Hadapi Tantangan Perubahan Iklim, UMI Makassar Targetkan Pembukaan S3 Teknik Sipil

Hadapi Tantangan Perubahan Iklim, UMI Makassar Targetkan Pembukaan S3 Teknik Sipil
Foto : Tim Evaluator Dikti lakukan evaluasi lapangan di Pascasarjana umi ( Yahya Patta )

Makassar- Spektroom :Program Pascasarjana (PPs) Universitas Muslim Indonesia (UMI) Makassar selangkah lagi akan membuka Program Studi (Prodi) Doktor (S3) Teknik Sipil. Pembukaan prodi baru ini merupakan bagian dari langkah transformasi untuk menghadapi perkembangan zaman yang sangat cepat.

Hal tersebut ditegaskan oleh Direktur PPs UMI, Prof. Dr. H. La Ode Husen, S.H., M.Hum., di hadapan Tim Evaluator Direktorat Kelembagaan Dikti. Pertemuan ini berlangsung saat Evaluasi Lapangan Usul Pembukaan Prodi Doktor Teknik Sipil di Kampus PPs UMI, Kamis (18/6/2026).

"Pembukaan prodi Doktor Teknik Sipil ini bukan hanya untuk menghasilkan lulusan, tetapi juga melahirkan pemikir, peneliti, dan pemimpin masa depan," ujar Prof. La Ode Husen.

Ia menambahkan, tantangan infrastruktur di masa depan membutuhkan Sumber Daya Manusia (SDM) yang kompeten. Terutama, para ahli yang paham akan perubahan iklim, pembangunan kota berkelanjutan, serta pengurangan risiko bencana.

Rektor UMI Makassar, Prof. Dr. H. Hambali Thalib, S.H., M.H., menyambut baik kehadiran tim penguji tersebut. Menurutnya, evaluasi ini menjadi momentum penting untuk mendapatkan masukan yang objektif dan membangun.

"Evaluasi ini bukan sekadar pemenuhan kebutuhan administratif. Ini adalah bagian dari komitmen UMI untuk menghadirkan pendidikan doktor yang berkualitas, relevan, dan berdaya saing global," tegas Rektor.

Di sisi lain, perwakilan Evaluator Lapangan, Prof. Dr. Ir. Muhammad Mukhlisin, M.T., menjelaskan bahwa setiap prodi baru wajib memenuhi standar mutu yang ketat. Ketersediaan SDM dan kontribusi nyata bagi ilmu pengetahuan menjadi poin utama. Ia mengakui proses pengusulan prodi ini memakan waktu cukup lama, namun timnya akan tetap melakukan penilaian secara objektif.

Dukungan juga datang dari Kepala LLDIKTI Wilayah IX Sultanbatara, Dr. Andi Lukman. Ia mengakui UMI Makassar sebagai salah satu Perguruan Tinggi Swasta (PTS) terkemuka di Indonesia Timur yang punya peran besar mencerdaskan bangsa. Ia berharap evaluasi ini membuka peluang besar bagi UMI untuk segera mengelola prodi baru tersebut.(Hy/Yy)

Berita terkait

Kalbar Masih Darurat Asap, BMKG Peringatkan Cuaca Ekstrem dan Karhutla

Kalbar Masih Darurat Asap, BMKG Peringatkan Cuaca Ekstrem dan Karhutla

Pontianak-Spektroom : Kabut asap masih berpotensi menyelimuti sejumlah wilayah Kalimantan Barat pada Sabtu (26/9/2026), meski hujan dengan berbagai intensitas diprakirakan turun di beberapa daerah. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Supadio Pontianak memperingatkan masyarakat agar tetap mewaspadai penurunan kualitas udara akibat asap kebakaran hutan dan lahan (karhutla), bersamaan dengan

Apolonius Welly, Rafles
Poktan Waiyomar Desa Urimesing Ambon Menerima Bantuan Proyek Irigasi Perpipaan Untuk budidaya Padi  gogo

Poktan Waiyomar Desa Urimesing Ambon Menerima Bantuan Proyek Irigasi Perpipaan Untuk budidaya Padi gogo

Ambon-Spektroom: Pemerintah lewat Kementrian Pertanian memberi bantuan dana 97 juta rupiah kepada Kelompok Tani (Poktan) Waiyomar Dusun Seri Negeri Urimesing Kota Ambon. Bantuan tersebut untuk Pembangunan irigasi Perpipaan guna pengembangan Padi Gogo di Kampung Waiyomar. Dana tunai dalam bentuk swakelola itu digunakan petani untuk mengatasi kesulitan air pada musim kemarau

Yantje Lekatompessy, Pelinus Latuheru
ссс