Harga Telur di Pontianak Tembus Rp34 Ribu/Kg, Bazar Murah Diserbu Warga Jelang Imlek dan Ramadhan

Harga Telur di Pontianak Tembus Rp34 Ribu/Kg, Bazar Murah Diserbu Warga Jelang Imlek dan Ramadhan
Lala sedang menunggu pembeli di Lapak jualan telurnya. (Foto : Apolo/Spektroom)

Spektroom – Harga telur ayam di Kota Pontianak kembali merangkak naik. Setelah sempat bertahan di kisaran Rp28.000 hingga Rp30.000 per kilogram, kini harga di tingkat pasar dan pengecer bergerak ke angka Rp32.000 sampai Rp34.000 per kilogram.

Kenaikan ini juga terjadi di tingkat penjualan eceran per butir. Untuk telur grade C, harga berada di kisaran Rp2.000 hingga Rp2.100 per butir.

Grade B dijual Rp2.100 sampai Rp2.200 per butir, sementara grade A menyentuh Rp2.200 hingga Rp2.300 per butir.

Telur dengan grade C

Lonjakan harga terjadi menjelang perayaan Imlek dan bulan suci Ramadhan, dua momentum yang kerap mendorong peningkatan permintaan bahan pangan.

Sejumlah pengecer mengaku tidak memiliki banyak pilihan selain mengikuti harga dari agen. “Kami penjual ecer mengikuti agen. Kalau agen naik, ya kami ikut naik.

Yang penting kami sebagai pengecer selalu kebagian distribusi untuk berjualan,” ujar Lala, salah satu pedagang telur di Pontianak, Sabtu (14/02/2026).

Telur ayam menjadi komoditas paling diburu masyarakat. Dalam kegiatan bazar murah yang digelar pemerintah, ribuan butir telur ayam ludes diserbu warga dalam waktu singkat.

Selain telur ayam, panitia juga menyediakan 120 butir telur bebek tawar, 25 ekor ayam beku, serta 15 ekor bebek untuk memenuhi kebutuhan protein hewani masyarakat.

Kegiatan bertajuk On The Road Bazar Murah tersebut digelar oleh Dinas Perkebunan dan Peternakan Kalimantan Barat sebagai respons atas meningkatnya harga komoditas peternakan di pasaran.

Kepala Disbunakkeswan Kalbar, Iknasius, menegaskan langkah ini merupakan upaya pemerintah provinsi menjaga stabilitas harga sekaligus membantu daya beli masyarakat di tengah fluktuasi harga pangan.

“Bazar murah ini menjadi solusi cepat agar kebutuhan protein keluarga tetap terpenuhi,” ujarnya.

Menurutnya, pemerintah tidak hanya mengandalkan bazar temporer.

Produk dengan harga serupa dipastikan tetap tersedia di Gerai Pro Disbunakkeswan Kalbar serta Koperasi Konsumen ISPI Kalbar agar masyarakat memiliki akses alternatif di luar pasar umum.

Lonjakan harga telur menjelang hari besar keagamaan memang menjadi pola tahunan.

Namun, pemerintah daerah berharap intervensi pasar melalui bazar murah dan distribusi langsung mampu meredam gejolak harga sekaligus memastikan pasokan tetap aman.

Program bazar murah ini direncanakan akan terus berlanjut dalam waktu mendatang, sebagai bagian dari strategi stabilisasi harga dan perlindungan konsumen di Kalimantan Barat.

Berita terkait

Kapolri - Titiek Soeharto Resmikan Groundbreaking 110 Jembatan Merah Putih Presisi Riau

Kapolri - Titiek Soeharto Resmikan Groundbreaking 110 Jembatan Merah Putih Presisi Riau

Kampar-Spektroom : Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo bersama Ketua Komisi IV DPR RI Siti Hediati Hariyadi atau Titiek Soeharto hingga Menhut Raja Juli Antoni, hari ini meresmikan dan melakukan groundbreaking 110 Jembatan Merah Putih Presisi yang tersebar di wilayah Provinsi Riau. Keberadaan jembatan ini diharapkan memperlancar mobilitas masyarakat serta meningkatkan

Salman Nurmin, Julianto