Hilal Tak Tampak di Langit Palangka Raya, Cuaca Berawan dan Hujan Ganggu Rukyatul Hilal Zulhijah 1447 H
Palangka Raya-Spektroom: Pemantauan rukyatul hilal 1 Zulhijah 1447 H di Provinsi Kalimantan Tengah belum membuahkan hasil.
Hilal tidak terlihat saat pengamatan yang dipusatkan di Menara Masjid Raya Darussalam Palangka Raya, Minggu (17/5/2026), akibat cuaca berawan disertai hujan di sekitar ufuk. Bahkan hingga waktu isya wilayah kota Palangka Raya, masih rintik hujan terus.
Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Kalimantan Tengah, HM Yusi Abdhian menjelaskan, rukyatul hilal dilaksanakan serentak secara nasional di 88 titik pemantauan berdasarkan Surat Direktorat Jenderal Bimbingan Masyarakat Islam Kementerian Agama RI Nomor B-1/Dt.III.I/HK.03.2/01/2026.
“Keadaan cuaca di sekitar ufuk saat pengamatan berlangsung berawan disertai hujan sehingga hilal tidak terlihat,” ujar Yusi.
Pemantauan di Palangka Raya melibatkan unsur lintas lembaga dan organisasi keagamaan, di antaranya MUI Kalteng, PW NU Kalteng, PW Muhammadiyah Kalteng, PW LDII Kalteng, BMKG Palangka Raya, Tim Rukyat Hilal Kanwil Kemenag Kalteng, serta insan pers.
Berdasarkan data BMKG Palangka Raya, matahari terbenam pada pukul 17.21.13 WIB, sementara hilal terbenam pukul 17.48.22 WIB. Tinggi hilal hakiki tercatat 5 derajat 15 menit dengan lama hilal berada di atas ufuk selama 27 menit 9 detik.
Yusi menegaskan, hasil rukyat dari Kalimantan Tengah tetap akan dilaporkan kepada Menteri Agama RI melalui Tim Hisab dan Rukyat Kementerian Agama RI.
“Laporan hasil rukyat ini akan kami sampaikan kepada Menteri Agama RI melalui Tim Hisab dan Rukyat Kementerian Agama RI di Jakarta untuk menjadi bahan Sidang Isbat penetapan 1 Zulhijah 1447 Hijriah yang dilaksanakan malam ini,” katanya.
Ia juga mengajak masyarakat menjaga kerukunan dan saling menghormati jika terdapat perbedaan dalam penetapan awal bulan hijriah maupun pelaksanaan Idul adha.
“Mari bersama-sama menjaga kerukunan dan ketenteraman, saling menghargai apabila terdapat perbedaan, serta meningkatkan toleransi sehingga Iduladha tahun ini dapat dijalani dalam suasana yang damai dan menenangkan,” pungkasnya. (Polin-Maturidi)