Gubernur Maluku Dukung Matheos Berhitu, Atlet Atletik Menuju Bangkok

Gubernur Maluku Dukung Matheos Berhitu, Atlet Atletik Menuju Bangkok
Gubernur Maluku, Hendrik Lewerissa menerima atlet atletik asal Maluku, Matheos Berhitu, di ruang kerjanya,kamis 27/8/2026 foto Eva. M

Ambon-Spektroom : Gubernur Maluku, Hendrik Lewerissa menerima atlet atletik asal Maluku, Matheos Berhitu, di ruang kerjanya, Kantor Gubernur Maluku. Pertemuan tersebut menjadi momentum untuk memperkuat dukungan Pemerintah Provinsi Maluku terhadap atlet berprestasi yang membawa nama daerah dan Indonesia di tingkat nasional maupun internasional, Kamis (27/8/2026).

Dalam pertemuan itu, Lewerissa menegaskan bahwa atlet berprestasi harus mendapat perhatian dan pendampingan secara serius. Menurutnya, keberhasilan atlet Maluku tampil di panggung internasional merupakan kebanggaan bagi daerah sekaligus Indonesia.

“Saya mendukung atlet-atlet berprestasi tanpa terkecuali di Maluku. Begitu pun dengan saudara kita Matheos Berhitu. Saya dan masyarakat Maluku tentu bangga punya seorang seperti Matheos Berhitu,” kata Lewerissa.

Lewerissa mengaku terus mengikuti kiprah Matheos dalam berbagai kompetisi lari, baik di tingkat nasional maupun internasional.

“Saya senang sekali dan terus memantau setiap ada event lari nasional maupun internasional, Matheos selalu ikut,” ujarnya.

Karena itu, Gubernur meminta Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Maluku memberikan pendampingan yang serius kepada atlet-atlet berprestasi, termasuk Matheos.

“Saya minta Pak Kadis untuk mendampingi ketat atlet-atlet kita. Matheos juga harus diperhatikan dan kita terus mendukung. Pemerintah Provinsi Maluku mendukung,” tegasnya.

Lewerissa menyadari keterbatasan fiskal daerah menjadi salah satu tantangan dalam pengembangan olahraga. Meski demikian, ia memastikan dukungan terhadap atlet tetap diberikan, termasuk melalui dukungan pribadi.

“Fiskal keuangan daerah sama-sama kita ketahui. Sehingga bentuk support saya secara pribadi untuk mendukung langkah atlet Matheos ke depan. Saya bantu untuk pembinaan secara pribadi, dipergunakan secara bijak untuk mengharumkan nama Maluku di kancah internasional,” katanya.

Kepala Dispora Maluku Sandi A. Wattimena mengatakan pihaknya siap menindaklanjuti arahan Gubernur untuk memastikan atlet-atlet berprestasi mendapat pendampingan dan ruang untuk berkembang.

“Sebagaimana amanat Bapak Gubernur Maluku, kami di Dinas Pemuda dan Olahraga akan mengawal atlet-atlet kita. Kami mendukung Matheos dan selalu memberikan ruang,” kata Sandi.

Sandi menjelaskan, cabang olahraga yang ditekuni Matheos belum terbentuk secara khusus di Maluku dan belum tercantum sebagai cabang olahraga di KONI Maluku. Namun, kondisi tersebut tidak menjadi alasan untuk mengabaikan atlet yang telah menunjukkan prestasi di tingkat internasional.

“Kehadiran saya bersama Matheos dan tim official kepada Gubernur hari ini untuk melaporkan prestasi yang baru diraih bulan lalu sekaligus agenda internasional yang akan dihadapi bulan depan,” ujarnya.

Menurutnya, pendampingan perlu dilakukan secara berkelanjutan, terutama bagi atlet yang memiliki rekam prestasi serta agenda kompetisi di tingkat internasional.

Dalam pertemuan tersebut, Matheos melaporkan prestasi terbarunya kepada Gubernur sekaligus menyampaikan persiapan menghadapi kompetisi berikutnya di Bangkok, Thailand, September 2026.

Matheos hadir bersama Kepala Dispora Maluku Sandi A. Wattimena dan tim manajemennya. Ia melaporkan keberhasilannya meraih medali emas pada 14th Sabah Masters Athletics Open Championships (SAMOC) 2026 di Kota Kinabalu, Sabah, Malaysia, 12–14 Juni 2026.

Pada kejuaraan tersebut, Matheos tampil di nomor jalan cepat 5.000 meter kategori usia 50–54 tahun dan mencatat waktu 27 menit 08 detik. Catatan tersebut mengantarkannya ke podium tertinggi sekaligus menambah prestasi atlet Maluku di arena internasional. (EM)

Berita terkait

Ditengah Keterbatasan Lahan, Pelajar SMAN 69 Pulau Pramuka Panen Hidroponik

Ditengah Keterbatasan Lahan, Pelajar SMAN 69 Pulau Pramuka Panen Hidroponik

Jakarta – Spektroom: Bertani ternyata tidak selalu membutuhkan hamparan tanah yang luas. Di tengah keterbatasan lahan Pulau Pramuka, Kepulauan Seribu, para pelajar SMAN 69 justru menemukan cara lain untuk belajar menghasilkan pangan. Melalui budi daya hidroponik, para siswa belajar menanam, merawat hingga memanen sayuran langsung di lingkungan sekolah. Suasana sekolah pun

Irvan Idris Saleh, Nurana Diah Dhayanti
Ketika Kepedulian Berawal dari Rumah, Kader PKK Gerakkan Bulan Dana PMI Jaksel

Ketika Kepedulian Berawal dari Rumah, Kader PKK Gerakkan Bulan Dana PMI Jaksel

Jakarta – Spektroom: Kepedulian terhadap sesama tidak selalu lahir dari langkah besar. Kadang, ia tumbuh dari rumah-rumah sederhana, dari percakapan antarwarga, hingga dari tangan para kader yang setiap hari bersentuhan langsung dengan kehidupan masyarakat. Semangat itulah yang ingin dibangun Pemerintah Kota Administrasi Jakarta Selatan bersama Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga

Irvan Idris Saleh, Nurana Diah Dhayanti