Hari Kedua Pencarian Lansia Diduga Hilang di Hutan Pekuncen Masih Nihil

Hari Kedua Pencarian Lansia Diduga Hilang di Hutan Pekuncen Masih Nihil
Hari kedua Senin (12/1/2026) Pencarian Lansia di Hutan Pekuncen Banyumas belum membuahkan hasil. (Foto : Basarnas Cilacap).

Spektroom — Upaya pencarian terhadap seorang warga lanjut usia yang diduga hilang di kawasan hutan Desa Karang Kemiri, Kecamatan Pekuncen, Kabupaten Banyumas, hingga hari kedua masih belum membuahkan hasil. Tim SAR gabungan hingga Senin (12/1/2026). belum menemukan tanda-tanda keberadaan survivor.

Komandan Tim Rescue, Amin Riyanto, menyampaikan bahwa pada hari kedua pencarian difokuskan pada titik terakhir survivor terlihat oleh saksi. Area pencarian diperluas dengan radius sekitar satu kilometer, menyesuaikan informasi dari saksi dan masyarakat setempat.

“Berdasarkan keterangan warga, kebiasaan survivor tidak pernah masuk terlalu jauh ke dalam hutan. Oleh karena itu, pencarian difokuskan di sekitar lokasi terakhir survivor terlihat,” ujar Amin Riyanto.

Pada hari kedua, tim SAR membagi operasi pencarian menjadi tiga Search and Rescue Unit (SRU). SRU-1 dan SRU-2 melakukan penyisiran darat menggunakan metode hasty search dan open grid, sementara SRU-3 melakukan pencarian dari udara dengan memanfaatkan UAV thermal drone.

Meski berbagai metode telah diterapkan, hasil pencarian hingga sore hari masih nihil. Operasi SAR pun dipastikan akan dilanjutkan ke hari ketiga.

“Kendala utama di lapangan adalah vegetasi hutan yang cukup rapat serta kondisi cuaca yang tidak menentu. Kami berharap survivor dapat segera ditemukan dalam keadaan selamat,” tambah Amin Riyanto.

Diketahui, survivor bernama Kardan (78), warga Desa Karang Kemiri, dilaporkan pergi mencari kayu bakar ke hutan pada Sabtu (11/01/2026) sekitar pukul 07.00 WIB. Pada Minggu pagi sekitar pukul 10.00 WIB, seorang saksi sempat melihat survivor berada di area hutan desa. Namun hingga lebih dari 24 jam kemudian, survivor tak kunjung kembali ke rumah.

Pemerintah desa bersama warga setempat telah melakukan pencarian mandiri di sekitar lokasi. Karena belum ditemukan, Pemerintah Desa Karang Kemiri kemudian melaporkan kejadian tersebut ke Kantor SAR Cilacap melalui Unit Siaga SAR Banyumas.

Berita terkait

Arus Mudik Lebaran 2026, Lebih dari 100 Penerbangan Layani Pemudik di Bandara YIA

Arus Mudik Lebaran 2026, Lebih dari 100 Penerbangan Layani Pemudik di Bandara YIA

Yogyakarta-Spektroom: Menyambut arus mudik Idul Fitri 1447 Hijriah, Bandara Internasional Yogyakarta (YIA) mencatat trafik penerbangan yang menunjukkan mobilitas penumpang mulai meningkat. Berdasarkan data rencana trafik pada 18 Maret 2026, jumlah pergerakan pesawat diproyeksikan mencapai 101 penerbangan, terdiri dari 50 penerbangan kedatangan dan 51 penerbangan keberangkatan. Sementara itu, jumlah penumpang diperkirakan

Bian Pamungkas