Harga Pangan di Pasar Flamboyan Masih Stabil, Sawi Keriting Naik Signifikan

Harga Pangan di Pasar Flamboyan Masih Stabil, Sawi Keriting Naik Signifikan
Suasana Pasar Flamboyan Kota Pontianak ramai merata. (Foto: Dinas Pangan Kota Pontianak)

Spektroom – Fluktuasi harga pangan kembali menjadi perhatian di Pasar Flamboyan, salah satu pasar tradisional terbesar di Kota Pontianak.

Berdasarkan laporan Muhammad, petugas pendataan harga dari Dinas Pangan, Pertanian, dan Perikanan Kota Pontianak, sebagian besar harga kebutuhan pokok pada Selasa (28/10/2025) masih tergolong stabil, meskipun ada beberapa komoditas yang menunjukkan kenaikan cukup tajam.

Dari hasil pantauan tim pendataan, harga beras, minyak goreng, dan sejumlah bahan pokok lainnya masih berada pada kisaran normal seperti minggu sebelumnya. Namun, beberapa jenis sayuran mulai menunjukkan gejala kenaikan, terutama sawi keriting yang mengalami lonjakan cukup tinggi dibanding hari sebelumnya.

“Untuk beras premium masih di kisaran Rp17.000 per kilogram dan beras medium Rp14.000. Harga tepung terigu curah Rp10.000, sedangkan yang kemasan Rp13.000. Minyak goreng curah sekitar Rp18.000 per liter dan minyak kemasan Rp20.000,” jelas Muhammad.

Di kelompok protein hewani, harga daging sapi murni kualitas A bertahan di kisaran Rp150.000 per kilogram. Daging ayam ras masih di angka Rp29.000, telur ayam ras Rp34.000, dan gula pasir stabil di Rp17.000 per kilogram.

Kondisi ini menunjukkan pasokan bahan pokok masih aman dan distribusi berjalan lancar di wilayah Pontianak. Namun, di lapangan, pedagang sayur merasakan tekanan harga terutama dari komoditas daun-daunan.

Sawi keriting yang semula berkisar Rp20.000 kini menembus Rp30.000 per kilogram. “Pasokan dari petani agak berkurang karena hujan beberapa hari terakhir. Barang dari luar kota juga terlambat masuk,” kata salah satu pedagang sayur di blok tengah Pasar Flamboyan.

Sementara komoditas cabai yg kerap memicu inflasi itu, harganya masih berfluktuasi.

Cabai merah besar bertahan di Rp70.000, cabai keriting turun ke Rp26.000, dan cabai rawit merah di Rp34.000 per kilogram. Untuk bumbu dapur, bawang merah Rp45.000 dan bawang putih Rp34.000 per kilogram.

Sektor ikan segar relatif stabil.
Ikan kembung Rp50.000, tongkol Rp45.000, bandeng Rp32.000, kakap merah Rp90.000, tenggiri Rp85.000, nila Rp37.000, dan lele Rp30.000 per kilogram.

Secara umum, harga pangan di Pasar Flamboyan menunjukkan kestabilan menjelang akhir Oktober ini. Meski demikian, Dinas Pangan Pontianak terus memantau potensi kenaikan harga akibat cuaca ekstrem dan distribusi logistik yang kerap terganggu di musim hujan.

Sumber : Dinas Pangan Pontianak

Berita terkait

Diduga Libatkan Oknum BGN Lama, Sudaryono Serahkan Kasus 414 Rekening Fiktif MBG Rp311,2 Miliar ke Penegak Hukum

Diduga Libatkan Oknum BGN Lama, Sudaryono Serahkan Kasus 414 Rekening Fiktif MBG Rp311,2 Miliar ke Penegak Hukum

Jakarta–Spektroom : Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Sudaryono mengungkap dugaan adanya keterlibatan oknum pejabat Badan Gizi Nasional periode sebelumnya dalam kasus penyaluran dana ke ratusan rekening bermasalah pada program Makan Bergizi Gratis (MBG). Dugaan tersebut muncul setelah BGN menemukan 414 rekening fiktif dan rekening ganda dalam proses verifikasi nasional terhadap

Rafles
Gubernur Maluku  Berikan Santunan bagi Korban Bentrok Matraman, Ajak Masyarakat Jaga Persatuan dan Tidak Mudah Terprovokasi

Gubernur Maluku Berikan Santunan bagi Korban Bentrok Matraman, Ajak Masyarakat Jaga Persatuan dan Tidak Mudah Terprovokasi

Jakarta-Spektroom : Sebagai wujud kepedulian Pemerintah Provinsi Maluku terhadap masyarakat Maluku di perantauan, khususnya yang berada di Jakarta, Gubernur Maluku Hendrik Lewerissa menyalurkan santunan kepada korban bentrok yang terjadi di kawasan Matraman, Jakarta, Kamis 30 Juli 2026. Bantuan tersebut diberikan melalui Kepala Badan Penghubung Pemerintah Provinsi Maluku di Jakarta, Saiful Indra

Eva Moenandar, Rafles
Kemenkop Komitmen Jaga Integritas dan Anti Korupsi Guna Sukseskan KDKMP

Kemenkop Komitmen Jaga Integritas dan Anti Korupsi Guna Sukseskan KDKMP

Jakarta – Spektroom : Kementerian Koperasi (Kemenkop) berkomitmen penuh untuk menjaga integritas dan kepercayaan publik dengan menghindari segala bentuk dan praktik korupsi. Hal ini sebagai upaya untuk mewujudkan sistem tata kelola pemerintahan yang baik. Hal itu disampaikan Menteri Koperasi (Menkop) Ferry Juliantono saat memberikan sambutan pada acara Sosialisasi Anti Korupsi Kementerian Koperasi

Nurana Diah Dhayanti
ссс