Hari Terakhir Lebih Rame, Antusiasme Warga di Lebaran Depok 2026 Meningkat Drastis

Hari Terakhir Lebih Rame, Antusiasme Warga di Lebaran Depok 2026 Meningkat Drastis
Makanan jadul mewarnai kegiatan Lebaran Depok 2026,Sabtu, (9/5/2026) (Foto Spekteroom)

Depok-Spektroom: Antusias warga Depok dan sekitarnya untuk melihat langsung lebaran Depok pada hari terakhir Sabtu (9/5/2026) menunjukkan peningkatan dibandingkan hari sebelumnya.

Lebaran Depok yang digelar di alun alun kota depok tidak saja menyajikan berbagai kesenian Betawi juga di gelar produk Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) Lokal seperti laksa, dodol betawi, toge goreng, hingga kegiatan mencuci perabotan.

Lestari salah seorang pengunjungn dari Cisalak, mengungkapkan, memanfaatkan hari libur bersama keluarga meliha event tahunan ini dengan Aneka jajanan khas Betawi di stand UMKM lokal.

"Kedepan pemerintah Kota Depok terus mengadakan kegiatan tersebut waktunya lebih diperpanjang tidak hanya 4 hari bisa 7 hari " harap Lestari. Sabtu (9/5/2026)

Aneka dodol turut mengisi kegiatan lebaran Depok 2026 selama 4 hari dan berakhir hsri ini

Sekretaris umum Kumpulan Orang Orang Depok (KOOD) Nina Suzanna menyatakan lebaran Depok menjadi bagian dari upaya pelestarian budaya masyarakat Depok tempo dulu sekaligus mengenalkan sejarah tradisi kepada generasi muda seperti Pasar Penghabisan pada rangkaian acara ini.

Ia mengungkapkan tradisi pasar penghabisan muncul karena pada masa itu pasar biasanya tutup selama dua hingga tiga Hari Raya Idul fitri, masyarakat memanfaatkan kesempatan terakhir untuk membeli berbagai kebutuhan rumah tangga maupun perlengkapan lebaran.

"Dari situlah masyarakat menamakan pasar penghabisan atau pasar terakhir menjelang Idul fitri. Melalui lebaran ini diharapkan masyarakat khususnya generasi muda memahami sejarah Depok tempo dulu" pungkaa Nina

Berita terkait

Produksi Padi Madiun Masuk Peringkat Atas, Gubernur Jatim Dorong Alsintan Modern untuk Regenerasi Petani

Produksi Padi Madiun Masuk Peringkat Atas, Gubernur Jatim Dorong Alsintan Modern untuk Regenerasi Petani

Madiun-Spektroom : Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menekankan pentingnya modernisasi pertanian dan keterlibatan petani muda dalam menjaga ketahanan pangan nasional. Penekanan itu disampaikan Khofifeah pada Gerakan Panen dan Percepatan Tanam di desa Gading kecamatan Balerejo Kabupaten Madiun, Jumat (8/5/2026). Menurut Khofifah, modernisasi pertanian dapat menarik kaum muda untuk

Moch Haryono