Hingga Mei 2026 Lebih dari 2 Juta Penumpang Berangkat dari Wilayah Daop 5 Purwokerto
Purwokerto-Spektroom – Minat masyarakat menggunakan transportasi kereta api terus menunjukkan tren positif. PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 5 Purwokerto mencatat telah memberangkatkan lebih dari dua juta pelanggan selama periode Januari hingga Mei 2026.
Tercatat sebanyak 2.004.786 pelanggan menggunakan layanan kereta api dari berbagai stasiun di wilayah Daop 5 Purwokerto menuju sejumlah kota di Pulau Jawa. Angka tersebut meningkat sekitar 14 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu yang mencapai 1.766.029 pelanggan.
Manager Humas KAI Daop 5 Purwokerto, M. As’ad Habibuddin, mengatakan peningkatan jumlah pelanggan menunjukkan kepercayaan masyarakat terhadap moda transportasi kereta api yang semakin tinggi. Kereta api dinilai tetap menjadi pilihan utama untuk berbagai kebutuhan perjalanan, mulai dari pekerjaan, pendidikan hingga wisata.
“Peningkatan jumlah pelanggan ini menjadi indikator bahwa layanan kereta api masih menjadi pilihan masyarakat karena menawarkan keamanan, kenyamanan, serta ketepatan waktu perjalanan,” ujar As’ad, Selasa (9/6/2026).
Berdasarkan data keberangkatan, Stasiun Purwokerto menjadi stasiun dengan jumlah pelanggan tertinggi di wilayah Daop 5 dengan total 742.262 penumpang. Posisi berikutnya ditempati Stasiun Kutoarjo sebanyak 280.442 penumpang, Kroya 231.339 penumpang, Kebumen 162.809 penumpang, Gombong 116.291 penumpang, dan Cilacap 97.431 penumpang.
Sementara itu, sejumlah stasiun tujuan favorit pelanggan dari wilayah Daop 5 didominasi kota-kota besar. Stasiun Pasarsenen menjadi destinasi terbanyak dengan 287.951 penumpang, disusul Yogyakarta sebanyak 223.245 penumpang. Selanjutnya Stasiun Kiaracondong mencatat 122.688 penumpang, Gambir 119.814 penumpang, dan Bekasi 118.590 penumpang.
Menurut As’ad, salah satu faktor yang turut mendukung pertumbuhan jumlah pelanggan adalah tingginya tingkat ketepatan waktu perjalanan kereta api.
Selama lima bulan pertama tahun 2026, rata-rata On Time Performance (OTP) keberangkatan kereta api penumpang di wilayah Daop 5 mencapai 99,81 persen, sedangkan OTP kedatangan mencapai 97,73 persen.
Untuk menjaga kinerja tersebut, KAI terus melakukan berbagai upaya, mulai dari perawatan sarana dan prasarana secara berkala, penguatan koordinasi operasional, hingga peningkatan kompetensi sumber daya manusia.
“Kami akan terus berupaya meningkatkan kualitas pelayanan dan menjaga keandalan operasional agar kereta api tetap menjadi moda transportasi yang dapat diandalkan masyarakat,” pungkasnya.