Trending

"Hikmah Puasa Mencegah Korupsi"

"Hikmah Puasa Mencegah Korupsi"
Ilustrasi KPK Kembalikan Kerugian Negara Senilai Rp2,5 Triliun (Dok KPK)

Spektroom - Bangsa Indonesia dikenal sebagai bangsa yang religius. Salah satu wujud konkret religiusitas ini adalah semaraknya pelaksanaan ibadah puasa, terutama puasa Ramadhan.

Puasa Ramadhan sangat kental dengan nuansa kebersamaan. Tradisi buka bersama (bukber) dan ngabuburit (jalan-jalan sore menunggu waktu berbuka) menjadi ajang mempererat tali silaturahmi, tidak hanya di kalangan umat Muslim tetapi juga sering melibatkan toleransi antarumat beragama

Sebulan penuh menjalani ibadah puasa Ramadhan. Bahkan, para tahanan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dipastikan tetap dapat menjalani ibadah puasa selama Ramadan 2026. Hak-hak mereka untuk menjalani ibadah tetap terpenuhi seperti salat tarawih.

Catatan akhir tahun KPK, Senin (22/12/ 2025) menyebutkan telah melakukan 11 kali Operasi Tangkap Tangan (OTT), menetapkan 118 tersangka korupsi, serta memulihkan kerugian keuangan negara sebesar Rp1,53 triliun.

Operasi senyap yang dilakukan KPK didominasi dengan penangkapan terhadap pejabat daerah, jaksa, wakil menteri, dan direksi di Badan Usaha Milik Negara (BUMN)

OTT untuk memberikan efek jera, namun korupsi masih terus terjadi. Bahkan, KPK seringkali kewalahan karena budaya korupsi yang sudah mengakar kuat.

Pada 2026, Wakil Ketua KPK Fitroh Rohcahyanto di Jakarta, Kamis (5/2/2026) menyebutkan telah melakukan 6 OTT antara lain terhadap pejabat pajak, kepala daerah dan pejabat Bea Cukai.

Ibadah puasa adalah takwa dan indikasi ketakwaan seseorang itu adalah sifat jujur, sederhana, dan tidak cinta akan dunia. Tetapi, mengapa korupsi di negara kita tetap saja menggila.

Apakah ada yang salah dengan puasa masyarakat di negeri ini.

Rasulullah SAW pernah bersabda bahwa banyak orang berpuasa namun tidak mendapatkan apa-apa selain lapar dan dahaga. Puasa si miskin adalah ibadah yang murni, sedangkan puasa koruptor seringkali hanya ritual perut kosong yang gagal mencapai takwa karena masih merusak tatanan sosial dengan keserakahannya.

Puasa bukan hanya puasa, tetapi juga melatih kemampuan menahan godaan nafsu harta, nafsu kekuasaan, dan naluri serakah

Korupsi adalah kejahatan luar biasa yang membutuhkan perlawanan luar biasa pula. Sinergi antara integritas personal (moral) dan penegakan hukum yang tak pandang bulu oleh KPK adalah cara yang lebih memadai.

Berita terkait

Optimalkan Layanan Kesehatan, Bapenda Jember Bersama Puskesmas Jenggawah Evaluasi Capaian Home Care

Optimalkan Layanan Kesehatan, Bapenda Jember Bersama Puskesmas Jenggawah Evaluasi Capaian Home Care

Jember-Spektroom : Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kabupaten Jember terus memperkuat sinergi lintas sektor guna mendukung optimalisasi pelayanan dasar bagi masyarakat. Bapenda Kabupaten Jember bersama Puskesmas Jenggawah menggelar rapat evaluasi berkala, bertempat di kantor Puskesmas Jenggawah, kabupaten Jember, Provinsi Jawa Timur, pada Jumat (30/10/2026). Rapat evaluasi digelar terkait pelaksanaan

Budi Sucahyono, Julianto
Minyak Jelantah Jadi Peluang Usaha, Empat Koperasi di Banyumas Jadi Percontohan

Minyak Jelantah Jadi Peluang Usaha, Empat Koperasi di Banyumas Jadi Percontohan

Banyumas-Spektroom : Pemerintah Kabupaten Banyumas mendukung program percontohan (piloting) pengumpulan minyak jelantah melalui Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP). Program ini diharapkan mampu mengubah limbah rumah tangga dan usaha kuliner menjadi sumber ekonomi baru sekaligus mendukung pengembangan energi ramah lingkungan. Program kerja sama Kementerian Koperasi dengan PT Pertamina (Persero) tersebut

Bian Pamungkas
Raih Penghargaan 2026, Perpustakaan UNEJ Posisi Kedua Nasional Program Literasi

Raih Penghargaan 2026, Perpustakaan UNEJ Posisi Kedua Nasional Program Literasi

Jember-Spektroom : Unit Penunjang Akademik (UPA) Perpustakaan Universitas Jember (UNEJ) mengukir prestasi membanggakan di tingkat nasional dengan meraih penghargaan Terbaik 2 Best Information Literacy Program Award dalam ajang FKP2TN Award 2026. Penghargaan bergengsi ini diserahkan dalam rangkaian Musyawarah Nasional (Munas) dan Seminar Nasional Forum Kerjasama Perpustakaan Perguruan Tinggi Negeri (FKP2TN)

Julianto