Trending

Hadiri Apel Srawung Agung di DIY, Kapolri: Sinergi dengan Warga Jaga Keteraturan Sosial

Hadiri Apel Srawung Agung di DIY, Kapolri: Sinergi dengan Warga Jaga Keteraturan Sosial
Peserta apel Apel Srawung Agung di DIY foto bersama dengan Kapolri, Sri Sultan serta tamu undangan. (Foto. : Dok Humas Pemprov DIY).

Spektroom — Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menghadiri Apel Srawung Agung Kelompok Jaga Warga untuk Jogja Damai yang digelar di Mapolda DIY, Jumat (31/11/2025). Kegiatan yang dipimpin Gubernur DIY Sri Sultan Hamengku Buwono X ini bertujuan memperkuat komitmen bersama dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).

Apel tersebut diikuti sekitar 3.500 peserta, terdiri dari 1.000 orang di Mapolda DIY dan 2.500 peserta lainnya tersebar di lima Polres jajaran di wilayah Daerah Istimewa Yogyakarta.

Dalam amanatnya, Sultan menyampaikan apresiasi atas dukungan 10.000 rompi Jaga Warga yang diberikan Kapolri. Menurutnya, rompi tersebut menjadi simbol keteduhan bahwa garda keamanan hadir untuk ngayomi lan ngemong, bukan menakuti masyarakat.

“Menjelang Natal dan Tahun Baru, saya titipkan harapan agar Jaga Warga terus menjadi pagar budaya yang menjaga harmoni, menjadi sahabat masyarakat, dan mitra Polri yang memperkuat keteduhan di tengah dinamika sosial,” ujar Sultan.

Sultan menegaskan bahwa sinergisitas antara Jaga Warga dan Polri akan memperkuat situasi kamtibmas di Yogyakarta sehingga tetap aman dan kondusif.

“Akhirnya, bila Polri bekerja dengan tata, titi, tatas, titis, dan Jaga Warga melangkah dengan tanggap, tangguh, tuntas, maka Yogyakarta akan senantiasa berada pada suasana titi tentrem, karta raharja, aman, tertib, makmur, dan sejahtera bagi seluruh warganya,” kata Sultan.

Sementara itu, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menyebut kegiatan ini sebagai simbolisasi keterlibatan masyarakat dalam menjaga pranata atau keteraturan sosial.

“Ini adalah warisan kebudayaan dan kearifan lokal masyarakat yang sudah ada sejak dulu. Ini terus ditumbuhkan dan dikembangkan,” ujar Sigit.

Kapolri dan gubernur DIY Sri Sultan Hamengkubuwono bersinergi jaga keamanan sosial yang ditandai apel Srawung Agung Kelompok Jaga Warga untuk Jogja Damai. (Foto. : Dok.Humas Pemprov DIY)

Sigit menekankan bahwa Polri tidak dapat bekerja sendiri dalam menjaga stabilitas sosial sehingga kolaborasi dengan masyarakat menjadi sangat penting.

“Saya minta kepada jajaran Polres, Polsek, dan kelurahan agar berkolaborasi dan bersinergi dengan Jaga Warga. Ini adalah kekuatan bersama untuk menjaga keteraturan sosial di DIY,” tutup Kapolri.//

Penulis. : Fatmawati
Editor. : Biantoro.


Berita terkait

2 | 5     LAMPBerdasarkan analisis angin gradien 3000 feet tanggal 01 November 2026 Jam 19.00 WIB, angin dominan dari arah Tenggara-Selatan dengan kecepatan angin di wilayah Jawa

BMKG Juanda Peringatkan Cuaca Ekstrem di 21 Wilayah Jawa Timur hingga 9 November

Sidoarjo-Spektroom : Masyarakat di sejumlah wilayah Jawa Timur diminta meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi cuaca ekstrem yang diprakirakan berlangsung pada 2 hingga 9 November 2026. Hujan dengan intensitas sedang hingga lebat berpotensi memicu bencana hidrometeorologi, mulai dari banjir, banjir bandang, tanah longsor hingga angin kencang. Peringatan tersebut disampaikan Stasiun Meteorologi Kelas

Bian Pamungkas
Arsitektur Tidak Hanya Merancang Bangunan, Namun Membentuk Kawasan Dan Lingkungan  Berkarakter Daerah

Arsitektur Tidak Hanya Merancang Bangunan, Namun Membentuk Kawasan Dan Lingkungan Berkarakter Daerah

Bandarlampung - Spektroom: Rektor Institut Teknologi Sumatera (Itera) Prof. Dr. apt. Elfahmi, S.Si., M.Si., mendukung penguatan peran arsitek dalam membangun Lampung yang maju dengan tetap mempertahankan identitas dan kearifan lokal. Arsitektur dinilai tidak hanya berperan dalam merancang bangunan, tetapi juga membentuk kawasan dan lingkungan yang mencerminkan karakter daerah. Hal

Anggoro AP