Harapan Turun Hujan di Kalbar: 11 Kabupaten Kota Berpeluang Hujan Ringan dan Sedang

Sebaran keadaan cuaca berdasarkan Prakiraan cuaca BMKG kelas 1 Supadio Pontianak.
Sebaran Prakiraan cuaca BMKG

Pontianak-Spektroom : Kabar tentang hujan akhirnya datang di tengah langit Kalimantan Barat yang berbulan-bulan diselimuti asap kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Setelah melewati hari-hari dengan kualitas udara memburuk, jarak pandang terganggu, hingga aktivitas masyarakat yang ikut terdampak, harapan itu kini muncul dari prakiraan cuaca Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG).

Jumat (18/09/2026) pagi, sebagian warga Kalbar memulai aktivitas dengan menatap langit yang mulai berubah, dengan Sinar Mentari yang mulai terasa Panas. Wujud Mentari tampak tidak memerah lagi kendati asap tipis masih tampak.

Bagi banyak orang, terutama mereka yang tinggal di wilayah rawan karhutla, awan yang menggumpal bukan sekadar pertanda cuaca, melainkan harapan akan berkurangnya asap yang selama ini membayangi kehidupan sehari-hari.

Penampakan cuaca di Pontianak kota pada Jumat (18/9/2026). (Foto : Apolo/ Spektroom).

Prakirawan BMKG Kelas I Supadio Pontianak Sutikno mengurai hasil prediksi, hujan dengan intensitas ringan hingga sedang berpotensi terjadi di sejumlah wilayah Kalbar.

"Hujan ringan diperkirakan mengguyur Bengkayang, Kayong Utara, Ketapang, Kubu Raya, Landak, Melawi, Mempawah, Sanggau, Sekadau, dan Sintang. Sementara hujan dengan intensitas sedang berpotensi turun di Kabupaten Kapuas Hulu," jelasnya.

Prakiraan tersebut menjadi kabar yang ditunggu di tengah upaya besar berbagai pihak memadamkan kebakaran lahan yang tersebar di sejumlah daerah. Selama beberapa pekan terakhir, asap akibat karhutla menjadi perhatian utama masyarakat Kalbar.ujarnya.

Sejumlah daerah sempat mengalami penurunan kualitas udara, aktivitas belajar terganggu, hingga layanan transportasi udara terdampak karena berkurangnya jarak pandang.

Sutikno lebih lanjut menjelaskan, Menurut BMKG, potensi hujan ringan hingga sedang diperkirakan masih berlangsung pada periode 18 hingga 24 September 2026. Bahkan peluang pertumbuhan awan hujan masih terpantau hingga 27 September mendatang. Namun, harapan itu belum sepenuhnya menghapus ancaman karhutla.

Data BMKG menunjukkan titik panas atau hotspot masih terdeteksi di beberapa wilayah. Kabupaten Ketapang menjadi daerah dengan jumlah hotspot kategori tinggi terbanyak, yakni 34 titik. Selain itu, hotspot juga masih terpantau di Kabupaten Melawi dan Kayong Utara dengan kategori rendah hingga menengah.

Meski demikian, kondisi tersebut menunjukkan perkembangan yang lebih baik dibandingkan beberapa pekan sebelumnya ketika sebaran titik panas terpantau lebih luas di berbagai wilayah Kalbar.

Kini, dari 14 kabupaten dan kota yang ada, sebanyak 13 daerah tidak lagi terdeteksi memiliki hotspot kategori tinggi.

Bagi warga Kalbar, hujan yang diprediksi turun dalam beberapa hari ke depan bukan hanya soal perubahan musim. Pungkasnya .

Tetes air yang jatuh dari langit menjadi simbol harapan agar api yang masih tersisa segera padam, udara kembali bersih, dan kehidupan dapat berjalan normal tanpa bayang-bayang asap yang selama ini mengurung ruang gerak masyarakat.

Di tengah musim kemarau yang panjang, masyarakat kini menunggu satu hal sederhana: hujan benar-benar turun dan membawa kabar baik bagi Bumi Khatulistiwa.

Berita terkait

Bengkalis Siap Menjadi Bagian Masa Depan Kemaritiman Indonesia,Bupati Resmi Menutup Kegiatan KKI 2026

Bengkalis Siap Menjadi Bagian Masa Depan Kemaritiman Indonesia,Bupati Resmi Menutup Kegiatan KKI 2026

Bengkalis-Spektroom : Kontes Kapal Indonesia (KKI) Tahun 2026 resmi berakhir di Kabupaten Bengkalis. Namun, semangat yang lahir dari ajang kompetisi teknologi kemaritiman itu diharapkan tidak ikut berhenti. Justru dari Bengkalis, para generasi muda Indonesia didorong untuk terus melahirkan inovasi yang mampu memperkuat masa depan maritim bangsa. Pesan tersebut disampaikan Bupati Bengkalis

Salman Nurmin, Rafles
BMH Maluku Utara Sosialisasikan Gerai dan Unit Layanan Zakat, Perkuat Jaringan dan Kolaborasi

BMH Maluku Utara Sosialisasikan Gerai dan Unit Layanan Zakat, Perkuat Jaringan dan Kolaborasi

Ternate-Spektroom : Baitul Maal Hidayatullah (BMH) Maluku Utara terus memperkuat jaringan layanan zakat dan membangun kolaborasi untuk memperluas manfaat kebaikan di tengah masyarakat. Upaya tersebut diwujudkan melalui kegiatan Sosialisasi Gerai dan Unit Layanan Zakat LAZNAS BMH Maluku Utara yang digelar di Ternate, Jumat (18/9/2026). Kegiatan yang mengusung tema “Menguatkan

Nanang Adrany, Pelinus Latuheru