Halal Bihalal Brawijaya Satukan Diaspora Jatim, Ukhuwah Jadi Energi Bangun Kalteng

Halal Bihalal Brawijaya Satukan Diaspora Jatim, Ukhuwah Jadi Energi Bangun Kalteng
Foto bersama H Ahmad Diran Diran Sesepuh PAKUWOJO (Foto:Afa)

Palangka Raya-Spektroom: Ratusan warga perantauan Jawa Timur membaur dalam suasana hangat Halal Bihalal Paguyuban Brawijaya di Joglo Tresno Budaya, Sabtu (18/4/2026) malam.

Mengusung tema Mewujudkan Kalteng Berkah, Palangka Raya Keren dengan Ukhuwah Islamiyah, Basyariyah, dan Wathaniyah, kegiatan ini bukan sekadar temu kangen, tapi panggung konsolidasi sosial dan ekonomi lintas daerah.

Asisten III Setda Provinsi Kalteng Sunarti, menegaskan pentingnya peran paguyuban sebagai jembatan kolaborasi.

“Momentum seperti ini harus kita dorong menjadi ruang konkret membuka peluang investasi, termasuk penguatan misi dagang Jawa Timur Kalimantan Tengah,” ujarnya.

Sementara Wakil Wali Kota Palangka Raya, Achmad Zaini asal Malang, salah satu dari 5 pembina Paguyuban ini, menekankan bahwa kekuatan ukhuwah menjadi fondasi stabilitas daerah.

“Silaturahmi ini bukan seremonial. Ini penguat kebersamaan di tengah keberagaman. Kalau solid, kontribusi ke ekonomi dan sosial juga akan terasa,” tegasnya.

Ditempat yang sama Ketua Paguyuban Brawijaya Jawa Timur, Farchan Slamet asal Kediri menyampaikan bahwa jaringan kekeluargaan yang terbangun selama ini adalah modal utama untuk berkontribusi nyata.

“Kebersamaan ini bukan hanya untuk menjaga hubungan, tapi juga jalan untuk ikut membangun Kalteng melalui sinergi dengan Jawa Timur,” katanya usai acara.

Ketua panitia Ustad Mahmud Al Qoyyim asal Nganjuk malam itu mengatakan, seluruh rangkaian acara diisi oleh perwakilan trah Jawa Timur yang tinggal di Palangka Raya.

Pembacaan kalam ilahi oleh Haris Maulana Safari yang mewakili Magetan, tahlil jama’i yang dipimpin Ustad Drs. Rofii Mastur, M.Ag. dari Nganjuk, hingga tausiah yang disampaikan oleh Kyai Jauhari Salim asal Banyuwangi.

Rangkaian acara berlangsung khidmat dan kental nuansa religius mulai dari kalam ilahi, tahlil jama’i, hingga tausiah yang menegaskan pentingnya menjaga tiga pilar ukhuwah: persaudaraan keislaman, kemanusiaan, dan kebangsaan.

Nampak hadir sesepuh Paguyuban Kulowargo Wong Jowo (PAKUWOJO) Ir Ahmad Diran mantan Wakil Gubernur didampingi bopo Anom Suharno dan Parju. (Polin-Afa)

Berita terkait