Mitigasi TNWK
Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djauzal (Kanan) (Foto Dok. Spektroom).

Spektroom - Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djauzal hari ini hanya beraktifitas di Kantornya, terbukti dalam Agenda Gubernur Lampung hari ini, Senin, 16 Februari 2026, Gubernur Mirza akan memimpin Rapat Pembahasan Mitigasi dan Penanganan Interaksi Negatif di Kawasan Taman Nasional Way Kambas.

Kegiatan yang akan berlangsung pada pukul 13. 00 WIB tersebut berlangsung di Ruang Rapat Utama Kantor Gubernur Lampung di Bandarlampung.

Dari penelusuran Spektroom diketahui, mitigasi dan penanganan interaksi negatif di Taman Nasional Way Kambas (TNWK) dilakukan melalui pendekatan terpadu, menggabungkan penguatan infrastruktur fisik (tanggul/kanal), pemulihan habitat, dan pemantauan satwa menggunakan GPS Collar.

Langkah strategis meliputi patroli intensif, penggunaan Elephant Response Unit (ERU), serta kolaborasi dengan Masyarakat Mitra Polhut (MMP) untuk meminimalisir konflik gajah-manusia.

Merujuk pada Agenda Gubernur Lampung, pada pukul 13.30 WIB, Kepala Dinas Komunikasi Informatika dan Statistik (Diskominfotik) Provinsi Lampung Ganjar Jationo akan menghadiri dan menyampaikan sambutan Gubernur pada Acara Pelantikan Pengurus Himpunan Mahasiswa Islam Cabang Bandar Lampung Periode 2025- 2026.

Pelantikan yang mengusung tema “Transformasi Himpunan Mahasiswa Islam Sebagai Manifesto Khittah Perjuangan dalam Gerakan Intelektual Progresif yang Adaptif Menuju Generasi Emas 2045” akan berlangsung di Balai Keratun Lantai III, Kantor Gubernur Lampung di Bandarlampung.(@Ng).

Berita terkait

Sebelum Bendungan Lausimeme Terisi  Penuh Menteri Dody Pastikan Jembatan Akses Desa Rampung

Sebelum Bendungan Lausimeme Terisi Penuh Menteri Dody Pastikan Jembatan Akses Desa Rampung

Spektroom — Menteri Pekerjaan Umum pastikan jembatan akses desa selesai sebelum pengisian Bendungan Lausimeme penuh.  Pentingnya penyelesaian infrastruktur pendukung berupa jembatan penghubung antar desa di sekitar bendungan guna memastikan akses masyarakat tetap terjaga saat bendungan terisi penuh. Penegasan tersebut disampaikan Menteri Pekerjaan Umum (PU) Dody Hanggodo saat meninjau Bendungan Lausimeme yang

Nurana Diah Dhayanti