Hasil Akhir Skor Kacamata, Meski Lolos Ke Semifinal, Rekor Tak Bisa Kalahkan Malaysia U- 23 Semakin Panjang

Hasil Akhir Skor Kacamata, Meski Lolos Ke Semifinal, Rekor Tak Bisa Kalahkan Malaysia U- 23 Semakin Panjang
Foto: Capture Kanal YouTube Surya Citra Televisi

Spektroom - Harus puas bermain imbang tanpa gol alias 0-0 skor kacamata saat bertemu Malaysia U-23 pada laga terakhir Grup A Piala AFF U-23 2025 di Stadion Gelora Bung Karno, Jakarta, Senin (21/7/2025) malam WIB, Timnas Indonesia U-23 semakin memperpanjang rekor tak pernah bisa kalahkan Malaysia.

Foto : Capture Kanal YouTube ASEAN United FC

Meskipun dari highlight pertandingan Robi Darwis dkk mendominasi serangan di sepanjang laga. Namun, Garuda Muda belum mampu memecah kebuntuan hingga turun minum. 

Dikutip dari bola.com peluang emas didapat Indonesia pada menit ke-57. Bola tap-in Jens Raven dari umpan tarik Achmad Maulana bisa diblok kiper Malaysia, Zulhilmi Sharani.

Tidak sampai disitu, peluang didapat lagi oleh Indonesia di menit ke-72. Bola sepakan keras Robi Darwis di luar kotak penalti masih meleset dari sasaran. 

Foto: Capture Kanal YouTube ASEAN United FC

Tim asuhan Pelatih Gerald Vanenburg ini  berupaya mencari peluang lewat bola-bola lemparan jarak jauh Robi Darwis. Namun, belum ada yang berujung gol hingga menit ke-90.

Tidak ada gol tercipta hingga wasit meniup pluit panjang. Indonesia vs Malaysia tuntas 0-0. Hasil ini membawa Indonesia U-23 lolos ke semifinal sebagai jawara Grup A. Pasukan Gerald Vanenburg mengoleksi 7 poin, sementara Malaysia gugur lantaran finis di urutan ketiga dengan 4 poin.

Foto: Capture.Kanal YouTube ASEAN United FC

Statistik pertandingan 

Pertandingan kedua tim berjalan sengit dan dalam tempo tinggi. Beberapa kali terlibat insiden pelanggaran keras dari pemain Timnas Indonesia U-23 maupun Malaysia U-23.

Terbukti wasit harus mengeluarkan tujuh kartu kuning, masing-masing empat untuk tuan rumah Timnas Indonesia dan tiga untuk Malaysia. Namun demikian, skuad Garuda Muda masih lebih dominan dalam permainan.

Anak asuh Gerald Vanenburg mencatat 11 kali tembakan dengan tiga di antaranya mengarah ke gawang. Malaysia tak mau kalah dengan mencatat 10 tembakan dan hanya satu yang mengarah ke sasaran.

Dominasi Timnas Indonesia U-23 atas Malaysia juga datang dari jumlah penguasaan bola atau ball possesion. Reyhan Hannan dkk. menguasai permainan dengan bola sebesar 69 persen, jauh di atas Malaysia yang cuma menguasai bola 31 persen.

Kemudian jumlah operan bola antarpemain Timnas Indonesia U-23 mencapai 500 kali dibandingkan dengan Malaysia yang hanya 227 kali. Akurasi operan pemain-pemain Timnas Indonesia U-23 mencapai angka 89 persen, kubu Malaysia cuma 73 persen.

Malaysia yang mengandalkan strategi serangan balik, alhasil bermain lebih keras dan agresif dalam meredam permainan menyerang tuan rumah Indonesia. Tim besutan Nafuzi Zain membuat 11 pelanggaran dan empat kali memperoleh sepak pojok.

Meski Timnas Indonesia U-23 cukup dominan dalam menguasai permainan maupun peluang mencetak gol, nyatanya Jens Raven dkk. tak mampu mencuri gol ke gawang Malaysia U-23.

Para pemain Malaysia tak gentar berduel dan memberikan tekanan setiap pemain Indonesia membawa bola. Kuartet Muhammad Shafizan, Ubaidullah Shamsul, Ahmad Aysar Hadi, dan Muhammad Aiman Yusuf di jantung pertahanan Malaysia benar-benar tampil solid.

Mereka bergantian jatuh bangun mengamankan gawang Zulhilmi bin Sharani aman dari ancaman kebobolan. Timnas Indonesia U-23 yang punya cukup banyak peluang berbahaya, gagal berbuah manis karena sedikit kurang tenang dalam mengambil keputusan.(@Ng)

Berita terkait

Pemkab Jeneponto Bahas Rencana Pembangunan Industri Pakan Ternak

Pemkab Jeneponto Bahas Rencana Pembangunan Industri Pakan Ternak

Jeneponto –Spektroom : Pemerintah Kabupaten Jeneponto menggelar rapat pembahasan rencana pembangunan industri pakan ternak dengan tema “Pakan Berkualitas, Produksi Meningkat, Ekonomi Masyarakat Kuat”, yang dirangkaikan dengan penyambutan Tim Verifikasi Lapangan South Sulawesi Investment Challenge (SSIC) 2026, bertempat di Ruang Rapat Bupati Jeneponto, Senin (20/7/2026). Rapat dipimpin oleh Penjabat Sekretaris

Yahya Patta, Nurana Diah Dhayanti
Musim Kemarau Mulai Berdampak, BPBD Banyumas Salurkan Air Bersih ke 16 Desa

Musim Kemarau Mulai Berdampak, BPBD Banyumas Salurkan Air Bersih ke 16 Desa

Purwokerto-Spektroom : Musim kemarau yang berlangsung sekitar satu setengah bulan tanpa hujan mulai berdampak di Kabupaten Banyumas. Sejumlah sumur warga di wilayah selatan Banyumas mengalami penyusutan debit air, bahkan beberapa di antaranya telah mengering. Pemerintah Kabupaten Banyumas pun meningkatkan langkah antisipasi menghadapi potensi kekeringan. Asisten II Sekretariat Daerah Kabupaten Banyumas Junaedi

Bian Pamungkas
Gubernur Maluku  dan Forkopimda Nobar Final Bola Gembira 2026 di Lapangan Merdeka Ambon

Gubernur Maluku dan Forkopimda Nobar Final Bola Gembira 2026 di Lapangan Merdeka Ambon

Ambon– Spektroom: Lapangan Merdeka Ambon dipadati ribuan masyarakat yang antusias menyaksikan laga puncak final antara Spanyol melawan Argentina pada Senin pagi (20/7/2026). Perhelatan akbar ini semakin meriah dengan kehadiran Gubernur Maluku Hendrik Lewerissa, Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Maluku, Sadali Ie, serta jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) yang

Eva Moenandar, Afrizal Aziz
ссс