Hangatkan Idul Adha, Dapur SPPG Tugu Salurkan Daging Kurban untuk Ribuan Warga

Hangatkan Idul Adha, Dapur SPPG Tugu Salurkan Daging Kurban untuk Ribuan Warga
Relawan SPPG Tugu, melakukan aksi sosial membagikan daging hewan kurban untuk warga. (Foto: Karindra).

Semarang-Spektroom: Momentum Idul Adha 1447 Hijriah dimanfaatkan Yayasan Bina Keluarga Sehat Sejahtera bersama mitra Dapur SPPG Tugu Karanganyar untuk berbagi dengan masyarakat sekitar.

Melalui kegiatan Corporate Social Responsibility (CSR), mereka menggelar penyembelihan dan distribusi hewan kurban di kawasan Dapur SPPG Tugu Karanganyar, Kota Semarang, Kamis (28/5/2026).

Suasana kebersamaan tampak mewarnai proses penyembelihan hewan kurban. Relawan, pegawai dapur, dan warga sekitar saling bergotong royong menyiapkan hingga membagikan daging kurban kepada masyarakat.

Dalam kegiatan tersebut, yayasan menyalurkan satu ekor sapi dan delapan ekor kambing. Sebagian hewan disembelih langsung di lokasi, sementara sisanya telah didistribusikan lebih awal ke sejumlah masjid dan warga di sekitar wilayah Kecamatan Tugu.

Ketua Yayasan Bina Keluarga Sehat Sejahtera, Rizky Wicaksono, mengatakan kegiatan kurban menjadi bagian dari komitmen sosial yayasan untuk terus hadir di tengah masyarakat.

Menurutnya, Idul Adha tidak hanya dimaknai sebagai ibadah, tetapi juga momentum mempererat kepedulian dan kebersamaan antar sesama.

“Kami berharap apa yang diamanahkan kepada yayasan juga bisa dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” ujarnya.

Rizky menjelaskan, daging kurban yang dibagikan tidak digunakan untuk program makan bergizi di dapur SPPG, melainkan disalurkan langsung kepada warga, relawan, dan pegawai yang terlibat dalam operasional dapur.

Distribusi daging diprioritaskan untuk masyarakat di sekitar Kelurahan Karanganyar serta penerima manfaat program SPPG. Secara keseluruhan, sekitar 1.200 warga ditargetkan menerima bantuan daging kurban tersebut.

Mitra Dapur SPPG Tugu, Iwa Sugriwa, mengatakan pembagian dilakukan secara langsung ke rumah-rumah warga di wilayah RW 01 Kelurahan Karanganyar guna menghindari antrean dan kerumunan.

Ia berharap keberadaan Dapur SPPG tidak hanya berfokus pada pelayanan program pangan, tetapi juga mampu memberi dampak sosial bagi lingkungan sekitar.

“Semoga keberadaan SPPG bisa terus memberi manfaat untuk masyarakat,” katanya.

Selain di Semarang, program sosial serupa sebelumnya juga telah dilaksanakan yayasan di sejumlah daerah lain seperti Temanggung dan Wonosobo. Berbagai kegiatan CSR turut dijalankan, mulai dari bantuan fasilitas pendidikan hingga dukungan alat kesehatan bagi masyarakat.

Berita terkait

Menteri PU: Sekolah Rakyat Dibangun Berstandar Internasional Bagi Keluarga Prasejahtera

Menteri PU: Sekolah Rakyat Dibangun Berstandar Internasional Bagi Keluarga Prasejahtera

Banyuwangi -  Spektroom - Menteri Pekerjaan Umum (PU) Dody Hanggodo meninjau pembangunan Sekolah Rakyat (SR) Jawa Timur 4 yang berada di Kecamatan Blambangan, Kabupaten Banyuwangi, Senin (15/6/2026). Kunjungan tersebut dilakukan untuk memastikan percepatan penyelesaian pembangunan Sekolah Rakyat yang menjadi bagian dari program strategis Presiden Prabowo Subianto dalam menyediakan

Nurana Diah Dhayanti
Anak Anak Panti Asuhan Di Solo, Khawatir Tidak Diterima Di Sekolah Negri Melalui Jalur Afirmasi Pada SPMB 2026

Anak Anak Panti Asuhan Di Solo, Khawatir Tidak Diterima Di Sekolah Negri Melalui Jalur Afirmasi Pada SPMB 2026

Solo - Spektroom : Sejumlah pengelola panti asuhan di Kota Surakarta mengeluhkan kendala administrasi dalam mendaftarkan anak asuh nya melalui jalur afirmasi SPMB 2026. Keluhan ini mencuat seiring adanya persyaratan kepemilikan Kartu Keluarga (KK) Kota Surakarta serta teknis pendaftaran yang dinilai membingungkan. Salah satunya yang dirasakan Panti Asuhan Rumah Berkah dimana

Murni Handayani