Hadiri Festival Kuliner Tradisional, Wagub Vasko Ajak Masyarakat Jadikan Kuliner Minang Sebagai Kekuatan Pariwisata dan Ekonomi Daerah

Hadiri Festival Kuliner Tradisional, Wagub Vasko Ajak Masyarakat Jadikan Kuliner Minang Sebagai Kekuatan Pariwisata dan Ekonomi Daerah
Wagub Sumbar Vasko Ruseymi dan isteri Ny. Dianita Maulin Vasko turut memeriahkan Festival Kuliner dalam rangka 100 Tahun Jam Gadang, Bukittinggi. (Foto: Biro Adpim Sumbar)

Bukittinggi-Spektroom : Wakil Gubernur Sumatera Barat (Wagub Sumbar), Vasko Ruseimy menghadiri Festival Kuliner Tradisional yang digelar di kawasan Jam Gadang, Kota Bukittinggi, Minggu (21/6/2026). Kegiatan tersebut menjadi bagian dari rangkaian peringatan 100 Tahun Jam Gadang sekaligus upaya memperkuat promosi budaya, pariwisata, dan ekonomi masyarakat berbasis kuliner tradisional. Dalam sambutannya, Vasko menegaskan kuliner merupakan salah satu identitas penting Sumbar yang memiliki kekuatan besar untuk menarik wisatawan sekaligus menggerakkan perekonomian masyarakat. Menurutnya, kuliner tradisional harus terus dijaga, dikembangkan, dan dipromosikan agar semakin dikenal di tingkat nasional maupun internasional. “Peringatan 100 Tahun Jam Gadang bukan hanya tentang mengenang sejarah sebuah bangunan ikonik, tetapi juga tentang merayakan kekayaan budaya yang hidup di tengah masyarakat. Salah satunya adalah kuliner tradisional Minangkabau yang menjadi kebanggaan kita bersama,” ujar Vasko. Ia mengatakan, berbagai makanan khas Minangkabau seperti rendang, sate Padang, lamang tapai, sala lauak, katupek gulai paku, hingga galamai merupakan warisan budaya yang mengandung nilai sejarah, filosofi, dan identitas masyarakat yang harus terus diwariskan kepada generasi muda. Menurut Vasko, sektor kuliner juga memiliki peran strategis dalam mendukung pertumbuhan ekonomi daerah. Karena itu, Pemerintah Provinsi Sumbar terus mendorong peningkatan kualitas produk, sertifikasi, pengemasan, digitalisasi pemasaran, hingga perluasan akses pasar bagi para pelaku UMKM. “Yang kita bangun bukan hanya festival, tetapi sebuah ekosistem. Ketika budaya, pariwisata, dan UMKM bergerak bersama, maka manfaatnya akan langsung dirasakan oleh masyarakat,” katanya. Vasko menilai Festival Kuliner Tradisional menjadi sarana yang efektif untuk memperkenalkan produk unggulan daerah kepada wisatawan sekaligus memperkuat posisi Sumbar sebagai salah satu destinasi wisata kuliner terbaik di Indonesia. Selain menyampaikan dukungannya terhadap pelestarian budaya dan penguatan UMKM, Vasko juga menunjukkan kedekatannya dengan masyarakat yang memadati kawasan Jam Gadang. Didampingi sang istri, Ny. Dianita Maulin Vasko, ia turut menghibur pengunjung dengan membawakan sebuah lagu di atas panggung utama festival. Penampilan pasangan tersebut disambut antusias oleh ratusan masyarakat yang hadir. Suasana kawasan Jam Gadang pun semakin semarak ketika para pengunjung ikut bernyanyi dan memberikan tepuk tangan meriah sepanjang penampilan. Bagi Vasko, festival kuliner ini tidak hanya menjadi ruang promosi produk dan tradisi lokal, tetapi juga momentum mempererat hubungan antara pemerintah dan masyarakat melalui interaksi yang hangat dan penuh kebersamaan. Menutup sambutannya, Vasko berharap Festival Kuliner Tradisional dapat menjadi momentum untuk meningkatkan kecintaan masyarakat terhadap budaya lokal sekaligus memperkuat daya tarik pariwisata Sumbar di kancah nasional dan internasional. “Kita ingin warisan budaya ini tidak hanya bertahan, tetapi terus berkembang dan memberikan manfaat bagi generasi hari ini maupun generasi yang akan datang,” tutupnya. (RRE/adpsb/bud)

Berita terkait

Pemprov Sumbar Dorong Kolaborasi Masyarakat Lindungi Generasi Muda dari Narkoba

Pemprov Sumbar Dorong Kolaborasi Masyarakat Lindungi Generasi Muda dari Narkoba

Padang–Spektroom : Sekretaris Daerah Provinsi Sumatera Barat (Sekdaprov Sumbar), Arry Yuswandi mengajak seluruh elemen masyarakat untuk memperkuat ketahanan keluarga, pendidikan karakter, serta nilai-nilai keagamaan sebagai langkah bersama dalam mencegah penyalahgunaan narkoba dan berbagai persoalan sosial yang mengancam generasi muda. Ajakan tersebut disampaikan Arry saat menghadiri kegiatan Gerakan Subuh Berjamaah dan

Rafles
Di Balik Lantunan Yasin, Terselip Harapan Menjaga Harmoni Kalimantan Barat

Di Balik Lantunan Yasin, Terselip Harapan Menjaga Harmoni Kalimantan Barat

Pontianak-Kalbar : Suasana Pendopo Gubernur Kalimantan Barat, Minggu (21/06/2026), tampak berbeda dari biasanya. Ratusan santri, santriwati, dan jamaah Majelis Taklim Nurul Jannah memenuhi ruangan dengan wajah-wajah penuh harap. Sebagian mengenakan pakaian serba putih, sementara yang lain tampak menggenggam kitab Yasin yang menjadi saksi perjalanan mereka menuntaskan proses pembelajaran keagamaan.

Apolonius Welly, Rafles
Brimob Kalbar Sulap Lahan Kosong Jadi Kebun Produktif

Brimob Kalbar Sulap Lahan Kosong Jadi Kebun Produktif

Pontianak-Spektroom : Di tengah upaya pemerintah memperkuat ketahanan pangan nasional, Satuan Brimob Polda Kalimantan Barat mengambil langkah konkret dengan mengubah lahan-lahan kosong di lingkungan markas menjadi area pertanian produktif. Berbagai jenis tanaman hortikultura seperti sayuran, buah-buahan, hingga tanaman obat kini tumbuh di sejumlah lokasi jajaran Satbrimob Polda Kalbar. Program tersebut menjadi

Apolonius Welly, Rafles