Hari Raja Rutong Fokus Benahi Adat dan Sampah

Hari Raja Rutong Fokus Benahi Adat dan Sampah
Pelaksanaan hari Raja secara adat di Baileo di hadiri walikota Ambon dan pimpinan SKPD bersamaan dengan hari lingkungan Hidup. Sabtu 28/2/2026 foto Eva. M

Ambon-Spektroom : Hari Raja 2026 di Negeri Rutong, Kota Ambon, akhir Februari ini diarahkan untuk menjawab persoalan nyata di tengah masyarakat, dimana melemahnya disiplin sosial, persoalan sampah, dan memudarnya minat generasi muda terhadap adat.

Mengusung tema “Arika Kalesang Negeri” yang berarti cekatan, tanggap, dan bertanggung jawab merawat negeri, pemerintah dan lembaga adat setempat menjadikan momentum tahunan ini sebagai ruang evaluasi sekaligus penguatan tata kelola negeri untuk satu tahun ke depan.

Rangkaian kegiatan dimulai dari pembahasan di empat soa yang membicarakan sejumlah aturan adat, seperti proses Maso Minta, penerapan Sasi, hingga tata cara menerima tamu. Hasil pembahasan kemudian dibawa ke sidang adat di Baileo untuk disepakati sebagai keputusan bersama dan diterapkan dalam kehidupan sehari-hari warga.

Walikota dan ibu saat berada di Baileo Negeri Rutong ikuti proses adat hari Raja

Panitia pelaksana yang didominasi anak muda Rutong berkolaborasi dengan lembaga adat dan pemerintah negeri menyiapkan agenda yang menekankan pada penguatan pranata adat serta partisipasi masyarakat.

Peringatan tahun ini juga dirangkaikan dengan kegiatan Hari Peduli Sampah Nasional bersama Pemerintah Kota Ambon di kawasan Pantai Rutong. Sejumlah agenda lingkungan digelar, mulai dari diskusi tentang peran adat dalam pelestarian lingkungan dan pengembangan desa wisata, lomba kebersihan, hingga pameran UMKM dan produk daur ulang.

Jojaro mongare Negeri Rutong dengan tariannya

Raja Negeri Rutong, Reza Valdo Maspaitella, menyatakan pemerintah negeri tidak hanya mengimbau warga menjaga kebersihan, tetapi sedang menyiapkan sistem pengelolaan lingkungan berbasis perubahan perilaku dan kolaborasi dengan berbagai pihak, termasuk kampus, lembaga swadaya masyarakat, serta sektor swasta.

Menurutnya, pengelolaan sampah dan penataan lingkungan menjadi prioritas pembangunan Rutong tahun ini, sejalan dengan upaya mendukung program kebersihan Kota Ambon.

Penyerahan penghargaan kepada warga dan lembaga yang dinilai berkontribusi bagi kemajuan Rutong.

Peringatan Hari Raja berlangsung hingga malam hari dan diisi dengan penyerahan penghargaan kepada warga dan lembaga yang dinilai berkontribusi bagi kemajuan Rutong.

Pemerintah negeri berharap momentum ini memperkuat komitmen bersama dalam menjaga adat sekaligus merawat lingkungan sebagai fondasi kehidupan masyarakat. (EM)

Berita terkait

AFI Revitalisasi PAUD dan Posyandu Seroja 2, Dukung Tumbuh Kembang Anak di Bogor

AFI Revitalisasi PAUD dan Posyandu Seroja 2, Dukung Tumbuh Kembang Anak di Bogor

Bogor-Spektroom : PT AXA Financial Indonesia (AFI) melalui program AFI Berbagi bersama Yayasan Anugerah Semesta Nusantara merevitalisasi fasilitas Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) dan Pos Pelayanan Terpadu (Posyandu) Seroja 2 di Kelurahan Kebon Kalapa, Kecamatan Bogor Tengah, Kota Bogor. Revitalisasi tersebut ditujukan untuk mendukung akses pendidikan usia dini, layanan kesehatan dasar,

Irvan Idris Saleh, Rafles
RS Bhayangkara Brimob Depok Luncurkan Akta Kelahiran Digital Yang Pertama di Kota Depok

RS Bhayangkara Brimob Depok Luncurkan Akta Kelahiran Digital Yang Pertama di Kota Depok

Depok-Spektroom : Rumah Sakit (RS) Bhayangkara Brimob menjadi rumah sakit pertama di Kota Depok yang mengimplementasikan integrasi data untuk penerbitan Akta Kelahiran Digital melalui Sistem Informasi Manajemen Rumah Sakit (SIMRS). Ilmplementasi tersebut diperkenalkan dalam kegiatan Studi Piloting Akta Kelahiran Digital di RS Bhayangkara Brimob, Kota Depok, Rabu (16/09/2026). Integrasi

Asmari, Rafles
Dari Konflik Dunia ke Kehidupan Sehari-hari, Mengapa Mahasiswa Perlu Paham Geopolitik?

Dari Konflik Dunia ke Kehidupan Sehari-hari, Mengapa Mahasiswa Perlu Paham Geopolitik?

Palangka Raya-Spektroom : Ketika konflik terjadi jauh di belahan dunia lain, dampaknya mungkin terasa seperti sesuatu yang tidak berhubungan dengan kehidupan mahasiswa. Namun perubahan harga energi, pangan, perkembangan teknologi, investasi hingga peluang ekonomi dapat ikut bergerak mengikuti dinamika hubungan antarnegara. Pertanyaan tentang seberapa dekat geopolitik dengan kehidupan sehari-hari itulah yang menjadi

Polin, Rafles
ссс