Guru Besar UNEJ Menggagas Penguatan Hukum Ekonomi Demi Keadilan Sosial

Guru Besar UNEJ Menggagas Penguatan Hukum Ekonomi Demi Keadilan Sosial
Prof. Ermanto Fahamsyah, Guru Besar Bidang Hukum Ekonomi FH UNEJ

Spektroom - Universitas Jember (UNEJ) kembali berkontribusi dalam keilmuan strategis nasional dengan dikukuhkannya Prof. Dr. Ermanto Fahamsyah, S.H., M.H. sebagai Guru Besar dalam bidang Hukum Ekonomi dari Fakultas Hukum (FH). Dalam pidato ilmiahnya yang bertajuk “Penguatan Sistem Hukum Perkelapasawitan di Indonesia”, Prof. Ermanto menyoroti pentingnya pembenahan menyeluruh terhadap regulasinya dan kelembagaan industri sawit di Indonesia. Gagasan ini muncul dari kepedulian terhadap ketimpangan sistem hukum yang mengatur salah satu komoditas andalan ekspor Indonesia. Menurut Prof. Ermanto, pembentukan undang-undang khusus tentang perkelapasawitan dan Badan Pengelola Perkelapasawitan yang terintegrasi langsung di bawah Presiden merupakan solusi konkret dalam memperkuat posisi kelapa sawit dalam perekonomian nasional, sekaligus menuntaskan berbagai permasalahan hukum yang mengiringinya. Inspirasi Prof. Ermanto dalam mendalami Hukum Ekonomi banyak dipengaruhi oleh sosok hebat dari bidang serupa. “Ketika menjalani masa kuliah Magister (S2) Ilmu Hukum dan Doktor (S3) Ilmu Hukum di Universitas Indonesia, saya bertemu dengan sosok ilmuwan dan begawan Hukum Ekonomi di Indonesia, yaitu Prof. Erman Rajagukguk, S.H., LL.M., Ph.D. Melalui beliau semakin memperkuat keinginan saya untuk terus belajar dan memperdalam Hukum Ekonomi,” ungkapnya. Prof. Ermanto juga mengungkapkan kebanggaannya saat hasil pemikiran dan karyanya dimanfaatkan oleh kementerian, lembaga negara, maupun dunia usaha dalam kegiatan penelitian dan pengabdian masyarakat. Ia mengakui bahwa tantangan besar dalam mendalami Hukum Ekonomi terletak pada sifatnya yang interdisipliner dan dinamis, seperti halnya perkembangan perdagangan internasional. Sebagai akademisi, ia juga harus menyeimbangkan pengajaran, penelitian, pengabdian, dan tugas administrasi. “Namun, saya memandang tantangan-tantangan tersebut sebagai sebuah pemacu diri saya untuk lebih mendalaminya lagi,” terangnya. Rekam jejak Prof. Ermanto juga tak lepas dari dukungan keluarga. Orang tuanya menanamkan semangat pendidikan tinggi yang kini diwujudkan melalui gelar profesor yang diraihnya dengan penuh dedikasi. Prof. Ermanto juga menyampaikan harapan besar terhadap peran Hukum Ekonomi sebagai instrumen keadilan sosial. “Salah satu tujuan dan fungsi hukum yaitu untuk mewujudkan keadilan, maka sangat jelas bahwa Hukum Ekonomi adalah salah satu ujung tombak yang bertujuan dan berfungsi dalam mengatasi masalah kesenjangan atau ketimpangan ekonomi dan sosial di masyarakat dan atas cita-cita itu juga saya ingin menghibahkan diri saya dengan menggeluti bidang kepakaran di bidang Hukum Ekonomi,” harapannya. Melalui ini, Prof. Ermanto telah berkontribusi dalam pengembangan Hukum Ekonomi di Indonesia serta memberikan solusi nyata bagi penguatan kebijakan hukum yang sejalan dengan dinamika perekonomian global. (Budi s)

Berita terkait

DKI Jakarta Kembali Menjadi Daerah Dengan Realisasi Investasi Terbesar di Indonesia

DKI Jakarta Kembali Menjadi Daerah Dengan Realisasi Investasi Terbesar di Indonesia

Jakarta – Spektroom : Provinsi DKI Jakarta kembali menegaskan posisinya sebagai tujuan investasi utama di Indonesia. Berdasarkan data Kementerian Investasi dan Hilirisasi/Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) RI, realisasi investasi di Jakarta pada Triwulan II 2026 mencapai Rp94,9 triliun atau menyumbang 18,5 persen dari total investasi nasional. Capaian tersebut menempatkan

Irvan Idris Saleh, Nurana Diah Dhayanti
Pembangunan Jembatan gantung Saballang Masuki Tahap Pemasangan Tali Sling

Pembangunan Jembatan gantung Saballang Masuki Tahap Pemasangan Tali Sling

Jeneponto –Spektroom : Pembangunan Jembatan Gantung Sungai Saballang yang menghubungkan Kelurahan Benteng dan Kelurahan Pallengu, Kecamatan Bangkala, Kabupaten Jeneponto, terus menunjukkan perkembangan yang menggembirakan. Pemasangan tali sling mulai dikerjakan pada Jumat (17/7/2026), menandai dimulainya salah satu tahapan paling vital dalam pembangunan jembatan program Presiden Republik Indonesia melalui TNI AD

Yahya Patta, Nurana Diah Dhayanti
Capaian D3 Tehnik Kardiovascular Unimerz Makassar Buktikan Kualitas Menjawab Dunia Kerja

Capaian D3 Tehnik Kardiovascular Unimerz Makassar Buktikan Kualitas Menjawab Dunia Kerja

Makassar - Spektroom : 13 mahasiswa aktif Program Studi D3 Teknik Kardiovaskular (TKV) Universitas Megarezky (Unimerz) diterima kerja di Perusahaan Kesehatan di Pulau Jawa yang nantinya. bertugas di RS Jantung Hasna Medika Kuningan.Mereka dinyatakan lolos setelah mengikuti walk in interview dan penjaringan beasiswa mahasiswa diselenggarakan Unimerz bekerja sama dengan RS

Yahya Patta, Nurana Diah Dhayanti
ссс