Hadiri Langsung Purnawiyata MTsN 2 Kota Malang, Kakanwil Kemenag Jatim Beri Pesan Adab dan Karakter
Kota Malang-Spektroom: Purnawiyata Matsandatama Angkatan ke-46 MTsN 2 Kota Malang Tahun Pelajaran 2025/2026 berlangsung istimewa. Acara melepas 256 lulusan berprestasi, yang digelar di Hotel Tychi Malang, Rabu (10/6/2026), menjadi lebih istimewa karena dihadiri langsung Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Jawa Timur, Dr. H. Akhmad Sruji Bahtiar, M.Pd.I.
Kehadiran pimpinan tertinggi Kementerian Agama Provinsi Jawa Timur tersebut menjadi perhatian tersendiri. Menempuh perjalanan sekitar 90 kilometer dari Surabaya ke Malang, kehadiran Kakanwil dirasakan sebagai bentuk dukungan dan apresiasi terhadap capaian pendidikan yang terus ditorehkan MTsN 2 Kota Malang.

Mengusung tema “Tumbuh dalam Cerita, Terukir dalam Kenangan, Melangkah Menuju Cita”, purnawiyata diikuti 256 siswa bersama orang tua dan wali murid dalam suasana khidmat sekaligus penuh haru.
Kepala MTsN 2 Kota Malang, Anita Yusianti, M.Pd., menyampaikan rasa syukur atas keberhasilan seluruh siswa yang telah menuntaskan pendidikan dengan baik. Menurutnya, capaian tersebut merupakan hasil sinergi antara madrasah, guru, tenaga kependidikan, peserta didik, dan orang tua.
Ia mengungkapkan, rata-rata nilai Tes Kompetensi Akademik (TKA) siswa kelas IX mencapai 91,67. Angka tersebut menjadi gambaran kualitas akademik lulusan sekaligus bukti konsistensi MTsN 2 Kota Malang dalam mencetak generasi berprestasi.
Pada kesempatan itu, madrasah juga memberikan penghargaan kepada siswa-siswi yang menorehkan prestasi di bidang akademik maupun nonakademik sebagai bentuk apresiasi atas dedikasi dan kerja keras mereka selama menempuh pendidikan.
Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Malang, KH. Achmad Shampton, S.HI., M.Ag., berpesan agar para lulusan senantiasa menjaga adab serta menghormati guru. Menurutnya, keberhasilan seseorang tidak hanya ditentukan oleh kecerdasan, tetapi juga oleh akhlak dan rasa hormat kepada para pendidik serta orang tua.
Sementara itu, Kakanwil Kemenag Jatim, Akhmad Sruji Bahtiar, menegaskan bahwa adab merupakan fondasi utama dalam meraih keberkahan ilmu. Ia mengajak para lulusan untuk terus menjaga hubungan baik dengan guru, mengamalkan ilmu yang diperoleh, serta tumbuh menjadi generasi yang berintegritas dan memberi manfaat bagi masyarakat.

Suasana haru mewarnai prosesi purnawiyata saat pembacaan Janji Almamater, penyampaian kesan dan pesan siswa, persembahan lagu untuk guru, hingga tayangan memori perjalanan belajar selama tiga tahun di madrasah.
Purnawiyata Matsandatama Angkatan ke-46 tidak hanya menjadi seremoni pelepasan, tetapi juga momentum meneguhkan nilai karakter, adab, dan semangat meraih cita-cita. (Polin-Muslihan)