13 Orang Meninggal Dunia Runtuhnya Mushala Ponpes Al Khoziny

13 Orang Meninggal Dunia Runtuhnya Mushala Ponpes Al Khoziny
Tim SAR Gabungan berhasil mengevakuasi 5 korban ambruknya musala Ponpes Al khoziny. Foto / Tim SAR Jatim

Spektroom - Hari kelima pencarian, Tim SAR Gabungan kembali menemukan korban di reruntuhan musala Pondok Pesantren (Ponpes) Al-Khoziny, Buduran, Sidoarjo. Lima jenazah Santri berhasil dievakuasi pada Jumat (03/10/2025) sore.

SAR Mission Coordinator (SMC), Laksamana Pertama TNI Yudhi Bramantyo menjelaskan, proses evakuasi berlangsung sangat sulit dan memakan waktu lama. “Tim harus terlebih dahulu menghancurkan dinding beton dan memotong besi tulangan didalamnya. Baru setelah itu jenazah korban bisa kami keluarkan,” ujarnya.

Rincian penemuan jenazah terjadi secara bertahap di sektor A2 dan A3. Pada pukul 07.30, tim menemukan satu korban di lokasi tempat wudhu, disusul korban kedua enam menit kemudian di titik yang sama. Selanjutnya, pukul 10.19, korban ketiga dievakuasi di sektor A2 bagian timur. Pukul 11.34, korban keempat kembali ditemukan. Penemuan terakhir terjadi pukul 14.00 di sektor A3, dengan satu korban tambahan.

“Kelima jenazah langsung dibawa ke RS Bhayangkara Polda Jatim untuk proses identifikasi oleh Tim DVI. Hingga hari ini total korban mencapai 113 orang, terdiri dari 103 selamat dan 13 orang meninggal dunia. Dari jumlah korban meninggal, empat sudah berhasil teridentifikasi,” terang Yudhi.

Proses pembersihan puing kini difokuskan di sisi utara bangunan yang dinilai lebih aman untuk diangkat dengan alat berat. Sejumlah ambulans juga siaga di lokasi evakuasi guna mempercepat penanganan apabila korban lain kembali ditemukan.

Di tengah upaya pencarian, suasana haru masih terasa. Puluhan keluarga Santri terlihat menunggu di sekitar area reruntuhan, berdoa agar anak-anak mereka segera ditemukan dalam kondisi terbaik.

Berita terkait

Gubernur dan Wakil Gubernur Maluku Terima Aspirasi Mahasiswa, Tegaskan Kebijakan Harus Berbasis Data

Gubernur dan Wakil Gubernur Maluku Terima Aspirasi Mahasiswa, Tegaskan Kebijakan Harus Berbasis Data

Ambon-Spektroom: Gubernur Maluku, Hendrik Lewerissa bersama Wakil Gubernur Maluku, Abdullah Vanath menerima massa aksi yang mengatasnamakan Gerakan Mahasiswa Peduli Rakyat di depan Kantor Gubernur Maluku, Rabu (17/6/2026). Dalam aksi tersebut, para mahasiswa menyampaikan sejumlah aspirasi yang mencakup isu-isu nasional maupun persoalan kedaerahan yang menjadi perhatian masyarakat. Pemerintah Provinsi

Eva Moenandar, Pelinus Latuheru
Gubernur Maluku Lantik Dua Pejabat Strategis, Perkuat Tata Kelola Keuangan dan Infrastruktur Daerah

Gubernur Maluku Lantik Dua Pejabat Strategis, Perkuat Tata Kelola Keuangan dan Infrastruktur Daerah

Ambon-Spektroom: Gubernur Maluku secara resmi melantik dua pejabat di lingkup Pemerintah Provinsi Maluku dalam sebuah prosesi yang berlangsung di Ruang Kerja Gubernur Maluku, Rabu (17/6/2026). Pelantikan tersebut turut dihadiri oleh Wakil Gubernur Maluku, Sekretaris Daerah Provinsi Maluku, sejumlah pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) lingkup Pemerintah Provinsi Maluku, para

Eva Moenandar, Pelinus Latuheru