Hari Kedua Angkutan Lebaran 2026, Jalur Tengah Jateng Mulai Padat, KA Siang Ramai Penumpang
Purwokerto-Spektroom: Memasuki hari kedua masa angkutan lebaran Minggu (15/3/2026), mobilitas kendaraan maupun kereta api dari dan memasuki kabupaten Banyumas sudah mulai menampakan kenaikan.
Kendaraan berplat nomer Jakarta maupun Bandung sudah mulai melintas di kota Purwokerto, sejak subuh, dengan ciri khasnya muatan yang berada diatas maupun belakang kendaraan.
Di perempatan Tanjung serta di jalur antara Ajibarang-Purwokerto, antrian kendaraan sudah terlihat padat.
Berbeda dengan di stasiun kereta api Purwokerto, Minggu pagi (15/3/2026), bahkan cenderung mengalami penurunan dibanding pada hari pertama masa angkutan lebaran.
Data pada pos pengamanan stasiun kereta api Purwokerto, mencatat sejak pukul 00.00 hingga pukul 08.00, penumpang naik tercatat 4.142 orang sementara penumpang turun tercatat 6.702 penumpang.
Jumlah ini mengalami penurunan dibanding periode yang sama Sabtu, (14/3/2026). Pada hari pertama masa angkutan lebaran dengan kereta api ini, pada pukul 00.00-08.00 tercatat jumlah penumpang berangkat mencapai, 6.026 penumpang, sedang penumpang yang turun mencapai 7.231 penumpang.
Berbeda dengan suasana disiang hari, penumpang yang berangkat tujuan Jakarta terlihat cukup padat.
Berdasarkan pantauan Spektroom.co.id. di kereta api Mataram relasi pasar Senen, hampir tidak ada bangku yang kosong.

"Saya milih mudik ke Jakarta, pada hari ini, karena kuliah libur, jadi saya ikutan mudik lebaran" ujar Lisa mahasiswi Unsoed.
Lain halnya ibu Herry, ia berangkat ke Jakarta karena ada keperluan keluarga.
" Biar penuh keretanya nyaman dan tiket berangkat masih banyak, tapi pulangnya belum mendapat tiket sampai beberapa hari kedepan" ujarnya.
Baik Lisa maupun ibu Herry ia lebih memilih kereta siang karena merasa lebih nyaman, aman dan nyampai Jakarta bisa pas waktu berbuka puasa.
Berdasarkan pantauan di jalan raya maupun data di posko operasi ketupat candi 2026 di stasiun kereta api Purwokerto masih aman, lancar, belum ditemukan adanya gangguan maupun peristiwa yang menonjol.