Halal Bukan Sekadar Label, Kunci UMKM Murung Raya Tembus Pasar Lebih Luas
Puruk Cahu-Spektroom : Pemerintah Kabupaten Murung Raya menegaskan langkah serius dalam mendorong daya saing pelaku usaha mikro melalui Sosialisasi, Pelatihan, dan Pendampingan Sertifikasi Halal Gratis di Aula B Kantor Bupati, Senin, (4/5/2026).
Kegiatan ini dihadiri Wakil Bupati Murung Raya Rahmanto Muhidin, Wakil Ketua I DPRD Dina Maulidah, serta jajaran OPD terkait. Dalam kesempatan tersebut, Wabup Rahmanto membacakan sambutan Bupati Murung Raya yang menekankan bahwa sertifikasi halal bukan lagi sekadar kebutuhan administratif, melainkan kunci strategis untuk membuka akses pasar yang lebih luas.
“Halal hari ini adalah bahasa kepercayaan. Ia bukan hanya soal keyakinan, tetapi juga standar kualitas yang memperkuat posisi produk UMKM di pasar,” demikian disampaikan dalam sambutan tersebut.
Pemerintah daerah memandang program ini sebagai pijakan penting agar UMKM tidak hanya bertahan, tetapi benar-benar naik kelas. Sertifikasi halal dinilai mampu meningkatkan kepercayaan konsumen, memperluas jangkauan pasar, sekaligus memperkuat kualitas produk lokal.
Kolaborasi antara LPPM UIN Palangka Raya, Bank Indonesia Provinsi Kalimantan Tengah, serta program UPPKA Naik Kelas menjadi fondasi gerakan bersama ini. Sinergi ini menegaskan bahwa penguatan ekonomi kerakyatan membutuhkan orkestrasi banyak pihak, bukan kerja sendiri-sendiri.

Melalui kegiatan ini, pelaku UMKM didorong memahami proses sertifikasi halal secara utuh mulai dari persyaratan hingga penerapannya dalam praktik usaha sehari-hari. Lebih dari itu, tumbuh kesadaran bahwa legalitas dan standar mutu adalah fondasi usaha yang berkelanjutan.
Pemerintah daerah pun menegaskan komitmennya untuk terus hadir melalui kebijakan yang berpihak pada UMKM. Sebab di pundak sektor inilah denyut ekonomi daerah bergerak menciptakan lapangan kerja, menggerakkan roda ekonomi, dan menjaga ketahanan masyarakat.
Di akhir kegiatan, peserta diajak tidak sekadar hadir, tetapi benar-benar memanfaatkan momentum ini dengan kesungguhan. Dari ruang-ruang pelatihan seperti inilah, masa depan UMKM dibina ditempa bertahap bersinergi tapi pasti, menembus pasar yang lebih luas dan naik produktivitas ke kelas yang lebih tinggi. (Polin-Ashev)