Hasil Laporan Reses Anggota DPRD Merupakan Cerminan Kebutuhan Riil Masyarakat di Lapangan

Hasil Laporan Reses Anggota DPRD Merupakan Cerminan Kebutuhan Riil Masyarakat di Lapangan
Wakil Bupati Kuansing H. Mukhlisin saat menghadiri Rapat Paripurna DPRD Kuansing Hasil Reses Laporan Anggota Dewan. (Foto: Diskominfoss Kuansing)

Spektroom – Wakil Bupati Kuantan Singingi (Kuansing) H. Muklisin menghadiri Rapat Paripurna DPRD Kuansing dengan agenda Penyampaian Laporan Hasil Reses Anggota DPRD Masa Sidang Pertama Tahun 2025–2026, yang digelar di Ruang Rapat Paripurna DPRD Kuansing, Senin (26/1/2026).

Rapat paripurna tersebut dipimpin langsung oleh Ketua DPRD Kuansing H. Juprizal. Dari total 35 anggota DPRD, tercatat 19 orang hadir dan mengikuti jalannya rapat.

Dalam sambutannya, Wakil Bupati Kuansing H. Muklisin menegaskan bahwa laporan hasil reses memiliki peran strategis dalam proses perencanaan pembangunan daerah.

Ia menyebutkan, aspirasi masyarakat yang dihimpun oleh anggota DPRD di daerah pemilihan masing-masing harus menjadi bahan pertimbangan utama bagi Pemerintah Daerah dalam merumuskan kebijakan dan program pembangunan.

“Laporan hasil reses ini merupakan cerminan kebutuhan riil masyarakat di lapangan. Pemerintah Daerah berkomitmen untuk menindaklanjuti setiap aspirasi tersebut secara bertahap, disesuaikan dengan kemampuan keuangan dan skala prioritas pembangunan daerah,” tegas Muklisin.

Sementara itu, Ketua DPRD Kuansing H. Juprizal menyampaikan bahwa penyampaian laporan hasil reses merupakan bentuk pertanggungjawaban moral dan politik anggota DPRD kepada masyarakat yang telah memberikan mandat.

Menurutnya, seluruh masukan, keluhan, serta harapan masyarakat yang diperoleh selama masa reses akan dirangkum secara komprehensif dan diteruskan kepada Pemerintah Daerah untuk dibahas lebih lanjut dalam forum perencanaan dan penganggaran.

“Reses bukan sekadar agenda formal DPRD, melainkan sarana penting untuk menyerap dan memperjuangkan suara rakyat agar dapat diwujudkan dalam kebijakan serta program pembangunan daerah,” tutup Juprizal.

Rapat paripurna tersebut turut dihadiri Sekretaris Daerah Kuansing Zulkarnain, ST, M.Si, seluruh Kepala OPD di lingkungan Pemkab Kuansing, Kasi Datun Kejari Kuansing Raden Muhammad Sandy, SH, MH, para camat, serta unsur Forkopimda lainnya. (SN/HH)

Berita terkait

Sensus Ekonomis Langkah Penting Untuk Memperoleh Data Yang Akurat Tentang Kondisi Ekonomi Masyarakat

Sensus Ekonomis Langkah Penting Untuk Memperoleh Data Yang Akurat Tentang Kondisi Ekonomi Masyarakat

Bogor-Spektroom : Rudy Susmanto, melakukan pendataan perdana Sensus Ekonomi 2026 bersama Kepala BPS Kabupaten Bogor di kediamannya, Senin (15/6/2026). Kegiatan tersebut menjadi penanda dimulainya pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 di Kabupaten Bogor. " Dalam kesempatan itu, Rudy Susmanto menyampaikan bahwa Sensus Ekonomi 2026 merupakan langkah penting untuk memperoleh data yang

Asmari, Buang Supeno
Sinergi TNI-Polri Jaga Khidmat 1 Muharram di Landak, Ratusan Jamaah Padati Masjid Nurul Bustanul Jannah

Sinergi TNI-Polri Jaga Khidmat 1 Muharram di Landak, Ratusan Jamaah Padati Masjid Nurul Bustanul Jannah

Landak- Spektroom – Suasana khidmat menyelimuti Masjid Besar Nurul Bustanul Jannah di Dusun Karya Jaya, Desa Karangan, Kecamatan Mempawah Hulu, Kabupaten Landak, saat ratusan jamaah memperingati Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 Hijriah melalui pengajian, Selasa (16/06/2026). Kegiatan keagamaan tersebut berlangsung aman, tertib, dan penuh kekhusyukan dengan pengamanan dari

Apolonius Welly, Buang Supeno
Dolly Ivonne Datuak Intan Sampono, Nahkoda Baru yang Diharapkan Bawa Sepak Bola Bukittinggi Bangkit

Dolly Ivonne Datuak Intan Sampono, Nahkoda Baru yang Diharapkan Bawa Sepak Bola Bukittinggi Bangkit

Bukittinggi –Spektroom : Harapan baru mengalir di tubuh sepak bola Kota Bukittinggi setelah PSSI Sumatera Barat menunjuk Dolly Ivonne Datuak Intan Sampono sebagai Pelaksana Tugas (Plt) Ketua PSSI Kota Bukittinggi. Sosok ini kini menjadi figur sentral yang diharapkan mampu menggerakkan kembali roda pembinaan dan kompetisi sepak bola di Bukittinggi yang sempat

Wiza Andrita, Buang Supeno